Panduan Praktis untuk Prosesi Melahirkan

ESQ News: Senin, 14 April 2014

Cover Askeb II Persalinan (Junaidi Khab)

Cover Askeb II Persalinan (Junaidi Khab)

Judul               : Askeb II Kebidanan

Penulis             : Ina Kuswanti, S.Si.T, M.Kes. dan Fitria Melina, SST, M.Kes.

Penerbit           :Pustaka Pelajar

Cetakan           : I, Februari 2014

Tebal               : 152halaman

ISBN               : 978-602-229-293-7

Peresensi         : Junaidi Khab*

Persalinan (proses melahirkan) merupakan hal yang ditunggu-tunggu oleh para ibu hamil, meski dalam keadaan tak nyaman dan penuh debaran. Detik-detika itu merupakan proses akhir dari masa kandungan secara normal atau alami, bukan aborsi. Mengetahui proses dan cara dalam persalinan merupakan hal penting yang perlu diperhatikan, baik oleh para bidan, calon bidan, dokter, dan paling utamanya para kaum ibu, agar memiliki bekal atau modal sebagai persiapan kelak ketika akan melahirkan.

Dengan modal pengetahuan tentang tatacara dan proses melahirkan (persalinan) itulah, mental ibu yang sedang hamil akan lebih matang, dan para bidan dengan mudah memulai prosesi kelahiran si jabang bayi dalam kandungan ibunya. Tentunya hal tersebut butuh semacam panduan atau konseling tambahan mengenai tatacara dan proses persalinan yang baik dan bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Kehadiran buku ini di hadapan para pembaca budiman sebagai upaya untuk memandu para bidan, calon bidan, dokter, dan para kaum ibu agar memiliki pemahaman dan pengetahuan tentang tatacara dan proses melahirkan yang baik dan aman. Karena kadang-kadang melahirkan itu membutuhkan tenaga ekstra agar tidak membahayakan si jabang bayi maupun bagi ibu yang akan melahirkannya.

Misalkan hal yang perlu diketahui oleh para ibu hamil, bidan, calon bidan, dan dokter yaitu tentang tahapan persalinan. Dalam hal ini ada empat kala/tahapan yang kiranya perlu dipahami, yaitu; kala pembukaan, pengeluaran, uri, dan kala uri. Begitu pula tentang asuhan persalinan bagi ibu yang sedang hamil, karena ini sangat membantu dalam memberikan dukungan baik secara fisik, emosional, dan mental saat melahirkan. Selain itu, ada tanda-tanda persalinan yang juga sangat perlu diketahui lebih mendalam. Itu semua dilakukan agar dalam proses persalinan atau melahirkan bisa berjalan dengan baik dan lancar (hlm. 5-9).

Proses melahirkan harus mempertaruhkan nyawa dan jiwa seorang ibu. Jika antaran ibu yang hamil, bidan, dan pengasuh (pendamping) tidak tahu dan tak memahami metode-metode yang tepat saat prosesi persalinan, nyawa seorang ibu yang akan menjadi taruhannya. Tak heran bila dalam ajaran agama Islam, seorang ibu yang mati saat melahirkan dikategorikan mati syahid, itu tak lain karena perjuangannya. Maka dari itu, meski syahid dikehendaki, namun bayi tanpa seorang ibu juga kurang dikehendaki.

Namun sungguh sangat ironis buku ini hadir di tengah-tengah kita saat seorang bidan dan mahasiswa tahu tentang prosesi persalinan, seakan-akan buku ini hanya disajikan untuk mereka saja. Padahal tidak hanya mereka yang mesti tahu dan paham tentang prosesi persalinan. Masih ada ibu-ibu yang menjadi objek materi ini juga harus mengetahui dan memahami prosedur dan tatacara melahirkan. Yang mana tujuan tersebut agar ibu-ibu yang kelak akan melahirkan tidak begitu sulit dan bingung dengan keadaan yang dihadapinya.

Namun, tak usah ragu lagi, sajian tentang persalinan ini hakikatnya bagi pembaca, baik itu bidan, mahasiswa, dokter, dan ibu-ibu. Ada hal yang sangat urgen diketahui yaitu tugas pokok asuhan (pendampingan) di saat seorang ibu akan melahirkan. Yaitu ada dukungan dari keluarga, dukungan psikologi, membantu memilihkan posisi, cara meneran (mengejan), dan pemberian nutrisi. Tidak hanya itu, posisi meneran juga sangat dibutuhkan guna tidak menyebabkan infeksi dan hal-hal lain yang membahayakan ibu yang melahirkan. Misalkan mengmbil posisi duduk atau setengah duduk, merangkak, dan berbaring miring ke kiri (hlm. 81).

Melihat prosesi persalinan yang baik, aman, nyaman, dan sesuai prosedur sangat dibutuhkan, maka buku ini hadir dengan sajian menu tentang persalinan. Para mahasiswa calon tenaga ahli kebidanan/kesehatan, bidan, dokter, dan para ibu-ibu dituntut untuk benar-benar memiliki persiapan yang baik. Para calon bidan, bidan, dan dokter harus menguasai bidang keahliannya sebelum mereka terlibat dalam praktik nyata dalam prosesi persalinan.

Selain itu, buku ini hadir sebagai upaya untuk mempermudah para mahasiswa (kebidanan) serta praktisi kesehatan dalam mempelajari, memahami serta mengaplikasikan teori dalam bentuk nyata praktik kebidanan. Di dalamnya disajikan secara sitematis materi-materi pokok dalam pengajaran tentang pengasuhan kebidanan seperti; konsep dasar asuhan kebidanan, faktor-faktor yang memengaruhi persalinan, kebutuhan dasar selama persalinan, dan hingga deteksi komplikasi dan penyulit persalinan. Sebenarnya bukan hanya bagi para mahasiswa kebidanan, dosen, praktisi kebidanan, tenaga kesehatan, dan dokter yang wajib memahami dan mengetahui prosesi persalinan, tetapi juga bagi para kaum ibu yang nanti menjadi objek dari buku ini. Selamat membaca dan mengamalkan!

* Peresensi adalah Mahasiswa Jurusan Sastra Inggris Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Sunan Ampel Surabaya.

E-Mail                         : john_gapura@yahoo.com

http://esq-news.com/2014/berita/04/14/panduan-praktis-untuk-prosesi-melahirkan.html

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: