Buka Puasa dengan Pola Makan Sehat

Dok. Pribadi Junaidi Khab_Food Combining Itu Gampang #2

Konsistensi Erika Lebang dalam menginspirasi hidup sehat dan penuh gairah selalu hadir dengan ide-ide segar. Sebelumnya, pada tahun 2016 dia menulis buku berjudul Food Combining & Yoga Mengendalikan Stres. Kini, pada permulaan tahun 2017, dia berhasil menelurkan karya yang tak kalah brilian guna menjaga agar hidup kita tetap sehat dan imbang dengan memerhatikan pola makan sehari-hari.

Buku ini sangat tepat dijadikan sebagai bahan rujukan pada bulan Ramadan saat buka puasa. Food combining merupakan salah satu pola makan yang memerhatikan asupan makanan tidak hanya dari nilai gizinya, tetapi lebih pada hal yang sangat substansial, yaitu cara tubuh menyikapi dan mangaborsi dengan baik terhadap kandungan gizi yang ada dalam suatu unsur makanan (hlm. 1). Dia mengurai tentang memadukan satu makanan dengan makanan lain dan waktu yang tepat agar makanan yang kita konsumsi tidak menjadi sumber penyakit.

Baca: Hari Bumi dan Refleksi Pelestarian Alam

Seperti halnya yang diingatkan oleh Erika bahwa kita disarankan agar jangan mengonsumsi nasi atau kentang (segala yang berunsur karbohidrat) berbarengan dengan protein hewani (seperti ayam, sapi, ikan, kambing, dan segala bentuk daging serta prosesnya, misalkan sosis). Selain itu, sumbangsih idenya yaitu dia menganjurkan agar makan buah agar pada saat perut kosong. Anjuran ditujukan agar perut kita tidak terganggu. Mengonsumsi buah pada saat perut berisi bisa menyebabkan eneg yang memengaruhi selera makan berkurang. Contoh lain yaitu, jangan mengonsumsi pisang biji yang sudah matang berbarengan dengan makanan yang mengandung gula. Hal itu bisa menyebabkan sembelit saat buang air besar.

Baca juga: Menyembuhkan Stres di Era Modern

Umumnya, sudah banyak yang tahu bahwa beberapa makanan memicu masalah spesifik bagi tubuh. Tetapi, mereka tetap mengonsumsinya. Misalkan gula mengganggu pankreas, susu mengganggu pencernaan (hlm. 77). Padahal, saat pankreas sudah rusak, bukan hanya gula yang harus dijauhi, juga organ tubuh lain secara sistematis akan berantakan dan hal itu menyebabkan kita harus membatasi mengonsumsi makanan lain yang tidak hanya mengandung unsur gula.

Baca lainnya: Buka Puasa di Rumah Menteri Sosial RI

Ibaratnya, Food Combining ini seperti kaidah baku EYD bahasa Indonesia. Kesalahan dalam memasang tanda baca akan memengaruhi arti dan penafsiran pembaca. Begitu juga dalam Food Combining, salah dalam mengombinasikan makanan bisa menyebabkan kompleksitas bagi sebagian organ tubuh dan itu akan mengganggu organ tubuh yang lainnya. Selamat membaca dan menunaikan ibadah puasa!

Judul               : Food Combining Itu Gampang #2

Penulis             : Erikar Lebang

Penerbit           : mizan

Cetakan           : I, Januari 2017

Tebal               : xii + 124 h.; 19 cm

ISBN               : 978-602-402-010-1

Peresensi         : Junaidi Khab*

* Peresensi adalah Akademisi dan Pecinta Baca Buku asal Sumenep, lulusan UIN Sunan Ampel Surabaya.

2 Responses to Buka Puasa dengan Pola Makan Sehat

  1. Pingback: Cara Kita Merayakan Kelahiran Nabi Muhammad | junaidikhab

  2. Pingback: Jeritan Puisi dari Balik Jeruji | junaidikhab

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: