Menabung dengan Cara Bersedekah

Dok. Pribadi Junaidi Khab_Tukang Singkong Naik Haji

Kehadiran buku ini akan menjadi sebuah tamparan dan renungan bagi kita agar tidak hanya memikirkan hal-hal yang sifatnya penuh egoisme. Lebih dari itu, dalam beberapa rentetan ulasan dan kisah-kisah yang disajikan di dalamnya mengandung inspirasi agar dengan tangan terbuka dan hati lapang mau berderma atau bersedekah sesuai kemampuan yang kita miliki.

Selain secara spiritual sedekah atau berderma bagi orang lain menjanjikan pahala, bersedekah juga akan memberikan berkah dan kebahagiaan (hlm. 31). Namun, kadang meski inisiatif untuk bersedekah menggebu, hal itu bisa luntur hanya karena egoisme diri dan perhitungan untung-rugi tiada henti.

Baca: Usaha Mengubah Nasib Kita Sendiri

Melalui buku ini, kita akan mendapatkan suntikan motivasi dan inspirasi agar tergugah serta dengan hati yang tulus bisa bersedekah. Di luar sana, banyak orang yang menunggu uluran tangan kita. Sebagian ada yang meminta secara langsung, ada pula yang memnag tidak meminta karena agama menganjurkan agar kita tidak meminta-minta. Seharusnya, kita yang punya harus lebih peka dan perhatian kepada sesama. Ada banyak hikmah dalam bersedekah dengan balasan tak terduga. Pada hakikatnya, bersedekah adalah menabung di rumah Tuhan untuk kebaikan diri kita.

Baca juga: Ramadan sebagai Momentum Mengendalikan Nafsu

Seperti yang dialami oleh Ummi ketika naik taksi. Tulisan di argo tertera 70 ribu. Dia sempat berpikir dengan uangnya yang 100 ribu. Jika dibuat bayar taksi akan tersisa 30 ribu, maka tak cukup untuk biaya hidup di rumahnya bersama anak dan keluarganya. Tapi, dengan ikhlas dia memberi 100 ribu untuk bayar taksi sebagai sedekah. Tak lama, suaminya mendapat uang 2 juta yang ditransfer oleh salah seorang kawannya (hlm. 93).

Baca lainnya: Sastra Lisan sebagai Media Pendidikan Keluarga

Bersedakah merupakan hal mudah, tapi sulit saat kita dihadapkan secara langsung, karena perhitungan untung-rugi. Bersedekah bukan hanya materi seperti uang dan makanan, tapi perkataan dan pemberian maaf serta beberapa amal perbuatan bisa menjadi sedekah (QS. al-Baqarah [2]: 263). Bukan persoalan yang rumit ketika kita ingin besedekah meskipun kita tidak memiliki harta, lebih-lebih jika kita memang kaya. Tapi, kadang ketika sudah harta yang menguasai, kita bisa enggan dan lupa bersedekah. Dari buku ini, kita akan menemukan pencerahan tentang bersedekah serta beberapa manfaat sedekah bagi orang yang bersedekah. Selamat membaca dan bersedekah!

Judul               : Tukang Singkong Naik Haji

Penulis             : Satria Nova

Penerbit           : mizania

Cetakan           : I, Februari 2017

Tebal               : 194 halaman

ISBN               : 978-602-418-083-6

Peresensi         : Junaidi Khab*

* Peresensi adalah Akademisi dan Pecinta Baca Buku asal Sumenep, lulusan UIN Sunan Ampel Surabaya.

4 Responses to Menabung dengan Cara Bersedekah

  1. Pingback: Dari Cinta, Pacaran, hingga Pernikahan | junaidikhab

  2. Pingback: Menguliti Kemunafikan dan Kefasikan Manusia | junaidikhab

  3. Pingback: Motivasi | junaidikhab

  4. Pingback: Tips dan Trik Menang RANK Mobile Legends Bang Bang (MOBA) | junaidikhab

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: