Pendidikan Daur-Ulang Barang Bekas

Tribun Jogja: Minggu, 13 Maret 2016

Yuk, Membuat Alat Peraga Edukatif dari Barang Bekas...!!! (dok. Junaidi Khab)

Yuk, Membuat Alat Peraga Edukatif dari Barang Bekas…!!! (dok. Junaidi Khab)

Judul               : Yuk, Membuat Alat Peraga Edukatif dari Barang Bekas…!!!

Penulis             : Kak Muksin

Penerbit           : DIVA Press

Cetakan           : I, Agustus 2015

Tebal               : 168 hlm; 14 x 20 cm

ISBN               : 978-602-279-165-2

Peresensi         : Junaidi Khab*

Di era yang sudah maju ini, berkat kemajuan teknologi yang canggih, berbagai kebutuhan mudah terpenuhi. Ada banyak manfaat yang bisa didapat oleh masyarakat dari kemajuan teknologi. Namun, kemajuan teknologi juga memberikan dampak negatif bagi lingkungan sosial. Salah satunya yaitu, akibat jumlah konsumsi dari pengolahan pabrik sangat besar, sehingga banyak sampah dan barang bekas yang tidak dipakai lagi. Masyarakat modern mudah berganti gaya atas bahan pakaian dan barang-barang lainnya, sehingga banyak barang bekas yang berceceran menjadi sampah. Akibatnya, lingkungan sosial sesak dengan sampah.

Maka dari itu, buku kecil ini hadir sebagai upaya untuk mengurangi sampah yang berupa barang bekas berlebihan untuk diubah agar menjadi sesuatu yang lebih unik, menarik, dan bermanfaat. Sederhananya, di dalam buku ini berisi tentang tutorial daur ulang barang-barang bekas yang cocok diajarkan untuk anak-anak sejak dini, khususnya melalui lingkungan sekolah. Sehingga penumpukan barang bekas yang akan menjadi sampah akan berkurang. Selain itu, masyarakat kita akan memiliki kreativitas yang bisa dikembangkan lebih lanjut dari metode yang disajikan melalui tutorial di dalam karya ini.

Barang-barang bekas yang bisa dijadikan sebagai bahan kreasi-edukatif bagi anak-anak yaitu botol atau gelas plastik. Barang bekas tersebut misalkan bisa dibuat menjadi lebah mainan (hlm. 22). Juga bisa dibuat menjadi capung-capungan (hlm. 25). Barang bekas yang dibuat menjadi lebah mainan atau capung-capungan tersebut bisa menjadi alat peraga bagi para anak didik di sekolah. Sehingga, para guru tidak harus bersusah payah untuk menumbuhkan kreativitas para anak didik guna menjadi generasi masa depan yang penuh dengan kemampuan yang mandiri untuk mengurangi sampah atau barang bekas di lingkungan masyarakat.

Dengan dilengkapi oleh gambar berwarna-warni, tutorial yang disajikan lebih memudahkan bagi para pembaca, guru, murid, dan masyarakat umum untuk mempelajarinya. Atau kemudian untuk diajarkan kepada anak-anak atau orang lain yang peduli dengan lingkungan agar terbebas dari sampah dan barang bekas yang bisa berdampak menjadikan lingkungan kumuh. Barang bekas bagi mereka yang kreatif tidak akan berubah menjadi sampah, tapi akan menjadi nilai-nilai pendidikan dan kreativitas yang lebih positif, baik bagi diri sendiri atau lingkungan.

Meskipun karya ini hanya terbatas menyajikan sekitar lima puluh sembilan tutorial pemanfaatan barang bekas untuk didaur ulang menjadi barang menarik dan unik, tapi cukup menstimulasi kesadaran para guru, murid, dan masyarakat umum agar selalu menjadi manusia yang kreatif dan lebih mencintai lingkungan. Barang-barang bekas tersebut bisa berupa botol bekas atau gelas plastik, lepek, kudapan, kardus (kertas), dan stik. Selamat membaca dan menjadi pribadi yang kreatif untuk mencintai lingkungan sekitar! (*)

* Peresensi adalah Akademisi dan Pecinta Baca Buku asal Sumenep, lulusan UIN Sunan Ampel Surabaya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: