Menginspirasi Remaja agar Kreatif dan Mandiri

Kabar Madura: Rabu, 8 Juni 2016

Fésyenisheeza (dok. Junaidi Khab)

Fésyenisheeza (dok. Junaidi Khab)

Judul               : Fésyenisheeza cerita penuh mimpi desainer belia

Penulis             : Nita Lana Faera

Penerbit           : PING!!! (DIVA Press)

Cetakan           : I, Januari 2016

Tebal               : 188 hlm; 13 x 19 cm

ISBN               : 978-602-391-060-1

Peresensi         : Junaidi Khab*

Kita harus menyadari, teknologi jangan sampai mengalahkan daya kreasi dan semangat belajar. Teknologi lahir bukan dari cara hidup bermalas-malasan, namun dari kreasi dan semangat belajar yang tinggi. Kini, kita seakan sudah ditipu oleh teknologi. Jika kita membiarkan teknologi menguasai kehidupan, maka kita akan tenggelam dalam jurang kebodohan.

Kehadiran karya ini akan menjadi tamparan keras bagi orang tua yang pada mulanya akrab dengan anak-anaknya, akibat teknologi mereka sering mengabaikan anak-anaknya sendiri. Juga, karya ini akan menjadi sebuah inspirasi dan pembelajaran bagi anak remaja seumuran belasan tahun, sekitar anak Sekolah Menengah Pertama (SMP) agar tetap semangat belajar dan mengembangkan kemampuan yang dimilikinya.

Seperti halnya yang dilakukan oleh Sheeza. Ia seorang anak yang memiliki hobi menggambar sejak dirinya masih duduk di bangku TK. Bakat tersebut ia asah terus hingga duduk di bangku SMP. Pada saat kelas delapan, ia sudah mulai melihat usahanya di bidang menggambar. Ia menjadi desainer pakaian. Bakat yang berangkat dari hobi menggambar tersebut dikembangkan dengan membaca majalah ibunya dengan cara diam-diam (hlm. 13).

Akibat keranjingan majalah dewasa milik ibunya, akhirnya Sheeza dibelikan majalah remaja. Namun, ia menjualnya dengan harga murah karena dalam majalah tersebut tidak ada model busana yang menjadi inspirasi desainnya. Sheeza terus mengisi hari senggangnya dengan mengasah kemampuan mendesain model-model baju yang tidak dimiliki oleh orang lain. Hingga pada suatu hari desain Sheeza diminati oleh ibu gurunya (hlm. 32). Ia pun dengan semangat membuat rancangan desain yang terbaik untuk ibu gurunya.

Semangat Belajar

Ada satu kunci yang menjadi fondasi bagi keberhasilan anak remaja, khususnya di Indonesia yang mayoritas mereka sudah keranjingan teknologi modern, yaitu semangat belajar. Seperti yang dicontohkan oleh Sheeza. Ia tak pernah lupa untuk belajar. Namun, ia juga tetap menggambar dan mendesain model-model pakaian dengan kreasi terbaru. Semangatnya tak pernah redup oleh teknologi yang dimilikinya, ia hanya menggunakan teknologi sebatas untuk komunikasi seperlunya bukan untuk main-main. Hal tersebut terbukti bahwa Sheeza jarang keluyuran. Ia menggunakan waktunya senggangnya untuk belajar dan menekuni hobi desainnya (hlm. 39).

Remaja Indonesia harus memiliki semangat seperti yang digambarkan oleh Sheeza, mulai semangat belajar tentang materi-materi pelajaran hingga segala sesuatu yang berkaitan dengan hobinya. Selain itu harus pandai-pandai memanfaatkan teknologi modern yang kita miliki. Salah satunya sebagai sarana untuk mengembangkan diri baik dalam proses belajar atau pun untuk mengasah bakat. Serta sebagai media untuk mengenalkan daya kreasi yang kita miliki setelah mulai nyata.

Pada akhirnya, Sheeza pun mendapat dukungan dari kedua orang tua dan para gurunya. Kedua orang tuanya pun mendorong Sheeza dan tidak banyak asik bermain dengan ponsel cerdasnya. Mereka lebih memilih mendengar keluhan dan cerita dari sheeza (hlm. 156). Sebuah kesadaran yang seharusnya ditiru oleh para orang tua untuk mendidik anak-anak ketika sudah remaja. Jangan sampai membiarkan anak usia remaja berselimut masalah sementara orang tua sibuk dengan gadget yang dimilikinya.

Karya ini menceritakan tentang remaja yang terbiasa belajar dan menjadi contoh bagi teman-teman seumurannya. Bahkan, karya ini mengajarkan tentang sifat buruk orang-orang yang sirik atau tidak suka dengan keberhasilan orang dengan berusaha untuk menjatuhkan setiap keberhasilan yang diraih oleh orang lain. Selain itu pula, kedekatan orang tua kepada anak-anaknya tercermin dengan sangat jelas serta dukungan dan motivasi dari guru pun menjadi pemantik agar anak-anak remaja terus belajar dan berkarya nyata. Selamat membaca dan menginspirasi semangat belajar anak remaja yang sukses di dalam novel ini! (*)

* Peresensi adalah Akademisi dan Pecinta Baca Buku asal Sumenep, Lulusan UIN Sunan Ampel Surabaya.

Comments are closed.

%d bloggers like this: