Berbuat Baik sebagai Bekal Kebahagiaan

Dok. Pribadi Junaidi Khab_Kindfullness Terapi Kebahagiaan dan Cerita-Cerita Penyejuk Hati

Semua manusia mengimpikan hidup bahagia, yang pada hakikatnya kebahagiaan menjadi kunci keberhasilan hidup. Kita kadang berpikir banyak hal dan cara-cara dalam usaha dan upaya agar bisa meraih kebahagiaan. Kita bekerja sehari-hari menumpuk harta kekayaan mengimpikan hidup bahagia kelak ketika harta terkumpul dan kebutuhan hidup bisa dipenuhi dengan hasil jerih payah itu. Bahkan, berbagai cara negatif pun dilakukan dan ujung-ujungnya ingin meraih kebahagiaan. Namun, sayangnya kadang jalan yang kita tempuh tidak memberikan efek bahagia. Kita kadang tidak puas sehingga bahagia pun sirna dengan sendirinya.

Melalui karya ini, Ajahn Brahm ingin mengajak pembaca untuk menemukan substansi kebahagiaan yang dicari oleh umat manusia di dunia. Jika kebahagiaan hanya diukur oleh materi yang melimpah, maka kebahagiaan pun juga mengikuti materi yang kita peroleh. Lebih dari itu, manusia dengan sifat tamak dan rakus, kadang melupakan hakikat tujuan hidupnya, bahagia. Sehingga, mereka lepas dari tujuan utama dalam memperoleh kebahagiaan.

Baca:

=> Cara Ibu Merawat Anak

=> Bencana Alam (Aceh) dan Oportunisme Manusia

=> Menata Kehidupan Rumahtangga

=> Lipstik

=> Baju Ayah

=> Sehelai Kerudung

=> Tips dan Trik Menang RANK Mobile Legends Bang Bang (MOBA)

Dengan terapi kindfullness, Brahm mencoba merasionalkan bahwa kebahagiaan dan ketenangan hidup tidak berasal dari materi. Tetapi, kebahagiaan itu bisa dicipta melalu ketenangan hati dan kejernihan pikiran. Seperti yang dikatakan oleh Brahm bahwa kindfullness merupakan awal dari sebuah relaksasi (hlm. 9). Latihan ini berusaha memberikan ketenangan pada tubuh, pikiran, dan dunia. Bahkan, kindfullness bukan sekadar melatih kewaspadaan, tapi juga melatih diri kita untuk berbuat kebajikan (baik).

Seperti diingatkan di dalam buku ini bahwa semua orang hidupnya tidak ingin dikekang dan dikontrol oleh orang lain (hlm. 12). Siapa pun tidak suka jika dikontrol gerak-gerik dan kebebasannya. Hal ini menunjukkan bahwa seseorang itu lebih memilih hidup tenang dan bahagia tanpa kekangan orang lain. Maka dari itu, sebuah sikap bijak dalam memenuhi sifat bajik, kita jangan sampai memaksakan kehendak pribadi guna memeroleh kebahagiaan. Karena hal itu hanya akan menghadirkan kebahagiaan yang timpang dan tidak akan bertahan lama.

Perbuatan Baik

Ada banyak jalan menuju ketenangan dan kebahagiaan hidup, namun dari sekian jalan yang kita tempuh hanya bisa menghasilkan kebahagiaan sesaat, kecuali suatu perbuatan bajik yang dilakukan dengan sukarela. Di dalam terapi kindfullness dengan metode meditasi ini, perbuatan baik (positif) menjadi landasan utama untuk meraih kebahagiaan dan ketenangan hidup.

Bukan persoalan berbuat baik saja yang memberikan nilai-nilai kebahagiaan. Bahkan pikiran positif pun bisa menjadi landasan jiwa dan hati merasa tenang dan bahagia (hlm. 169). Kita harus mengetahui bahwa pemikiran negatif tidak akan membawa kedamaian, melainkan semakin banyak gangguan. Itu kebiasaan buruk yang bisa menghancurkan kebahagiaan dan membawa penderitaan.

Baca juga:

=> Meneladani Langkah Kepolisian Medan

=> Cerita Dewasa

=> Politasasi Bahasa

=> Agama, Moral, dan Politik

=> Perjuangan Orang Miskin di Indonesia

=> Merekatkan Jalinan Ayah dan Anak

=> Motivasi

=> Puisi-Puisi Junaidi Khab* 1

Segala bentuk perilaku baik (positif) itu akan mengantarkan kita pada dunia kebahagiaan. Terlebih dalam persoalan berbuat baik kepada orang lain dan sesama makhluk di bumi. Untuk berbuat baik, jangan memandang makhluk lain dari sisi negatif (kesalahan) yang sekelumit, karena itu juga mengganggu kerelaan dalam berbuat kebaikan (hlm. 177). Berbuat baik dengan sukarela (ikhlas) bukan hanya menolong orang atau sesama makhluk, tapi juga menolong jiwa dan hati kita sendiri. Dengan begitu, kebahagiaan akan menghampiri diri kita tanpa terasa.

Memang terasa sangat sulit ketika akan melakukan perbuatan kepada sesama makhluk, karena yang kita pikirkan materi, bukan kebahagiaan di antara diri sendiri dan orang lain. Namun, jika kita berhasil melakukan perbuatan bajik dengan sukarela, maka kebahagiaan sejati akan mudah kita temukan dalam tiap jengkal kehidupan. Segala bentuk perilaku positif dan perbuatan baik atau bajik adalah substansi dari kebahagiaan.

Buku ini hadir dengan kisah-kisah inspiratif yang logis dalam menempuh jiwa yang tenang dan hati yang bahagia. Di dalamnya diuraikan kunci kebahagiaan dengan metode terapi meditasi (mengheningkan diri) dalam menempuh dan menemukan kebahagiaan yang sejati. Dengan metode-metode yang disajikan menggunakan ilustrasi praktis ini, kita bisa mencoba melakukan beberapa upaya untuk meraih hidup bahagia.

Judul               : Kindfullness Terapi Kebahagiaan dan Cerita-Cerita Penyejuk Hati

Penulis             : Ajahn Brahm

Penerbit           : Bentang

Cetakan           : I, November 2016

Tebal               : viii + 188 hlm.; 20,8 cm

ISBN               : 978-602-291-257-6

Peresensi         : Junaidi Khab*

* Peresensi adalah Akademisi dan Pecinta Baca Buku asal Sumenep, lulusan UIN Sunan Ampel Surabaya. Sekarang Belajar di Yogyakarta

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: