Politasasi Bahasa

Lampung Post: Jumat, 7 September 2018

Oleh: Junaidi Khab*

Dok. Pirbadi Junaidi Khab

Istilah syar’i dan syariah sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia. Dalam pandangan umum, dua istilah tersebut sudah memenuhi syarat baik dan benar bagi tatanan kehidupan masyarakat. Sehingga, kita kadang lebih terpesona oleh dua istilah tersebut. Padahal, tidak semua yang berlabel syar’i atau syariah benar-benar mencerminkan seperti substansi dua istilah tersebut.

Saat ini, sudah banyak nama-nama bank yang memakai istilah syariah: BRI Syariah, BNI Syariah, Mandiri Syariah, BCA Syariah, dan beberapa bank lainnya. Sebagai bank yang berlabel syariah tentu dalam beberapa motto atau slogannya mengutamakan Read more of this post

Advertisements

Cerita Dewasa

Lampung Post: Jumat, 27 April 2018

Oleh: Junaidi Khab*

Dok. Pribadi Junaidi Khab

Dalam buku kumpulan cerita pendek (cerpen) yang berjudul Kamu Sedang Membaca Tulisan Ini (2017) karya Eko Triono yang diterbitkan oleh penerbit Basabasi Yogyakarta, dia menulis sebuah cerita pendek berjudul Cerita Dewasa: “Cerita ini mengandung konten dewasa. Pastikan Anda sudah cukup umur untuk dapat melanjutkan. Ingat, Tuhan Maha Melihat dan peraturan ada untuk ditaati. (Saya 18+ dan ingin melanjutkan, klik. Saya 18- dan tetap ingin melanjurkan, klik).”

Memahami makna atau arti Cerita Dewasa dalam cerpen Eko tersebut kita disuguhi pemahaman bahwa cerita dewasa merupakan cerita yang mengandung konten Read more of this post

Perempuan dalam Karya Sastra

Lampung Post: Minggu, 4 Maret 2018

Oleh: Junaidi Khab*

Dok. Lampung Post – Minggu, 4 maret 2018_Oleh Junaidi Khab

Pada Minggu, 28 Agustus 2016 cerita pendek (cerpen) karya N. Mursidi berhasil tayang di salah satu koran Jogja. Ia menulis cerpen dengan judul Tiga Wanita yang Menangis untuk Sebuah Kematian (Harian Jogja). Membaca karya ini, kita akan melewati jalan melankolis dan kesedihan yang tiada henti. Substansinya, sebuah konflik fisik atau batin dalam sebuah kisah sangat lumrah. Begitu pula dengan sosok perempuan yang menjadi ulasan empuk untuk dijadikan kambing hitam dalam cerpen Mursidi.

Sebuah pukulan batin yang benar-benar menyayat hati dan mengiris perasaan. Dengan diksi yang tentunya melalui olah naluri yang tajam tentang sebuah Read more of this post

%d bloggers like this: