Mengajak Para Pelajar Agar Bisa Mandiri

Kabar Madura: Jumat, 22 Juli 2016

Siap Menjadi Student Preneur - (dok. Junaidi Khab)

Siap Menjadi Student Preneur – (dok. Junaidi Khab)

Judul               : Siap Menjadi Student Preneur

Penulis             : Rizal Fikri dan Ferrial Pondrafi

Penerbit           : Metagraf (PT Tiga Serangkai)

Cetakan           : I, Januari 2016

Tebal               : x, 174 hlm.; 21 cm

ISBN               : 978-602-73215-8-8

Peresensi         : Junaidi Khab*

Problem akut yang dihadapi kalangan anak muda, khususnya para mahasiswa ketika lulus sebagai sarjana, mereka dihadapkan pada persoalan dunia kerja. Jika mereka tidak mendapat pekerjaan, mereka akan menjadi penganggur. Kata mereka, hidup setelah berstatus sebagai mahasiswa akan lebih berat. Memalukan. Ada banyak beban yang harus dipikul. Hal utama yang mereka lirik adalah pekerjaan. Ke sana ke mari mengajukan diri untuk bekerja. Ada yang berhasil. Ada pula yang mujur.

Hal semacam itu lumrah terjadi. Tapi, bicara tentang problem pekerjaan, pada hakikatnya tidak harus dicari. Kita bisa membuat pekerjaan sendiri tanpa meminta kepada orang lain. Karya sederhana ini akan mengajak para pembaca, khususnya para pelajar – siswa dan mahasiswa – agar membuka mata untuk menaatap potensi diri sebagai bekal di masa depan nanti. Pepatah lama mengatakan: “Siapa yang menyemai, ia yang akan memanen.

Jadi, saatnya para pelajar dari kalangan mahasiswa menggali potensi dirinya yang berpeluang bisa dijadikan ladang usaha. Seperti yang dilakukan oleh Bella Muti dengan bisnis iseng-iseng (hlm. 26). Ia memulai usahanya sejak duduk di SMP dengan iseng meminjamkan kamera pribadinya kepada teman-temannya. Banyak yang berminat untuk pinjam. Pada akhirnya ia membuka rental peminjaman dengan penghasilan yang tak bisa dibilang kecil.

Kesuksesan telah berhasil diraih oleh Bella dengan rental kamera. Ia adalah salah satu contoh pelajar yang sukses membangun dunia kerja yang berangkat dari passion atau hobinya. Memang banyak pandangan tentang sukses. Hal itu sangat subjektif. Tapi, umumnya sukses identik dengan diri kita ketika memiliki usaha dan pendapatan yang lumayan untuk mencukupi kebutuhan hidup. Pada intinya, sukses itu ketika kita bisa mandiri dalam persoalan finansial (hlm. 153). Dari hasil usaha, para siswa dan mahasiswa memiliki kesempatan membiayai kebutuhannya sendiri, baik kebutuhan sekolah atau lainnya.

Kehadiran karya ini akan mengajak kita semua, khususnya siswa dan mahasiswa agar menyemai benih-benih kesuksesan sejak dini. Hal itu bisa dilakukan dengan melakukan bisnis kecil-kecilan sejak dirinya masih berstatus sebagai pejalar. Ketika status pelajar itu lepas, kemungkinan besar bisnis kecil-kecilan itu bisa dijadikan ladang untuk memanen benih yang ditanam sejak awal. Sehingga, status pengangguran dan tak memiliki penghasilan di kalangan sarjana yang hanya untuk memenuhi kebutuhan hidup tak lagi booming di berbagai media. Jadi, mulailah sejak dari bangku sekolah atau bangku kuliah! Selamat membaca dan menemukan ide bisnis di dalam buku ini! (*)

* Peresensi adalah Akademisi dan Pecinta Baca Buku asal Sumenep, lulusan UIN Sunan Ampel Surabaya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: