Memotret Peristiwa Sepanjang Jalan Raya

Celoteh Jalanan

Setiap perjalanan selalu menghadirkan banyak pengalaman. Tentu ada banyak peristiwa yang bisa dituliskan sebagai dokumentasi atau sekedar diary. Sehingga ada bekas dari perjalanan kita. Misalnya seperti fenomena jalan raya (lalu lintas) yang penuh dengan kesemrawutan, ketidakpedulian, dan arogansi.

Mungkin kita pernah mengalami kejadian-kejadian yang menuai rasa jengkel, marah, misuh-misuh, bahkan sampai terjadi adu fisik antara Read more of this post

Advertisements

Mencicipi Cerpen Satu Bahasa Dua Rasa

 Koran Jakarta: Kamis, 27 Februari 2014

Mencicipi Cerpen Satu Bahasa Dua Rasa (Junaidi Khab/Koran Jakarta)

Mencicipi Cerpen Satu Bahasa Dua Rasa (Junaidi Khab/Koran Jakarta)

Judul Buku :    Antologi Cerpen Indonesia-Malaysia
Penerbit     :    Yayasan Pustaka Obor Indonesia dan Institut Terjemahan & Buku Malaysia
Tahun        :    November, 2013
ISBN          :    9-789794-618608
Tebal          :    xxviii + 302 halaman
Harga        :    Rp70.000,00

“Secara ras dan bahasa, Indonesia dan Malaysia adalah serumpun, punya akar yang sama: Melayu. Bahkan rumpun Melayu juga berada di berbagai negara kawasan Asia Tenggara: Brunei Darussalam, Singapura, Thailand, dan Filipina. Read more of this post

Tokoh-Tokoh Diktator Kejam Dunia

Wawasan News: Sunday, September 22, 2013

Oleh: Sam Edy Yuswanto

Cover Menyingkap Perjalanan Hidup Tokoh-tokoh Diktator Kejam Dunia

Cover Menyingkap Perjalanan Hidup Tokoh-tokoh Diktator Kejam Dunia

Judul Buku : Menyingkap Perjalanan Hidup Tokoh-tokoh Diktator Kejam Dunia

Penulis       : Ahmad Bahaudin

Penerbit     : Buku Pintar, Yogyakarta

Cetakan     : I, 2012

Tebal         : 208 halaman

ISBN          : 978-602-7881-04-4

        Siapa sangka 1889 menjadi tahun bersejarah lahirnya jabang bayi yang kelak akan menggetarkan sejarah peradaban manusia. Tanggal 20 April 1998, lahir bocah laki-laki yang kemudian diberi nama Adolf Hitler. Ia (pada masa itu) termasuk anak keluarga bangsawan. Alois Hitler, ayahnya, bekerja di salah satu kantor bea cukai negara. Klara Polzl, ibu kandung Hitler, merupakan istri ketiga ayahnya. Semasa kecil, Hitler tak menampakkan gelagat bahwa kelak ia akan menjadi pemimpin besar. Bahkan ia mendapat stigma anak bodoh. Ia pernah tak naik kelas saat duduk di bangku SMA. Read more of this post

%d bloggers like this: