Menguatkan Peran Guru Ngaji dan Islam Nusantara

Jaa Zaidun: Jumat, 3 Agustus 2018

Dok. Pribadi Junaidi Khab_Warisan Islam Nusantara Guru Ngaji Langgar (Tantangan Tradisi dan Dakwah)

Buku ini merupakan karya langka yang mengulas seputar kehidupan guru ngaji langgar dan seperangkat tugas serta tanggungjawabnya bagi masa depan pendidikan anak muda atau generasi bangsa. Bahkan, dengan begitu intens penulis berusaha menempatkan guru ngaji langgar pada tataran utama dari sekian guru setelah kedua orangtua.  Kata “langgar” di sini bermakna surau atau musolla yang biasanya banyak ditemukan di pelosok desa. Memang sudah ada yang mengulas tentang guru ngaji langgar ini, namun tidak sampai begitu luas dan mendalam.

Para guru ngaji langgar bukan hanya layak menyandang julukan “guru tanpa tanda jasa” seperti nyanyian Oemar Bakri tempo dulu yang melegenda itu (hlm. 2). Karena mereka mendidik anak-anak generasi muda bangsa tanpa memungut biaya dan tak pernah diprogramkan dana oleh pihak mana pun, termasuk oleh pemerintah. Berbeda dengan guru-guru setelah guru ngaji langgar, mereka guru-guru yang masih mendapat Read more of this post

Advertisements

Pesan Damai Beragama dari Rumi

Koran Sindo: Minggu, 4 November 2018

Dok. Pribadi Junaidi Khab (Mencari Rumi)

Agama hadir sebagai media bagi manusia dalam mengarungi dua dimensi kehidupan: raga (dunia) dan batin (akhirat). Tetapi, agama lebih menekankan pada kebatinan atau dunia spirtualitas dengan ajaran-ajaran tentang beribadah dalam arti universal. Dengan demikian, segala bentuk yang melekat sebagai kebutuhan raga akan hadir ketika kebutuhan batin terpenuhi. Begitulah hakikat kasih sayang dan cinta yang melekat dalam setiap ajaran agama. Agama bukan tabir untuk menabur cinta sesama manusia, tetapi agama merupakan estafet dan prinsip hidup manusia menuju kebahagiaan dan kedamaian.

Keberhasilan Roger Housden dalam mengurai makna cinta dan beragama dalam buku ini cukup memantik kesadaran kita bersama sebagai masyarakat yang berkeyakinan pada Read more of this post

Melawan Absurditas Masyarakat Modern

Lelaki Ompol Dok. Pribadi Junaidi Khab

Kehadiran Lelaki Ompol karya Encep Abdullah ini akan mencoba untuk menjadikan segala yang abstrak dalam kehidupan sehari-hari menjadi realita yang sesungguhnya. Secara riil, kehidupan ini memang tampak lahir dari sebuah kekosongan, namun substansinya ia datang dari segala yang ada. Dalam buku ini, Encep menarik seluruh kisah yang berada di luar nalar manusia hingga seakan benar-benar lahir. Berbagai mitos kehidupan dijadikan sebagai jalannya menuju kehidupan yang nyata.

Melalui nalar kesusastraannya, Encep mengisahkan dunia Bandrong (hlm. 1). Bandrong merupakan bahasa khas Jawa Barat yang memiliki arti sebuah Read more of this post

%d bloggers like this: