Merayakan Kelahiran Nabi Muhammad Saw

Dok. Pribadi Junaidi Khab_Beginilah Shalat Nabi

Setiap bulan Rabi’ul Awwal tahun Hijriyah, tepatnya tanggal 12, umat Islam di Indonesia dan seluruh dunia merayakan kelahiran Nabi Muhammad Saw. Namun umumnya, acara perayaan atas kelahiran beliau berlangsung selama satu bulan. Hal ini menunjukkan bahwa umat Islam benar-benar mencintai beliau. Akan tetapi, seharusnya umat Islam tidak sekadar merayakan kelahirannya belaka, harus ada sebuah teladan yang mampu ditiru sebagai cermin bahwa kita benar-benar mencintai beliau.

Kehadiran buku Beginilah Shalat Nabi ini merupakan sebuah refleksi bahwa kelahiran Nabi Muhammad bukan hanya dirayakan, tapi agar cara-cara hidupnya yang dituntun oleh Allah Swt. menjadi cermin dalam kehidupan kita sehari-hari. Merayakan kelahiran beliau, bukan hanya cukup pada tanggal 12 Rabiul Awwal atau sebulan penuh, tetapi selama kita masih bisa bernafas. Jadi, dengan mengikuti cara hidup beliau sama halnya dengan mengikuti perintah Allah Swt. (hlm. 22).

Baca: Pengaruh Haji Mabrur dan Mardud

Salah satu contoh sederhana dalam merayakan kelahiran Nabi Muhammad Saw., yaitu dengan meniru cara beliau dalam melakukan ibadah, khususnya ibadah shalat yang memang dikerjakan secara rutin setiap hari. Percuma saja perayaan kelahiran Nabi Muhammad pada bulan Rabi’ul Awwal jika cara ibadah kita tak pernah selaras dengan yang dicontohkan oleh beliau.

Baca juga: Laknat atau Musibah Datang dari Kita Sendiri

Kita harus melaksanakan shalat seperti yang dilakukan oleh Nabi Muhammad Saw., dengan cara mengutamakan kekhusyukan dalam shalat (hlm. 205). Dalam hal ini, khusyuk memiliki pengertian hati yang lembut, tenang, dan merendah (hlm. 219). Bahkan, bukan hanya ketika melaksanakan shalat yang harus khusyuk, tetapi dalam menjalani kehidupan sehari-hari pun kekhusyukan perlu didatangkan.

Baca lainnya: Solusi Memahami Ajaran Islam dengan Baik

Dengan membaca buku ini, kita bukan hanya sekadar merayakan kelahiran Nabi Muhammad secara seremonial belaka, tetapi ada nilai-nilai keteladanan yang perlu kita refeleksikan sebagai bentuk kontekstualisasi kelahiran Nabi Muhammad dari masa ke masa. Buku ini menyajikan tentang cara shalat yang benar, penghayatannya, dan cara meraih kekhusyukan seperti yang dilakukan oleh Nabi Muhammad Saw. Mari, rayakan kelahiran Nabi Muhammad dengan meneladani ajaran, perintah, dan perilaku mulianya dalam kehidupan sehari-hari!

Judul               : Beginilah Shalat Nabi

Penulis             : Syaikh Mutawalli al-Sya’rawi

Penerbit           : mizania

Cetakan           : III, 2016

Tebal               : 351 halaman

ISBN               : 978-602-418-053-9

Peresensi         : Junaidi Khab*

* Peresensi adalah Akademisi dan Pecinta Baca Buku asal Sumenep, lulusan UIN Sunan Ampel Surabaya.

Advertisements

3 Responses to Merayakan Kelahiran Nabi Muhammad Saw

  1. Pingback: Inspirasi dari Jogja untuk Indonesia | junaidikhab

  2. Pingback: Berpuasa dan Mengonsumsi Makanan dengan Baik | junaidikhab

  3. Pingback: Sastra dan Persatuan Suku Masyarakat Melayu | junaidikhab

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: