Tampuk

Koran Merapi Pembaruan: Jumat Wage, 15 Desember 2017

Oleh: Junaidi Khab*

Dok. Pribadi Junaidi Khab_Tampuk

Dok. Pribadi Junaidi Khab_Tampuk

Lekuk kuasa itu meluluhkan

mata terkesiap memandang

liur meleleh bak baja dipanaskan.

 

Senandung lagumu

berirama mengikuti arah

memesona penuh asmara,

 

pada tampuk kuasa

mata-mata melirik

nafsu mengumpat dan memekik

raga dunia ingin merasa

di balik balutan sutra angkara

tentu menjadikan mata buta

 

suatu ketika akan binasa

pada himpitan naluri

saat kuasa itu lari

dalam pelukan tampuk cinta

 

memandang yang memandang

telanjang tanpa sehelai benang

terpaut bayang hitam

diterjang pada kelopak mahkota

demi tampuk kuasa

diri terhuyung ling-lung

walau api menggulung kuasa

pada lekuk tampuk dosa

hasrat terus memburu

menaiki siluet yang biru.

 

Yogyakarta, 24 Juli 2017

* Penulis adalah akademisi asal Sumenep, lulusan Sastra Inggris Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Sunan Ampel Surabaya.

Advertisements

2 Responses to Tampuk

  1. Pingback: Puisi-Puisi Junaidi Khab*_1 | junaidikhab

  2. Pingback: Baju Ayah | junaidikhab

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: