Teori dan Kritik Sastra Lokalitas

Riau Pos: Ahad, 20 Juli 2014

Teori dan Kritik Sastra Lokalitas (Junaidi Khab/Riau Pos)

Teori dan Kritik Sastra Lokalitas (Junaidi Khab/Riau Pos)

DULU, sekitar tahun 1947 sampai 1950, ada seorang bernama Andries Teeuw. Ia seorang doctor dari Universitas Utrecht di Belanda, seorang filolog.

Filologi berasal dari bahasa Yunani, yang berarti “cinta kepada sastra dan pengetahuan”. Filologi itu menelaah bahasa dalam kaitannya dengan sastra dan sejarah. Read more of this post

Advertisements

Pemusik Samin

Riau Pos: Ahad, 20 Juli 2014

Pemusik Samin (Junaidi Khab/Riau Pos)

Pemusik Samin (Junaidi Khab/Riau Pos)

SEPULUH hari menjelang hari raya 1435 Hijriyah, Wak Darma, kawan saya pemusik/pemain organ-tunggal “Samin” (sabtu-minggu) mengirim sms dalam 3 bait pantun: Main bass talinya lima/ main biola geseknya pelan/ pemusik lagi berduka/ hilangnya mata pencarian// Iyet Bustami orangnya asyik/ suaranya pun sangat merdu/ beginilah nasib pemusik/ raya tepaksa tutup pintu//  jadi pemusik memang hobi/ disuruh jadi PNS dia tak mau/ baju raya dengan apa dibeli/ dengan kartu BPJS manalah laku. Read more of this post

World Music Beraroma Terasi Belacan

Riau Pos: Ahad, 13 Juli 2014

World Music Beraroma Terasi Belacan

World Music Beraroma Terasi Belacan

Ketika manusia tiba pada pencapaian puncaknya terhadap sesuatu, maka setelahnya adalah inovasi. Rasa ingin lebih dari sebelumnya bersanding dengan insting kreatif. Hal ini niscaya dimiliki setiap insan yang diwujudkan dalam kalimat “tak pernah berpuas diri”. Kata “kreatif” memang selalu identik dengan orang yang bersinggungan dengan dunia seni, namun tidak tertutup kemungkinan unsur  kreatif dapat ditemukan di mana saja, ada di setiap sisi kehidupan manusia. Read more of this post

%d bloggers like this: