Strategi Berbisnis versi Richard Branson

Kabar Probolinggo: Rabu, 18 Maret 2015

Like a Virgin (Junaidi Khab)

Like a Virgin (Junaidi Khab)

Judul               : Like a Virgin

Penulis             : Richard Branson

Penerbit           : Kaifa (PT Mizan Pustaka)

Cetakan           : I, 2014

Tebal               : 360 h.; 20,5 cm

ISBN               : 978-602-7870-19-2

Peresensi         : Junaidi Khab*

Sebagaimana judulnya, buku ini merupakan karya yang perlu mendapatkan acungan jempol. Richard Branson berhasil mengemas seni berbisnis berdasarkan pengalaman pribadinya yang tidak pernah diajarkan di sekolah-sekolah, termasuk sekolah seluruh dunia. Memang tampak sombong bahasanya dengan mengatakan bahwa rahasia bisnis yang dipaparkan oleh Richard Branson tak diajarkan di sekolah manapun.

Tapi kenyataannya memang seperti itu ketika buku ini ditelusuri secara mendalam. Beber seni yang disajikan oleh Richard Branson merupakan suatu pengalaman pribadinya yang terbukti bisa menghidupkan dunia usahanya di perusahaan Virgin. Ulasan dan paparannya cukup sederhana sehingga pembaca tidak akan kesulitan untuk memahami maksud yang ingin disampaikan oleh Richard Branson.

Richard Branson memiliki seni/ strategi dalam menjalankan bisnis atau usahanya. Strategi tersebut yaitu: jangan lakukan jika tak menikmatinya, inovatiflah-buatlah perbedaan, kebanggan bersama akan menghasikan keajaiban, memimpin dengan mendengar, dan perlihatkan diri kita (hlm. 19).

Lima seni tersebut merupakan rahasia Richard dalam menjalankan bisnis, dan menjadikannya sukses. Secara mutlak strategi tersebut bisa diterapkan oleh para pebisnis untuk melangkah lebih mantap. Maka, jika kita tak dapat bertahan dalam bisnis yang kita jalankan, alias gagal, ingatlah bahwa sebagaian besar bisnis baru tak berhasil dan bahwa sebagian pelajaran terbaik biasanya diambil dari kegagalan. Dan seperti kata lagu lama, “Bangkitkan dirimu, bersihkan dirimu, dan mulailah dari awal lagi”.

Tak ada cara yang lebih baik mempelajari cara sukses berbisnis dibanding belajar dari kesalahan – baik kesalahan diri sendiri atau orang lain. Richard pernah menamukan studi kasus yang mendalami cara dan penyebab perusahaan tertentu mencatat rekor, menekan anggaran, dan berhasil melampui imajinasi. Studi tersebut tentu saja ada manfaatnya, tetapi sebenarnya kisha-kisah kegagalan bisnislah yang menarik bagi dirinya. Dia belajar sangat banyak dari kisah-kisah itu. Karena jika kita tak pernah membuat kesalahan, kita tak akan melakukan apa pun (hlm. 75).

Seni bisnis satu dengan yang lainnya saling berkaitan, dan tak dapat dipisahkan. Ini merupakan kunci utama. Selain memang harus belajar dari kegagalan dalam memulai dunia usaha atau bisnis. Satu usaha penting yang bisa menentukan keberhasilan usaha atau bisnis yang akan kita jalankan, yaitu kerja keras. Maka dari itu, kerja keras merupakan satu hal mutlak yang harus dilakukan dan dibiasakan. Lebih-lebih kerja keras sejak dini. Karena kerja keras sejak dini bisa membuahkan keuntungan kelak dalam hidup (hlm. 202).

Ada beberapa hal yang harus menjadi langkah, patokan, atau komitmen dalam memulai bisnis. Langkah-langkah tersebut yaitu: tetap pada sasaran (fokus), realistis dalam biaya, rekrut orang yang dibutuhkan (bukan orang disuka), dan tahu kapan harus turun jabatan ini demi keberlangsungan perusahaan/ bisnis yang dijalankan (hlm. 280).

Kehadiran buku ini akan mengajak kita untuk melihat masalalu Richard Branson. Secara tegas dia bersyukur tidak belajar di sekolah bisnis. Seandainya dia mengikuti cara-cara konvensional, bisa jadi tak ada Virgin Record atau Vrigin Atlantic menjadi perusahaannya. Banyak sekali prestasi Richard yang berhubungan dengan sikapnya yang mendobrak aturan baku dan membuat versinya sendiri.

Dengan gaya yang akrab dan substansi yang berbobot, Richard ingin berbagi pengetahuan. Dia mengajarkan cara atau seni menjadi seorang yang lebih inovatif, metode memimpin dengan lebih banyak mendengarkan orang lain, cara menikmati pekerjaan, dan banyak hal lain lagi yang bisa membangun bisnis kecil menjadi besar dan bisnis besar semakin maju. Selamat membaca dan mengamalkannya!

* Peresensi adalah Akademisi dan Pecinta Baca Buku Tinggal di Surabaya.

Tulisan ini bisa dibaca di: Kabar Probolinggo. Rabu, 18 Maret 2015 Strategi Berbisnis versi Richard Branson oleh Junaidi Khab. Semoga memberi manfaat bagi kita semua. Amin.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: