Hidup Ibarat Main Catur

Junaidi Khab di Dream Land, Bali.

Junaidi Khab di Dream Land, Bali.

Kadang aku bingung dengan hidup ini.
Yang saya bingungkan, kadang pribadi ini selalu menyalahkan orang lain. Padahal, ketika ditelisik dan direnungi secara mendalam, diri inilah yang tidak benar. Dari itu, aku sering berdiam diri ketika ada orang lain berbuat salah. Aku tidak komentar macam-macam ((nggeremeng)) atau ngomong yang tidak jelas atas kesalahan orang lain. Aku berusaha memaafkan.

Aku sering bilang sama orang (teman) yang selalu ((nggeremeng)) ketika melihat orang lain (yang dalam pandangannya) salah, padahal ketika kuamati orang itu tidak salah, tapi temanku yang kurang awas diri, sehingga orang itu berbuat kesalahan. Ibaratnya kita bermain catur, salah menempatkan bidak, maka stér akan habis dan raja akan dihabisi. Mungkin seperti itu. Maka dari itu, jangan mudah menyalahkan orang lain, sebelum melihat langkah dan tingkah yang kita perbuat. Ingatlah permainan catur yang setiap bergerak dan melangkah selalu memperhitungkan segala hal (buruk) yang mungkin akan terjadi.

Surabaya, 20 April 2015

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: