Puisi, Perjalanan, dan Identitas Diri yang Terkoyak

Radar Surabaya: Minggu, 4 Februari 2018

Oleh: Junaidi Khab*

Dok. Radar Surabaya – Minggu, 4 Februari 2018_Ilustrasi_Puisi, Perjalanan, dan Identitas Diri yang Terkoyak

Di lingkungan Yogyakarta, gerakan literasi dan kultur hingga seni mendapat lahan empuk untuk terus hidup dan berkembang. Itu digawangi dari beberapa pecinta litarasi, bukan serta-merta penggerakknya secara dominan dari kalangan masyarakat Yogyakarta sendiri. Tetapi, mereka datang dari beberapa daerah yang hidup merantau di Yogyakarta untuk berjuang dan saling bertemu dengan sesama pecinta literasi. Dari peradaban satu visi dan misi ini, lahirlah Yogyakarta sebagai Read more of this post

Advertisements

Jalan Pulang

Radar Surabaya: Minggu, 26 Februari 2017

Oleh: Junaidi Khab*

Junaidi Khab – Ketika Masih SMA

Brodin tampak begitu lesu usai perjalanan seharian di atas pesawat terbang. Tubuhnya tergolek di atas dipan tua. Rumah sederhana yang ditempati sudah menjauhkan dia dari sanak familinya. Perasaannya gundah gulana. Pikirannya terbang kemana-mana. Tubuhnya hanya tampak terbaring di atas dipan tempat dia akan menjalani profesi sebagai Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di negeri orang. Tapi roh dan jiwanya Read more of this post

KT, KR, Merapi, MI, RP, RS, dan SM

Junaidi Khab

Junaidi Khab

KORAN TEMPO (KT): Sabtu, 22 Oktober 2016

Cerpen oleh Mona Sylviana (Reuni)

Puisi oleh Nezar Patria (Di Bioskop Bersama Palastik, Bermain Monopoli, Di Kedai Ah Mei)

Buku oleh Udji Kayang Aditya Supriyanto (Obrolan Politik Seno Gumira Ajidarma)

KEDAULATAN RAKYAT (KR): Sabtu, 22 Oktober 2016

Resensi oleh Nurul Hasana (Membaca Jodoh dari Wajah), M Taufik (Sepakbola dan Raung Simulasi), Umy Kha (Cak Nun Meluruskan Sejarah), Ngarjito Ardi Setyanto (Pesan dari Petuah Jawa).

KEDAULATAN RAKYAT (KR): Minggu, 23 Oktober 2016

Cerpen oleh Luhur Satya Pambudi (Berbincang Menunggu Giliran)

Esai oleh Tjahjono Widarmanto (Menghikmati Puisi dan Metamorfosis)

Puisi oleh Dedet Setiadi (Kuali, Kendi, Tampah, Kukusan, Ketemu Penyair, Mata Penyair)

Cernak oleh Fery Yani (Godaan Mangga Muda)

MERAPI: Jumat, 21 Oktober 2016

Puisi oleh Dedet Setiadi (Antologi Pohon, Ikan, Topi, Kaki, Bakiak, dan Jembatan)

Esai oleh Riza Multazam Luthfy (Buku yang Menjauhi Mainstream)

MEDIA INDONESIA (MI): Minggu, 23 Oktober 2016

Cerpen oleh Araman AZ (Tapis Mastoh)

Puisi oleh Setia Naka Andrian ([Bukan] Mantan Aktifis, Sebagian yang Luput) dan Bernando J Sujibto (Seperti Deras Sungai Tigris, Meditasi ke Tepi Mediterania, Ini Tigris).

RIAU POS (RP): Minggu, 23 Oktober 2016

Cerpen oleh Risda Nur Widia (Kabut Ayah)

Puisi oleh Jasman Bandul (Kau yang Bersorban Matahari, Berkerudung Pelangi, Renyai Senja, Munajar Kuwarkahkan, Ranggas) dan Ade Novi (Negeri di Atas Awan, Rahasia Dua Hati, Laki-laki, Subuhku Indah, Maaf)

Esai oleh Rafita Dewi (Bahasa Daerah di Ambang Kepunahan) dan Dantje S Moeis (Riau yang Pulang ke Rumah Besar Seni Rupa).

RADAR SURABAYA (RS): Minggu, 23 Oktober 2016

Cerpen oleh Wasis Dian PS (Kasur Busa)

Puisi oleh Sindi Violinda (Besar Rinduku, Rahasia Hati, Segera, Tanpe Tentang, Tolonglah Kami)

Esai oleh Aminullah (Perempuan-Perempuannya Seno Gumira Ajidarma)

Resensi oleh Anindita S. Thayf (Percakapan dengan Kenangan)

SUARA MERDEKA (SM): Minggu, 23 Oktober 2016

Cerpen oleh Ryan Rachman (Bapak dan Ribuan Nisan)

Esai oleh Bandung Mawardi (Mengenang Bacaan Lama di Jawa)

%d bloggers like this: