Kota Rawa

Jawa Pos: Minggu, 25 Mei 2014

Oleh: Raudal Tanjung Banua

Kota Rawa

Kota Rawa

DI dunia yang diliputi bintang khayal, kabut imajinasi, nama-nama dan impian, tak semua kenyataan lahir dari bayangan, sebagaimana tak semua bayangan lahir dari kenyataan. Kita hidup di dunia ketiga dari matahari1, demikian Bob Perelman dalam sebaris sajak yang tak kepalang menghentak.

Entah kenapa, ia meletakkan khayalku di antara malaikat dan kurcaci. Nomor tiga. Kita bisa saja menghitungnya dari Merkurius, di mana bumi memang terletak di urutan ketiga dari matahari. Tapi sejak bertahun-tahun lalu, orang-orang dari negara maju menganggap dunia ketiga itu identik dengan kemiskinan, dunia sedang berkembang. Jadi antara sebutan dan kenyataan bisa berbeda, kadang tak terduga. Read more of this post

Advertisements

Pulau Anjing

Riau Pos: Ahad, 13 Juli 2014

Pulau Anjing

Pulau Anjing

Bagaimana Atah Bahar mau percaya dengan apa yang dikatakan Abu anaknya. Sesuatu hal yang tak mungkin masuk di akalnya. Sudah berkepala tiga ia tinggal di Pulau ini, tapi tak pernah sekali pun ia melihat seekor anjing. Apakah itu anjing liar maupun yang dipelihara. Penduduk di pulaunya semua beragama Islam. Dan ajaran Islam melarang untuk sedapat mungkin tidak memelihara anjing. Itulah alasan kuat sehingga tak ada satu orang pun penduduk di pulau ini memelihara anjing. Memang pernah satu kali Atah Bahar berniat ingin memelihara anjing, tapi keinginan ini dilarang keras istrinya. Read more of this post

World Music Beraroma Terasi Belacan

Riau Pos: Ahad, 13 Juli 2014

World Music Beraroma Terasi Belacan

World Music Beraroma Terasi Belacan

Ketika manusia tiba pada pencapaian puncaknya terhadap sesuatu, maka setelahnya adalah inovasi. Rasa ingin lebih dari sebelumnya bersanding dengan insting kreatif. Hal ini niscaya dimiliki setiap insan yang diwujudkan dalam kalimat “tak pernah berpuas diri”. Kata “kreatif” memang selalu identik dengan orang yang bersinggungan dengan dunia seni, namun tidak tertutup kemungkinan unsur  kreatif dapat ditemukan di mana saja, ada di setiap sisi kehidupan manusia. Read more of this post

%d bloggers like this: