Bagaimana Cara Kita Mencintai Indonesia?

Kabar Probolinggi: Senin, 16 Maret 2015

Bagaimana Cara Kita Mencintai Indonesia? (Junaidi Khab)

Bagaimana Cara Kita Mencintai Indonesia? (Junaidi Khab)

Judul               : How to Love Indonesia

Penulis             : Duma M. Sembiring

Penerbit           : Mitamind (PT Tiga Serangkai)

Cetakan           : I, November 2014

Tebal               : vi, 274 hlm.; 20 cm

ISBN               : 978-979-045-774-4

Peresensi         : Junaidi Khab*

Semangat nasionalisme, alias cinta tanah air Indonesia harus tertanam kuat di hati segenap bangsa Indonesia. Kita ini termasuk bangsa Indonesia. Salah satu alasan nasionalisme harus menjadi prioritas dan tertanam kuat, yaitu agar Indonesia maju dan tak mudah dikuasai oleh negera lain. Ada banyak cara kita dalam mencintai Indonesia.

Kehadiran novel “How to Love Indonesia” ini merupakan salah satu karya fiksi yang mencoba untuk membangkitkan semangat nasionalisme dari sisi yang berbeda. Karena banyak cara yang kita tunjukkan sebagai bentuk terhadap kecintaan pada Indonesia, kenyataannya hal tersebut hanya koar-koar saja, tak ada bukti dan realisasi. Mencintai Indonesia hakikatnya memberikan apa yang terbaik bagi negara yang berbentuk nusantara ini.

Kita perlu merenungi apa yang dikatakan oleh John F. Kennedy. Dia pernah mengatakan bahwa kita jangan menanyakan apa yang negara berikan, tapi tanyakan apa yang telah kita berikan kepada negara (hlm. 75). Kadang banyak yang acuh tak acuh karena mereka merasa tak dihargai oleh negara atau pemimpin negeri ini. Padahal mereka tak pernah mencintai Indonesia atau negara ini sepenuh hati.

Satu di antara banyak cara mencintai Indonesia yang dimulai dan disadari dari diri kita masing-masing yaitu membuang sampah pada tempatnya. Bagaimana bisa membuang sampah pada tempatnya termasuk bagian dari cinta tanah air Indonesia? Tentu bisa, jika kita membuang sampah sembarangan akan banyak saluran air yang tersumbat oleh sampah. Jika sudah demikian, Indonesia seakan lautan sampah dengan banjir yang terus terjadi di setiap tahun. Selain itu, mentaati segala peraturan resmi pemerintah, seperti mematuhi lampu lalu lintas (hlm. 131).

Membaca novel ini seakan-akan penulis mengajak kita untuk membaca diri sendiri, menyadari aktivitas/perilaku sehari-hari, dan membentuk jiwa nasionalisme dalam semangat keindonesiaan. Melalui karya ini, kita akan menyadari hakikat mencintai Indonesia. Bukan dari hal-hal yang spektakuler, tapi dari hal-hal sederhana yang harus dimulai dari diri sendiri kita masing-masing. Mari bangun Indonesia dengan mencintainya sepenuh hati, yaitu kesadaran untuk berbuat yang terbaik untuk Indonesia.

* Peresensi adalah Pecinta Baca Buku Asal Sumenep, Tinggal di Surabaya.

Bisa dinikmati di: Kabar Probolinggo, Senin, 16 Maret 2015 Bagaimana Cara Kita Mencintai Indonesia Oleh Junaidi Khab. Semoga bermanfaat bagi kita semua. Amin.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: