Education is Not Important

Oleh: Junaidi Khab*

Junaidi Khab

Junaidi Khab

Dunia pendidikan merupakan salah satu arena untuk memupuk kecerdasan, baik itu kecerdasan emosional, moral, sosial, dan spiritual. Katanya, pendidikan akan memberikan segalanya. Jika orang yang sudah terdidik, yaitu mereka yang sudah memiliki wawasan yang luas, keilmuan yang mumpuni, dan karakter yang mulia, maka mereka akan mudah untuk menghadapi segala hal dalam hidup ini dan akan selalu berada di jalur keberuntungan. Tapi orang yang berpendidikan tidak menjamin atas segalanya, jika kekayaan ilmunya tidak dimanfaatkan secara realistis bagi kehidupan umat manusia. Nah, di sini pendidikan tidak lagi penting jika hanya berupa pengetahuan, wawasan, dan kemampuan seseorang dalam berbagai hal tapi tidak diimplementasikan dengan baik.

Bagi mayoritas orang, mungkin pendidikan memang sangat penting. Tapi, bagi sebagian orang menilai, bahwa pendidikan tidak penting. Dalam hal ini, pendidikan yang dipandang yaitu pendidikan di dunia kampus yang bersifat formal. Ada banyak anggapan bahwa pendidikan di dunia kampus hanya investasi untuk menanam modal (ijazah) selama beberapa tahun. Tapi, hasilnya tidak pasti. Kadang-kadang mereka yang lulus dari dunia pendidikan (kampus) tidak memiliki kreativitas. Mereka hanya menjalankan kreativitas orang lain (bekerja pada kantoran). Lebih tragis lagi, banyak di antara mereka yang menganggur.

Begitu pula, ketika pendidikan dihadapkan pada dunia bisnis, maka pendidikan tidak akan dihiraukan. Manusia akan gila dunia, uang, dan harta kekayaan. Kita lihat realita yang ada saja, saat ini banyak mahasiswa yang kuliah sambil bekerja hingga lupa untuk belajar. Alih-alih alasan mereka demi pendidikan mereka bekerja. Tapi, kenyataannya mereka tidak banyak melakukan hal-hal yang berkaitan dengan dunia pendidikan. Secara formalitas, mereka adalah mahasiswa, tapi mahasiswa yang sepi dari keilmuan dan wawasan yang luas, pikirannya sudah berisi harta dan kekayaan. Apalagi mayoritas di antara mereka masuk dunia kampus demi tujuan menjadi pegawai negeri sipil (PNS) dan kelak bisa pensiun.

Kuliah bukan asal kuliah, tapi belajar untuk meningkatkan mutu diri dan selebihnya kita gunakan untuk kebaikan bagi umat manusia. Jika di antara kita masuk kuliah hanya demi mengejar PNS dengan investasi ijazah minimal empat tahun lamanya, maka dijamin tidak akan menemukan kebahagiaan hidup. Hakikatnya, kebahagiaan hidup adalah tujuan di dunia ini. Tapi kadang-kadang jalan yang kita tempuh salah. Maka dari itu, kebahagiaan tidak kunjung kita raih. Jika para mahasiswa benar-benar ingin menjadi manusia yang berpendidikan, berwawasan luas, dan menjadi manusia berguna, maka mereka akan berpikir panjang dalam melakukan berbagai hal.

Kuliah bukan sekadar kuliah, tapi harus ada niat mulia untuk menjadi pelopor kebaikan bagi umat manusia, bukan tujuan menjadi PNS atau hanya ikut-ikutan teman yang kuliah lebih awal. Jika hal demikian yang terjadi, maka pendidikan lagi-lagi tidak akan penting dan tidak akan ada maknanya. Maka dari itu, dalam menempuh dunia pendidikan, kita harus memiliki niat mulia, yaitu untuk menjadi pelopor kebaikan atas ilmu dan didikan yang kita peroleh. Dan perlu kita tegaskan, bahwa pendidikan bukan hanya didapat di dunia kampus atau sekolah, tapi dari kehidupan sehari-hari yang kita jalani. Di mana pun kita bisa berproses untuk menjadi manusia yang terdidik dan berwawasan luas dengan melakukan segala sesuatu yang bermanfaat bagi umat manusia dan selebihnya bagi diri kita sendiri.

* Akdemisi dan Bergiat di Komunitas Sastra Fakultas Adab UIN Sunan Ampel Surabaya.

Surabaya, 10 Mei 2015

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: