Hati dan Kejahatan Diri

Suara Merdeka: Selasa, 23 Mei 2017

Purification of The Heart (Dok. Junaidi Khab)

Judul               : Purification of The Heart

Penulis             : Hamza Yusuf

Penerbit           : Mizan

Cetakan           : I, 2017

Tebal               : 320 h.; 23,5 cm

ISBN               : 978-979-433-975-6

Peresensi         : Junaidi Khab*

Dalam suatu hadis, Muhammad Saw. pernah bersabda: “Ketahuilah, sesungguhnya dalam tubuh (manusia) ada segumpal daging, jika segumpal daging itu baik, maka akan baik seluruh tubuh (manusia), dan jika segumpal daging itu buruk, maka akan buruk seluruh tubuh (manusia). Ketahuilah, bahwa segumpal daging itu adalah hati.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Hadis tersebut akan menjadi pengantar secara keseluruhan alasan buku ini hadir untuk dibaca oleh masyarakat secara luas. Dengan menggunakan metode pembahasan yang mengacu pada beberapa sumber seperti al-Quran dan hadis dari Muhammad Saw. serta beberapa sumber lainnya, penulis berusaha memberikan penjelasan mengenai hati yang jika tidak dikelola dengan baik akan merusak manusia. Hal tersebut berkaitan dengan segala unsur yang menjadi virus ganas bagi kehidupan manusia itu sendiri.

Hati adalah organ ruhaniyah. Aspek yang tidak terlihat dari hati mengandung benih buruk yang memiliki potensi untuk menjadi gangguan seperti kanker yang dapat menyebar dan menguasai hati (hlm. 36-37). Misalkan, bakteri yang menyebabkan penyakit tuberkolosis, tinggal secara laten di paru-paru jutaan orang. Ketika pembawanya menjadi tua atau terkena penyakit lain yang melemahkan sistem kekebalan tubuh mereka, TBC dapat mulai muncul.

Iri hati (dengki) merupakan salah satu penyakit hati yang parah, yang oleh sebagian ulama dianggap sebagai akar semua penyakit. Sementara ulama lainnya berpendapat bahwa induk dari penyakit ini adalah serakah atau tamak (hlm. 65).

Tradisi Islam

Tradisi ajaran Islam mengingatkan umatnya agar menjauhi segala macam penyakit hati, karena dampaknya sangat berbahaya bagi penderitanya dan terlebih bagi orang lain.

Dalam tradisi Kristen saja, juga disebutkan bahwa ada tujuh dosa yang mematikan: sombong, marah, dengki, malas, serakah, rakus, dan nafsu syahwat. Bukan hanya dalam tradisi Islam yang menyatakan penyakit hati sangat berbahaya, tetapi sesama agama samawi, dalam tradisi Kristen juga tak jauh berbeda.

Namun, penyakit hati yang bisa menyerang manusia kapan saja dan dimana saja bisa diobati. Hal ini yang menjadi tujuan buku ini hadir di tengah-tengah kita. Salah satu dalam pemurnian hati yang bisa dilakukan yaitu memilih teman yang berilmu dan bisa mengajak kita pada hal-hal positif (hlm. 238).

Imam Athaillah memberi nasihat yang sama bahwa kita jangan bersahabat dengan orang yang keadaan ruhaniyahnya tidak akan memuliakan dan yang perkatannnya tidak mengarahkan kita kepada Allah.

Buku ini memulai pembahasannya dengan berbagai macam penyakit hati yang bisa merusak seluruh aspek kehidupan manusia.

* Peresensi adalah Akademisi dan Pecinta Baca Buku asal Sumenep, lulusan UIN Sunan Ampel Surabaya. Sekarang Bergiat di Komunitas Rudal Yogyakarta.

Silakan kunjungi saya di:

YouTube: Junaidi Khab

Instagram: Junaidi Khab

Twitter: Junaidi Khab

Facebook: Junaidi Khab

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: