I Will Not Laugh

Junaidi Khab

Junaidi Khab

Mungkin judul catatan ini cukup mustahil diucapkan. Kalimat “I Will Not Laugh” bisa diartikan “Aku tidak akan tertawa”. Bisa saja aku dianggap akan selalu serius dalam segala hal. Mungkin aku juga akan dianggap tidak akan banyak bergaul dan bercanda dengan teman-teman. Dan beberapa kemungkinan lainnya yang ditebak-tebak oleh teman-teman ketika membaca tulisan sederhana ini. Tapi maksud atau tujuanku bukan demikian yang kuinginkan. Aku memang tidak akan tertawa, tapi masih dalam “tanda kutip”. Masih banyak lagi alasan yang mungkin akan dibuat oleh pikiran teman-teman.

Namun, dalam hal ini aku membuat catatan berjudul “I Will Not Laugh” bukan hanya sebagai keisengan, tapi catatan ini tumbuh dari pikiranku sendiri. Ada sebuah kesadaran yang tanpa aku sengaja kadang tertawa dengan bodoh. Ada beberapa fenomena yang kulihat dan yang kualami berkaitan dengan tertawa yang bodoh. Begitu anggapanku, ada tertawa yang cerdas mungkin, tapi aku melihatnya sebuah tertawaan yang menyimpan sebuah kebodohan dan ketidakcerdasan diri ini. Mungkin teman-teman pernah mengalami suatu kesalahan, dan dari kesalahan itu ditertawakan serta di-bully oleh orang lain. Ya, begitu yang kuanggap tertawa bodoh.

Aku pernah mengatakan kepada seorang guruku di Surabaya, “Aku jujur kau marahin. Aku bohong, malah kau ketawain”. Jadi teringat pada puisi Gus Mus. “Jika aku jujur tidak pernah baca buku yang ditanyakan, aku malah dimarahin. Tapi jika aku bohong kalau tidak pernah baca buku yang ditanyakan, aku malah ditertawain”. Tapi, aku banyak belajar pada guru yang satu ini, dia orangnya enak, tidak mudah marah. Tapi ledekannya kadang bikin aku jengkel saja. Namun, aku tidak pernah mati oleh ledekannya. Di saat aku diledek, kata-kata sebagai senjata pun kusiapkan. Setiap aku bertemu dengannya, aku selalu berusaha untuk membuka semacam dialog atau diskusi. Tapi, dia selalu memojokkanku. Nah, senjata kata-kata yang kusiapkan kalian tahu? Ya, itu tadi judul catatan kecil ini, “I Will Not Laugh”. Aku tidak akan tertawa.

Jika ketika aku sedang berdialog, dia pasti bertanya. Apa kamu sudah baca buku ini dan itu? Lalu kujawab dengan jujur kalau aku tidak membacanya, dia menampakkan kemarahannya dengan bicara panjang x (dikali) lebar tiada terkira. Tapi, jika sebaliknya seperti ungkapan di atas, dia malah tertawa. Nah, di sini aku menyadari tentang karakter seseorang. Sudah lah, tidak harus diingat atau dipikir-pikirkan kata-kata itu, memang sedikit ambigu.

Mulai pada saat itu, dan sebenarnya sudah sejak dulu aku tidak akan tertawa jika ada orang yang tidak tahu atau tidak mengerti tentang suatu hal. Aku mulai tergerak lagi untuk melakukan yang terbaik bagi orang lain. Aku tidak akan menertawakan orang yang berbuat salah atau orang yang tidak tahu tentang suatu hal. Tapi, aku akan berusaha untuk memberitahu atau menyadarkan apa yang dia tidak mengerti. Aku tidak akan menertawakannya. Mungkin itu lebih mulia daripada menertawakan atau memarahi, tapi tidak memberikan efek baik orang yang dimarahi atau ditertawakan.

Seharusnya begitu yang wajib dilakukan oleh orang-orang yang memiliki banyak pengetahuan atau wawasan yang luas tentang. Jangan pernah menertawakan orang yang tidak tahu, tapi dengan bijaksana, berikanlah penjelasan tentang hal-hal yang tidak diketahui. Begitu pula, jika ada orang yang salah dalam melakukan sesuatu, tapi dengan bijaksana berikanlah panduan dan ajarilah agar orang tersebut tidak melakukan pekerjaan atau sesuatu yang salah. Jangan ditertawakan dengan penuh pengejekan. Mari, kita jangan tertawa jika ada orang salah atau tidak tahu tentang suatu hal, tapi berilah dia petunjuk dan ajari agar dia tidak melakukan kesalahan. Mungkin itu lebih bijak. AKU TIDAK AKAN TERTAWA. Aku akan memandunya jika ada orang salah atau tidak tahu.

Surabaya, 03 Mei 2015

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: