Bob Dylan, Alice Munro, dan Karya Peraih Nobel

Dok. Pribadi Junaidi Khab_Hateship, Friendship, Courtship, Loveship, Marriage

Belakangan ini, dunia literasi dimarakkan oleh pengumuman Bob Dylan – Amerika Serikat – sebagai peraih nobel sastra. Di sana-sini terjadi kontroversi oleh kritikus yang tidak setuju Dylan sebagai peraih nobel sastra. Setajam apa pun kritik yang dilontarkan, itu tidak akan menarik panitia agar memilih karya sastra yang lain. Seharusnya kita bisa menerima dengan lapang dengan membaca karya-karya Dylan atau menyanyikannya karena karya Dylan mayoritas berupa lagu-lagu yang isinya membela hak masyarakat Amerika.

Kehadiran karya Alice Munro ini merupakan sebagai bahan bandingan dengan Dylan dan karya-karyanya. Munro meraih nobel sastra pada tahun 2013. Setidaknya kita bisa berkaca dengan mengambil keluwesan bahasa para peraih nobel sastra. Karya Munro ini layak dijadikan sebagai bahan bacaan jika karya Dylan layak dinyanyikan. Di dalamnya ada sembilan (9) kumpulan cerita pendek.

Baca:

=> Cara Ibu Merawat Anak

=> Bencana Alam (Aceh) dan Oportunisme Manusia

=> Menata Kehidupan Rumahtangga

=> Agama, Moral, dan Politik

=> Perjuangan Orang Miskin di Indonesia

=> Merekatkan Jalinan Ayah dan Anak

=> Tips dan Trik Menang RANK Mobile Legends Bang Bang (MOBA)

=> Meneladani Kehidupan (Keluarga) Para Nabi

Dalam cerita pendeknya yang berjudul Kebencian, Persahabatan, Pendekatan, Percintaan, dan Pernikahan (hlm. 1), Munro mengisahkan kerumitan dalam menjalani kehidupan rumah tangga. Kehidupan rumah tangga kadang menghadirkan suasana baru, bisa absurd dengan tindakan-tindakan di luar nalar masing-masing pasangan. Namun, sebuah keutuhan dalam membina keluarga menjadi hal prioritas.

Sebenarnya, karya ini tidak ada kaitannya dengan Bob Dylan yang sedang hangat dibicarakan saat ini. Namun, karya ini juga membawa nobel sastra seperti halnya yang diraih oleh Dylan pada tahun 2016. Sebuah anugerah yang patut dibanggakan karena karya-karyanya memberikan nilai-nilai kehidupan bagi manusia secara universal, atau setidaknya menjadi sebagai bahan refleksi diri.

Baca juga:

=> Lipstik

=> Baju Ayah

=> Sehelai Kerudung

=> Motivasi

=> Politasasi Bahasa

=> Cerita Dewasa

=> Meneladani Langkah Kepolisian Medan

=> Puisi-Puisi Junaidi Khab* 1

Secara keseluruhan, karya Munro di dalam buku ini menceritakan tentang kehidupan dalam keluarga, seperti cerita yang berjudul Perabot Keluarga (hlm. 117), Kenyamanan (hlm. 164), Tiang dan Balok (hlm. 257), dan Queenie (hlm. 332). Alur-alurnya digerakkan secara unik meski kadang harus menuntut pembaca karena karya ini merupakan terjemahan. Setidaknya, dengan kehadiran karya ini kita memahami karya-karya sastra yang layak mendapat nobel sastra seperti halnya karya Bob Dylan. Selamat membaca dan menemukan sari-sari cerita untuk dijadikan sebagai pelajaran hidup!

Judul               : Hateship, Friendship, Courtship, Loveship, Marriage

Penulis             : Alice Munro

Penerbit           : Bentang

Cetakan           : I, 2016

Tebal               : xxi + 448 hlm.; 20,8 cm

ISBN               : 978-602-291-101-2

Peresensi         : Junaidi Khab*

* Peresensi adalah Akademisi dan Pecinta Baca Buku asal Sumenep. Sekarang Belajar di Yogyakarta.

Advertisements

4 Responses to Bob Dylan, Alice Munro, dan Karya Peraih Nobel

  1. Pingback: Memahami Cinta dan Cara Mencintai | junaidikhab

  2. Pingback: Bangsa Asing dan Eksotisme Masyarakat Nias | junaidikhab

  3. Pingback: Pahlawan yang Peduli pada Rakyat Kecil | junaidikhab

  4. Pingback: Menemukan dan Memutus Benang Merah Terorisme | junaidikhab

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: