Foto Kenangan

Dian Riesti Ningrum, Naely Hidayatie, Rustiva Trisulichartini, Nurul Amali Dienillah, Nuna Fatimatu Zahroh, Khairun Nisa’, Wulan Saprilia, Abdul Wahid, Abd Rohman, Junaidi Khab, dan Mukhammad Zainuddin.

Dian Riesti Ningrum, Naely Hidayatie, Rustiva Trisulichartini, Nurul Amali Dienillah, Nuna Fatimatu Zahroh, Khairun Nisa’, Wulan Saprilia, Abdul Wahid, Abd Rohman, Junaidi Khab, dan Mukhammad Zainuddin.

SEORANG perempuan yang terlihat berjongkok di bagian paling depan dengan gaya cibi-cibi nan imut adalah Isni Al Rrofi’ (Sidoarjo). Perempuan yang memakai kerudung warna seperti coklat itu, Dian Riesti Ningrum (Sidoarjo). Wanita berkacamata dan mengenakan kerudung putih adalah Naely Hidayatie (Pati, Jawa Tengah). Di belakang dua jari tangan Naeli Hidayatie dengan setengah senyum itu Rustiva Trisulichartini (Malang). Nah, perempuan paling tengah, tepatnya di belakang Isni Al Rofi’, itu Nurul Amali Dienillah (Surabaya). Perempuan berkacamata dengan kerdung yang ada sulaman kotak-kotak adalah Nuna Fatimatu Zahroh (Jombang). Sementara perempuan bagian depan yang mengenakan kerudung hitam dan jam tangan warna putih di lengan kirinya itu Khairun Nisa’ (Sumenep). Nah, itu dia, perempuan paling seksi di kelas dengan seulas senyum di samping kanan Khairun Nisa’ adalah Wulan Saprilia (Sidoarjo). Di belakang, lelaki yang memiliki model rambut punk dan setengah mengangkat tas ada warna hitam, hijau, kuning, dan merah itu adalah Abdul Wahid (Lumajang). Sementara lelaki di bagian paling belakang dan mengenakan topi dengan ekspresi lemah namanya Abdurrahman (Sampang). Setelah itu, lelaki dengan senyum lebar dan mengenakan pakaian loreng-loreng berwarna kuning itu adalah aku sendiri, Junaidi Khab (Sumenep). Terakhir, lelaki dengan tangan kiri membuat model siku, memang siku kok yang dipakai, itu namanya Mukhammad Zainuddin (Sidoarjo). Itu teman kelas semua, yang lain tidak ikut berfoto pada saat itu. Waktu itu, aku senang berfoto dengan teman-teman baru. Terimakasih, ya. (*)
Read more of this post

Bu Saeni dan Razia di Bulan Ramadan

Oleh: Junaidi Khab

Junaidi Khab

Junaidi Khab

Peristiwa yang menimpa Bu Saeni sebenarnya bukan peristiwa baru. Namun, hal itu klise yang kebetulan mencuat ke permukaan. Ketika mendengar tentang razia warung makan yang buka di siang hari bulan Ramadan, saya merasa geli mendengarnya. Ada sebuah anggapan, tindakan tersebut benar untuk menghormati orang yang sedang berpuasa. Namun, secara umum masyarakat Islam yang sudah benar-benar paham tentang Read more of this post

STNK Ditemukan

Junaidi Khab

Junaidi Khab

(Sudah diambil)

PENGUMUMAN, saya menemukan STNK dengan alamat Panjunan I/160 RW:03 RT:17 Kelurahan Bulu Sidokare Kecamatan Sidoarjo SDA Jawa Timur. Bagi yang merasa kehilangan atau temannya tahu, mohon kabari. Silakan hubungi saya di 087866119361. Pengambilan STNK harus dengan bukti kepemilikan (KTP). Saya tak mau menyebutkan nomor polisi, khawatir dicuri, lalu minta STNK sama saya. PERLU DIINGAT, sebisa mungkin setiap STNK dalam plastik mika (pembungkus STNK) diberi nomor ponsel yang bisa dihubungi agar pihak penemu bisa langsung menghubungi pemilik.

%d bloggers like this: