Cara Ibu Merawat Anak

Dok. Pribadi Junaidi Khab_Green Mama Memupuk Masa Depan Ramah Lingkungan bagi Si Buah Hati

Kehadiran karya ini merupakan langkah tepat bagi para ibu rumah tangga dan keluarga untuk merawat Si Buah Hati agar hidupnya selalu sehat. Biasanya, dalam kehidupan rumah tangga, kehadiran seorang anak (Si Buah Hati) akan menjadi anugerah terindah dalam menjalani hidup yang baru. Seakan-akan seorang anak bagaikan angin segar yang mampu memberi hembusan nafas kehidupan. Khususnya bagi seorang ibu dalam kehidupan rumah tangga.

Seorang ibu memiliki kasih-sayang yang cukup tinggi bagi anak-anaknya. Tapi, seiring zaman berjalan mengikuti kemajuan dan modernisasi, banyak perubahan dalam tatacara merawat Si Buah Hati. Ada banyak perawatan instan dan mudah dari hasil teknologi, padahal hakikatnya mengancam kesehatan atau hidup Si Buah Hati. Kemajuan zaman meski memberikan banyak manfaat dan kenyamanan bagi kehidupan manusia, khususnya bagi para ibu dalam merawat anak-anaknya juga banyak memberikan dampak buruk bagi perkembangan dan pola hidup Si Buah Hati.

Baca:

=> Sastra dan Persatuan Suku Masyarakat Melayu

=> Konstruksi Sosial Kaum Perempuan

=> Berjihad Melawan Korupsi dan Ketidakadilan

=> Menerjemah Cinta dan Kasih Sayang Ibu

=> Sukses karena Minum Air Basuhan Kaki Ibu

=> Ibu

=> Sehelai Kerudung

Misalkan banyak produk yang diproduksi menggunakan teknologi mengandung bahan kimia yang berbahaya. Memang sedikit, tapi hal yang sedikit demikian memengaruhi kekebalan tubuh Si Buah Hati secara tidak langsung. Salah satunya, seorang ibu lebih suka menggunakan botol untuk menyusui anak-anaknya. Selain Si Buah Hati terkontaminasi oleh zat kimia plastik dari botol berbahan plastik juga membuat jarak dengan orang tuanya.

Sebagaimana biasanya menyusu dengan air susu ibu (ASI) yang menambah kedekatan dan keakraban dengan sang ibu, Si Buah Hati malah terjauh akibat minum susu sendiri menggunakan botol produksi mesin modern. Kita percaya begitu saja bahwa perusahan, pemerintah, maupun pihak lain akan menjaga kita dari masalah-masalah kesehatan, keamanan, dan pangan. Akan tetapi, sering kali mereka tidak memberikan yang layak bagi konsumen. Kenyataannya, kita sendiri yang harus menjadi diri kita masing-masing dari hal-hal yang membahayakan, baik secara langsung atau tidak langsung (hlm. 20).

Hal tersebut perlu kita sadari sejak dini. Karya ini bukan semata menyajikan cerita-cerita dan pengalaman penulis yang dialaminya, baik dialami sendiri atau pengalaman dari ibu rumah tangga di dekatnya. Tapi rasionalitas penuturannya bisa diterima oleh akal sehat. Anak-anak bisa nakal dan bandel alias sulit untuk mengikuti nasihat orang tuanya, jangan salahkan mereka. Tapi lihat tatacara atau pola orang tuanya, khususnya Si Ibu dalam merawatnya. Di era modern, kedekatan emosional seorang ibu sudah terkurangi. Dalam bermain dan makan saja, Si Buah Hati dibelikan di toko modern, seorang ibu tanpa harus bersusah payah untuk menyuapinya.

Apalagi wanita karir yang kehidupan sehari-harinya sibuk bekerja dengan urusan harta semata tanpa menghiraukan Si Buah Hati. Jika sudah demikian, kedekatan emosional antara seorang anak dan ibu sudah renggang. Jadi, jangan heran jika Si Buah Hati bandel, nakal, dan sulit untuk mengikuti nasihat orang tuanya. Hal tersebut bisa kita lihat dari tatacara orang tua atau seorang ibu dalam merawat dan mendidik mereka.

Karya “Green Mama; Memupuk Masa Depan Ramah Lingkungan bagi Si Buah Hati” ini mungkin bisa mengatasi persoalan-persoalan demikian. Ramah lingkungan dalam memupuk dan merawat Si Buah Hati yaitu dengan cara memberikan segenap waktu dan kesibukan untuk selalu berada di dekatnya. Mulai dari menyusui, bermain, hingga buang air besar. Seorang ibu jangan selalu mengandalkan hasil teknologi untuk merawat dan memupuk Si Buah Hati agar tumbuh dengan sehat. Cara demikian hanya akan membuat jarak antara ibu dan anak. Sehingga hubungan emosional lambat-laun bisa menipis.

Baca juga:

=> Baju Ayah

=> Lipstik

=> Cerita Dewasa

=> Meneladani Langkah Kepolisian Medan

=> Politasasi Bahasa

=> Tips dan Trik Menang RANK Mobile Legends Bang Bang (MOBA)

=> Alasan Mata Minus dan Cara Mencegahnya

Dalam ulasan karya ini, penulis menyajikan beberapa cara atau metode tentang menjadikan rumah dan kamar bayi yang ramah lingkungan, menyehatkan pantat bayi, menyehatkan ASI, makanan terbaik bagi keluarga, merawat kulit secara alami, dan mainan anak yang ramah lingkungan. Metode-metode tersebut diulas tuntas dalam ruang lingkup yang luas. Sehingga seorang ibu tidak usah khawatir lagi dalam menangani dan merawat Si Buah Hati agar tetap sehat, tidak nakal atau bandel, dan tidak merugikan lingkungan hidup.

Ini sebuah usaha yang bisa dilakukan oleh para ibu atau orang tua untuk menjaga kesehatan Si Buah Hati. Hasil pada hakikatnya tidak menjamin, tapi metode-metode yang disajikan di dalam buku ini mendekati pada keberhasilan dalam memelihara anak usia dini dari bahaya laten dampak modernisasi. Bahkan jauh hari pra-kelahiran Si Buah Hati, orang tua atau ibu disarankan untuk mengonsumsi makanan-makanan yang sehat dan alami, tanpa campur tangan teknologi. Selamat membaca dan mencoba tips-tips yang disajikan di dalamnya!

Judul               : Green Mama Memupuk Masa Depan Ramah Lingkungan bagi Si Buah Hati

Penulis             : Manda Aufochs Gillespie

Penerbit           : Metagraf (PT Tiga Serangkai)

Cetakan           : I, 2015

Tebal               : 280 hlm.; 21 cm

ISBN               : 978-602-72110-2-5

Peresensi         : Junaidi Khab*

* Peresensi adalah Akademisi dan Pecinta Baca Buku asal Sumenep, lulusan UIN Sunan Ampel Surabaya.

10 Responses to Cara Ibu Merawat Anak

  1. Pingback: Bencana Alam (Aceh) dan Oportunisme Manusia | junaidikhab

  2. Pingback: Menata Kehidupan Rumahtangga | junaidikhab

  3. Pingback: Berbuat Baik sebagai Bekal Kebahagiaan | junaidikhab

  4. Pingback: Organisasi dan Tujuan Pergerakan Pemuda | junaidikhab

  5. Pingback: Meneladani Kehidupan (Keluarga) Para Nabi | junaidikhab

  6. Pingback: Bob Dylan, Alice Munro, dan Karya Peraih Nobel | junaidikhab

  7. Pingback: Memahami Cinta dan Cara Mencintai | junaidikhab

  8. Pingback: Bangsa Asing dan Eksotisme Masyarakat Nias | junaidikhab

  9. Pingback: Pahlawan yang Peduli pada Rakyat Kecil | junaidikhab

  10. Pingback: Menemukan dan Memutus Benang Merah Terorisme | junaidikhab

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: