Memahami Absurditas Karya Danarto

Adam Ma’rifat (Dok. Pribadi)

Tubuh Danarto telah kaku tak berdaya dan bahkan tanpa nafas pada 10 April 2018 lalu. Danarto telah pergi meninggalkan manusia, binatang-binatang, pepohonan, rumah-rumah, jalan, keriuhan Jakarta, dan meninggalkan kita semua. Seperti istilah pepatah lokal, Danarto ‘hanya tinggal nama’ dan sisa pemikirannya saja. Hal itu yang akan abadi dan ‘seperti’ hidup di sekitar manusia. Danarto seakan-akan tak Read more of this post

Advertisements

Puisi, Perjalanan, dan Identitas Diri yang Terkoyak

Radar Surabaya: Minggu, 4 Februari 2018

Oleh: Junaidi Khab*

Dok. Radar Surabaya – Minggu, 4 Februari 2018_Ilustrasi_Puisi, Perjalanan, dan Identitas Diri yang Terkoyak

Di lingkungan Yogyakarta, gerakan literasi dan kultur hingga seni mendapat lahan empuk untuk terus hidup dan berkembang. Itu digawangi dari beberapa pecinta litarasi, bukan serta-merta penggerakknya secara dominan dari kalangan masyarakat Yogyakarta sendiri. Tetapi, mereka datang dari beberapa daerah yang hidup merantau di Yogyakarta untuk berjuang dan saling bertemu dengan sesama pecinta literasi. Dari peradaban satu visi dan misi ini, lahirlah Yogyakarta sebagai Read more of this post

Puisi-Puisi Junaidi Khab* 1

Koran Merapi Pembaruan: Jumat Wage, 15 Desember 2017

Dok. Pribadi Junaidi Khab_Puisi-Puisi_1

Puisi memiliki ruh dan makna tersendiri bagi tiap-tiap pembaca, dan khususnya bagi penciptanya sendiri. Puisi menjadi wakil dari sebuah objek rasa menjadi kata-kata. Saya telah lama mengenal puisi. Baru pada pertengahan tahun 2011 saya menyentuh puisi meski dengan sentuhan yang cukup kasar dan tak memiliki banyak makna. Universalitas makna dalam membuat puisi memerlukan olah rasa dan kata yang begitu matang. Bagi saya, puisi menjadi Read more of this post

%d bloggers like this: