Menguliti Kemunafikan dan Kefasikan Manusia

Dok. Pribadi Junaidi Khab_Sunan Ngeloco

Dengan cara nyastra-nyentrik, Edi AH Iyubenu mencoba meretas kemunafikan dan kefasikan manusia dengan menyuguhkan kisah-kisah perjalanan seorang tokoh labil dalam novel Sunan Ngeloco. Ngeloco yang disadur dari bahasa Jawa memiliki persamaan arti dengan onani atau masturbasi yang dijadikan pisau bedah untuk menyayat kesadaran pembaca.

Secara umum, masyarakat bagai dililit rasa harus sadar dan merasa dikekang oleh dirinya sendiri akibat ngeloco. Disadari atau tidak, ngeloco merupakan Read more of this post

%d bloggers like this: