Belajar Main Gitar

Junaidi Khab

Junaidi Khab

Pagi ini (27 Juni 2015), aku sangat bahagia. Satu penyebab yang membuatku bahagia dan menuliskan catatan kecil ini, yaitu aku bisa memainkan gitar meski hanya sedikit. Permainan yang sudah kupelajari sejak masih duduk di bangku SMA dulu, tepatnya sekitar kelas IX, tapi baru saat ini aku merasa seakan-akan paham cara memainkan gitar. Memang, dulu waktu SMA aku bisa memetik senar gitar mengikuti lirik lagu Eren yang berjudul Tak Kan Pisah. Itu pun hanya pada awal permulaannya, sedikit saja hatiku sudah senang. Tapi tidak bertahan lama, aku bosan dengan permainan gitar ini. Aku hanya sering ikut teman sekelas yang bisa bermain gitar, menonton saja.

Saat ini, di kamarku di Surabaya aku berteman dengan gitar, gitar temanku yang berasal dari Bangkalan, M Syafi’i. Meski orangnya pergi Kuliah Kerja Nyata (KKN) ke Mojokerto, aku bisa terhibur dengan adanya gitar mini ini. Aku bisa menghabiskan kesendirianku dengan bermain gitar atau bermain catur dengan teman-temanku, selebihnya kugunakan untuk membaca dan menulis. Senang sekali rasanya, pada mulanya seakan-akan aku tidak akan bisa bermain gitar karena caranya yang sangat sulit, mungkin bagi pemula. Siapa yang tidak merasa sulit? Jarak antara senar ke senar hanya sekitar setengah senti yang harus ditekan oleh ujung jari yang lebar.

Tapi apa yang terjadi? Aku mulai bisa memainkan gitar meski terasa sulit. Hanya butuh proses. Temanku, Ainul Yaqin (Inong) yang juga berasal dari Bangkalan bercerita padaku saat kutanya kok bisa memainkan gitar. Dia menjelaskan, dulu dia ketika belajar main gitar siang-malam tanpa henti memainkan gitar katanya. Bangun tidur yang dipegang langsung gitar, pokoknya gitar menjadi teman sehari-hari. Dia juga pernah ngamen. Lha, sekarang aku sudah berteman dengan gitar. Kemungkinan besar aku ini bisa untuk memainkan gitar dengan baik. Senang rasanya jika sudah bisa memainkannya.

Satu hal yang kubingungkan dalam permainan gitar ini, yaitu caranya. Menurut Inong, untuk bisa bermain gitar katanya harus bisa genjréng (memetik senar dengan lagu/ model), aku ikuti saja meski sudah beberapa hari dan beberapa kali kucoba, aku tidak bisa genjréng dengan baik. Baru kemarin pada tanggal 26 Juni 2015 aku sedikit paham genjréng pernah sedikit diajarkan oleh Inong. Tapi tidak seutuhnya aku bisa genjréng gitar. Aku pun meraba-raba dan mencari-cari cara. Ibaratnya, genjréng itu seperti memainkan musik yang lain, bernada.

Lha, tapi menurut Ikhwan (Iwan) teman kamar belakang yang berasal dari Jember, genjréng tidak diutamakan. Yang diutamakan yaitu menguasai kunci gitar dengan baik, memindah dari satu kode ke kode yang lain. Inilah yang membuatku bingung, ada dua saran atau pendapat. Kucoba saja apa yang disarankan oleh Iwan. Aku diminta untuk memetik gitar dengan belajar satu lagu hingga bisa. Ya, harus kucoba. Benar saja, kucoba sarannya meski tidak tepat dalam memetik atau genjréng senar gitar. Tapi sedikit banyak aku bisa memahaminya.

Dua pilihan tersebut kucoba satu-satu, dua-duanya bisa kuterima. Pada intinya, aku harus tetap yakin dan rutin memainkan gitar. Dalam kesendirian gitar bisa menjadi teman dengan lagu yang menarik. Sebenarnya, tidak ada yang sulit jika kita mau belajar dan berproses, bermain gitar juga seperti itu. Lebih-lebih juga menulis, tidak jauh berbeda dengan belajar memainkan gitar dengan baik. Semakin rutin memetik senar gitar, semakin paham tentang cara memainkannya. Begitu pula dengan menulis, semakin sering menulis, maka menulis akan tampak mudah dan paham cara-caranya untuk menghasilkan tulisan yang baik. Ya, untuk bisa dalam segala hal kita harus melakukan banyak cara. Kita harus melewati proses panjang agar hasilnya maksimal.

Surabaya, 27 Juni 2015

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: