Sains dan Aspek Keilmiahan al-Qur’an

Jawa Pos-Radar Madura: Minggu, 16 Agustus 2015

nalar ayat-ayat semesta (Junaidi Khab)

nalar ayat-ayat semesta (Junaidi Khab)

Judul               : nalar ayat-ayat semesta

Penulis             : Agus Purwanto, D.Sc.

Penerbit           : Mizan

Cetakan           : II, Februari 2015

Tebal               : 558 halaman

ISBN               : 978-979-433-865-0

Peresensi         : Junaidi Khab*

Karya Agus Purwanto ini merupakan salah satu karya yang ingin mencoba untuk menyadarkan kita tentang keagungan al-Qur’an. Al-Qur’an bukan hanya persoalan firman Tuhan tentang berbuat baik kepada seluruh makhluknya. Akan tetapi, al-Qur’an adalah sumber segala ilmu pengetahuan. Tepatnya, al-Qur’an adalah sumber universal berbagai ilmu pengetahuan yang sudah berkembang saat ini. Ada banyak dalil-dalil dalam al-Qur’an yang cukup menarik dan rasional terkait dengan perkembangan ilmu pengetahuan di era modern yang terus berkembang dan maju ini.

Penulis melalui buku ini berusaha menyibak rahasia keuniversalan al-Qur’an sebagai basis konstruksi segala ilmu pengetahuan. Tidak dapat diragukan lagi, bahwa al-Qur’an sendiri menjadi obat bagi orang-orang yang mengalami sakit, baik sakit jiwa atau fisik. Di sinilah bentuk universal tentang pengobatan, sehingga muncul berbagai disiplin ilmu kedokteran, kesehatan, dan keperawatan.

Sebagaimana firman Allah Swt: “Dan kami menurunkan dari al-Qur’an (sesuatu) yang menjadi penawar (obat) dan rahmat bagi orang yang beriman, sedangkan bagi orang yang zalim (al-Qur’an itu) hanya akan menambah kerugian.” (QS: al-Isra’, 82). Ayat tersebut cukup menjelaskan bahwa al-Qur’an membawa penawar atau obat bagi pembaca dan pengamalnya.

Selain itu, produk-produk teknologi telah membanjiri kehidupan manusia. Tidak hanya di kota besar, tetapi juga di pelosok desa, bahkan di lereng gunung. Aneka liga sepakbola di Tanah Air (Indonesia) maupun dari Benua Eropa kini dapat dinikmati oleh seluruh umat manusia di seluruh pelosok bumi melalui antena parabola (hlm. 18).

Kenyataan tersebut memunculkan pertanyaan yang sedikit kontroversi tentang hubungan antara umat Islam (yang berpedoman pada al-Qur’an) dan sains yang sudah maju, sehingga saat ini umat Islam tampak tidak banyak berkontribusi. Juga tentang Islam dalam memandang sains sebagai produk manusia, atau sebaliknya. Untuk mendapatkan gambaran tentang kaitan antara Islam dan sains, karya ini akan mengajak terlebih dahulu untuk meninjau secara singkat sejarah ilmu pengetahuan sebelum, pada saat, dan setelah kejayaan peradaban Islam.

Tentang Ilmu Eksakta

Eksakta merupakan ilmu pasti seperti matematika, fisika, dan biologi. Melalui perkembangan ilmu pasti tersebut, dunia dibuat menggeliat maju dengan berbagai produk canggih dan terus merangkak hingga menjadi modern. Tentang sumber kehadiran ilmu matematika sebagai bagian dari ilmu eksakta juga tergambar di dalam al-Qur’an. Begitu dengan ilmu-ilmu pengetahuan lainnya.

Allah Swt. berfirman dalam al-Qur’an surat Yunus ayat 5: “Dia lah yang menjadikan matahari bersinar dan bulan bercahaya, dan Dia lah yang menetapkan tempat-tempat orbitnya supaya kamu mengetahui bilangan tahun dan perhitungan (waktu). Allah tidak menciptakan demikian itu, melainkan dengan benar. Dia menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-Nya) kepada orang-orang yang mengetahui.” (hlm. 401).

Ayat tersebut merupakan salah satu bukti sumber atau basis ilmu pengetahuan yang sudah berkembang dan maju pada saat ini, khususnya tentang hisab (hitung/ matematika). Di balik penciptaan benda-benda di bumi ini agar manusia berpikir sehingga menghasilkan ilmu pengetahuan yang bisa dimanfaatkan oleh manusia. Ayat tersebut sebenarnya menjadi dasar dari kemunculan berbagai ilmu hitung atau matematika, termasuk di dalamnya untuk menghitung kecepatan waktu dan menentukan hari, bulan, dan tahun sebagaimana telah kita pahami selama ini.

Kehadiran karya ini di tengah-tengah kita bukan hanya mengatakan secara sebelah tentang al-Qur’an sebagai basis dari segala macam ilmu pengetahuan. Tetapi, karya ini menyuguhkan bukti-bukti dan rahasia di balik ayat-ayat dalam al-Qur’an yang menjadi sumber utama ilmu pengetahuan. Karya ini dilengkapi dengan berbagai gambar dan ilustrasi sehingga pembaca lebih antusias untuk memahami segala penjelasan tentang ayat-ayat al-Qur’an yang tampak sederhana, tapi penuh makna. Di dalam karya ini juga dibahas tentang kaitan Islam dan saing, kosmologi, astronomi, biologi, kuantum, serta estetika dan teknologi. Selamat membaca!

* Peresensi adalah Akademisi dan Pecinta Baca Buku Asal Sumenep Tinggal di Surabaya.

Tulisan ini bisa dibaca lebih menarik melalui versi PDF-nya di: menyusul. Semoga memberikan manfaat bagi kita semua. Amin.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: