Senjata Ampuh Warga NU

Dalil-Dalil Praktis Amaliah Nahdliyah Ayat dan Hadits Seputar Amaliah Warga NU (Junaidi Khab)

Dalil-Dalil Praktis Amaliah Nahdliyah Ayat dan Hadits Seputar Amaliah Warga NU (Junaidi Khab)

Judul               : Dalil-Dalil Praktis Amaliah Nahdliyah Ayat dan Hadits Pilihan Seputar Amaliah Warga NU

Penulis             : KH. Marzuqi Mustamar

Penerbit           : Muara Progresif

Cetakan           : I, Maret 2014

Tebal               : xi + 229 hal. 14,5 x 21 cm

ISBN               : 978-602-14738-2-5

Peresensi         : Junaidi Khab*

Warga Nahdliyyin atau Nahdlatul Ulama (NU) sering mendapat kecaman dan tuduhan-tuduhan yang dianggap menyimpang dari ajaran agama Islam, utamanya sunnah Rasul. Tak heran jika warga Nahdliyyin banyak yang dikecam sebagai ahli bid’ah karena aktivitas sehari-harinya jauh dari apa yang dicontohkan oleh nabi Muhammad Saw. Menghadapi fenomena demikian, tentu warga Nahdliyyin yang awam tentang dalil-dalil dan hujjah yang kuat tentang aktivitasnya akan mudah goyah oleh tuduhan-tuduhan tersebut.

Kehadiran buku yang berjudul “Dalil-Dalil Praktis Amaliah Nahdliyah Ayat dan Hadits Pilihan Seputar Amaliah Warga NU” yang ditulis oleh KH. Marzuqi Mustamar ini akan mencoba untuk meneguhkan kegoyahan tersebut. Ada beberapa ayat dan hadits tentang yang disajikan untuk menguatkan amaliyah-amaliyah yang cenderung dilakukan oleh warga Nahdliyyin. Dalili-dalil tersebut akan menjadi senjata ampuh warga NU. Misalkan ayat tentang keutamaan al-Quran, surat-surat, dan ayat-ayat tertentu, serta tentang keutamaan bershalawat kepada nabi Muhammad Saw.

Diriwayatkan dari Aus bin Aus Ra. bahwa Rasulullah Saw. bersabda: “Sesungguhnya hari yang paling utama adalah hari Jumat. Maka perbanyaklah bershalawat kepadaku.” Para sahabat bertanya: “Bagaimana shalawat kami bisa sampai kepada anda, sementara (jasadamu) telah hancur?” Rasulullah Saw. menjawab: “Sesungguhnya Allah mengharamkan pada tanah untuk memakan jasad para Nabi.” (HR. Abu Dawud, dengan sanad shahih) (hlm. 16).

Hadits tersebut merupakan sebuah dalil tentang keutamaan membaca shalawat bagi nabi Muhammad Saw. Namun, secara khusus membaca shalawat yaitu diutamakan pada hari Jumat. Sejatinya, melalui hadits tersebut Marzuqi Mustamar ingin mengatakan bahwa membaca shalawat bagi nabi Muhammad Saw. bukan bid’ah, sebagaimana telah banyak dilakukan oleh warga Nahdliyyin di nusantara ini. Selain itu, membaca shalawat atas nabi Muhammad Saw. tak akan memberikan kerugian bagi pembaca ataupun bagi pendengarnya.

Ada hal yang disayangkan dalam buku, yaitu setiap dalil-dalil yang diungkap mengenai suatu amaliyah masih minim penjelasan. Dengan mudah dan gamblang seakan pembaca dianggap pandai dan cerdas semua, dalil-dalil itu disodorkan dengan artinya begitu saja. Setidaknya ada semacam penjelasan sebagai pendahuluaan terlebih dahulu, atau uraian dari dalil-dalil tersebut untuk lebih memantapkan para pembaca mengenai keabsahan dan kerasionalitasan dalil tersebut.

Tapi, dengan kehadiaran buku ini, para pembaca (termasuk warga Nahdliyyin) tidak usah khawatir dengan problematika tersebut. Karena dalili-dalil tersebut mudah untuk dipahami dan dicerna oleh para pembaca. Termasuk uraian tentang wiridan menggunakan jari, kerikil, atau tasbih. Nabi Muhammad Saw. pernah memerintahkan para wanita untuk menjaga dizikir dengan takbir, taqdis (mensucikan Allah) dan tahlil dengan menggunakan jari-jari. Sebab jari-jari tersebut akan ditanya dan diajak bicara di akhirat (hlm. 117). Selain itu pula, Abu Hurairah memilih benang dengan 1000 ikatan. Beliau tidak tidur hingga selesai membaca tasbihnya (hlm. 118).

Rangkaian buku ini hadir sebagai upaya memberikan pedoman dan sebagai senjata ampuh kepada para warga NU tentang aktivitas keagamaannya yang sering mendapat tuduhan bid’ah, sesat, dan bahkan kafir. Dalil-dalil dalam buku ini yang berupa ayat-ayat al-Quran dan hadits dapat dipertanggungjawabkan kebenaran dan keshahihannya. Sudah saatnya warga NU memiliki buku ini sebagai pedoman di saat menghadapi berbagai tuduhan yang tak sepantasnya itu. Dengan dalil-dalil dalam buku ini, warga Nahdliyyin bisa memberikan penjelasan atau hujjah mengenai aktivitasnya yang dianggap bid’ah dan sesat dengan tegas, lugas, dan tanpa harus ragu lagi.

* Peresensi adalah Pecinta Baca Buku Tinggal di Surabaya.

One Response to Senjata Ampuh Warga NU

  1. Pingback: Harga Buku | junaidikhab

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: