Menjadi Sarjana yang Siap Kerja

Radar Madura-Jawa Pos: Minggu, 08 Maret 2015

How to Become a Great Freshgraduate (Junaidi Khab)

How to Become a Great Freshgraduate (Junaidi Khab)

Judul               : How to Become a Great Freshgraduate

Penulis             : Ardiningtiyas Pitaloka & Andin Andiyasari

Penerbit           : Metagraf (PT Tiga Serangkai)

Cetakan           : I, September 2014

Tebal               : vi, 338 hlm.; 19 cm

ISBN               : 978-602-257-382-1

Peresensi         : Junaidi Khab*

Secara umum, menjadi mahasiswa dihadapkan dengan banyak persoalan, lebih-lebih kegalauan yang sering melanda. Mulai dari urusan pacar, keuangan, kuliah, organisasi, dan harapan setelah lulus, alias menjadi sarjana. Hal yang sangat meresahkan bagi mahasiswa yaitu ketika mereka lulus. Jika tidak melanjutkan kuliah ke jenjang yang lebih tinggi lagi, secara otomatis harus bekerja. Jika mereka tidak mendapat pekerjaan, mereka menjadi pengangguran. Pengangguran inilah yang menjadi kegundahan mahasiswa setelah menjadi sarjana.

Mereka sulit menemukan profesi pekerjaan yang cocok bagi dirinya. Sehingga, akibat ketidakcocokan profesi pekerjaan, menyebabkan mereka menjadi pengangguran. Menghadapi keadaan demikian, mahasiswa harus menyiapkan segala sesuatunya di saat-saat sudah mendekati kelulusan dan setelah menjadi sarjana agar jalan hidupnya tidak bimbang, galau, dan tak tentu arahnya. Di sini sangat penting suatu rencana dan pengorganisasian rencana tersebut (hlm. 4). Setidaknya, para sarjana tidak menganggur dengan predikat akademisi dari suatu perguruan tinggi yang tercantum dalam ijazahnya.

Buku ini hadir di tengah-tengah kita sebagai jalan terang bagi mahasiswa yang sudah hampir lulus atau mahasiswa yang sudah siap menjadi sarjana agar tidak menjadi intelektual yang menganggur di lingkungan masyarakat. Ada beberapa langkah yang harus dilakukan oleh para mahasiswa sebagai persiapan kelak ketika lulus menjadi sarjana. Langkah-langkah tersebut merupakan jalan terang untuk sukses dan mengurangi angka pengangguran di kalangan para sarjana.

Langkah-langkah tersebut secara umum dibagi menjadi empat bagian. Pertama, kompetensi; yang meliputi perencanaan dan pengorganisasian, inisiatif, komitmen, tim kerja, fleksibilitas, komunikasi yang efektif, dan membangun relasi. Kedua, perbaikan dan tantangan; yang meliputi perbaikan diri sendiri dan tantangan diri sendiri. Ketiga, tips; yang meliputi kreatif, aktif, dan tidak mengeluh. Keempat, introspeksi diri tentang apa yang telah kita pelajari. Empat langkah tersebut harus menjadi target mahasiswa dan para sarjana guna menjamin masa depannya agar sukses dan tidak menganggur serta tidak menyia-nyiakan kesempatan.

Productivity is being able to do things that you were never able to do before” (Franz Kafka). Suatu hal yang harus kita ingat, yaitu antara produktif dan sibuk. Sebagian besar orang lebih memilih mengatakan sibuk untuk menjelaskan aktivitas-aktivitas tidak penting yang sedang dikerjakan. Orang sibuk sering kali berusaha mengisi waktu dengan aktivitas yang tidak perlu atau tidak terkait dengan tujuannya. Orang yang sibuk, sering kali tidak punya prioritas. Orang produktif adalah orang yang berhasil menyelesaikan prioritasnya di hari itu. Orang yang berhasil adalah orang yang produktif, bukan semata-mata sibuk (hlm. 14).

Begitulah kiranya sikap dan sifat para mahasiswa yang akan lulus atau mereka yang sudah menjadi sarjana melalui buku molek ini. Mereka harus produktif, yaitu sebisa mungkin menghasilkan produk dengan memanfaatkan waktu seefisien mungkin. Bukan sibuk tanpa menghasilkan sesuatu. Orang yang sibuk belum tentu produktif, begitu pula orang yang produktif belum tentu sibuk.

Namun tidak cukup jika hanya kita produktif. Di sisi lain dari produktivitas yang kita tekuni juga harus mampu membangun relasi dengan banyak orang. Kita harus menyadari bahwa manusia merupakan makhluk sosial yang saling membutuhkan satu sama lain. Ketentuan demikian tidak bisa kita hindari. Jika kita menghindari, alias tidak bersosial, tidak berinteraksi, dan tidak memiliki relasi, maka produktivitas yang kita miliki akan sia-sia pula. Maka dari itu, sebuah relasi dengan orang lain harus dibangun sekuat mungkin demi kesinambungan produktivitas yang kita miliki (hlm. 148).

Kehadiran buku ini akan memberikan motivasi dan beberapa strategi yang harus dilakukan oleh para mahasiswa agar menjadi lulusan atau sarjana gemilang yang siap terjun di dunia kerja, atau terjun langsung ke dalam lingkungan masyarakat. Meskipun terjun ke dalam masyarakat, di sana akan mampu berkreasi dan produktif. Buku inilah yang akan memandu untuk menemukan jalannya. Mari kita mulai dari saat ini, jangan sampai ada label sarjana pengangguran! Semoga.

* Peresensi adalah Pecinta Baca Buku Asal Sumenep, Tinggal di Surabaya.

Biodata Penulis:

Bisa dinikmati di: Radar Madura atau Radar Madura-Jawa Pos, 08 Maret 2015 Menjadi Mahasiswa yang Siap Kerja oleh Junaidi Khab. Semoga bermanfaat bagi kita semua. Amin.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: