Menjadi Orang Kaya dan Hidup Bahagia

Era madina: Kamis, 13 Maret 2014

Cover Jangan Mati sebelum Kaya Jurus-Jurus Sakti Cepat Kaya yang Bahagia (Junaidi Khab)

Cover Jangan Mati sebelum Kaya Jurus-Jurus Sakti Cepat Kaya yang Bahagia (Junaidi Khab)

Judul               : Jangan Mati sebelum Kaya Jurus-Jurus Sakti Cepat Kaya dan Sukses yang Bahagia

Editor              : Risdian Mulya

Penerbit           :DIVA Press

Cetakan           : I, Desember 2013

Tebal               : 220Halaman

ISBN               : 978-602-255-390-8

Peresensi         : Junaidi Khab*

Manusia hidup selalu dibayangi oleh kekayaan. Setiap hari tentu yang terbesit dalam pikirannya mereka ingin menjadi orang yang kaya raya. Dengan kekayaan yang mereka miliki ingin menguasai segala hasrat yang menjadi tumbuh dalam nalurinya. Segala keinginannya akan dipenuhi dengan kakayaan itu. Sudah banyak orang yang sukses dan kaya raya dengan uang melimpah, rumah, dan mobil mewah. Namun, meskipun kekayaan bisa mereka dapat, tetapi mereka masih merasa ada yang kurang, hidupnya tidak bisa bahagia walau harta kekyaan sudah diperoleh. Di sinilah kekayaan mulai berkurang manfaat dan nilainya.

Kehadiran buku yang berjudul Jangan Mati sebelum Kaya merupakan sebuah solusi dan jalan alternatif bagi kita semua untuk menjadi kaya raya dengan penuh kebahagiaan di balik kekayaan yang kita miliki. Namun sebelumnya kita pahami terlebih dahulu seperti apa itu kaya?

Menurut pribadi PNS, orang kaya itu bergelimang harta, punya mobil alphard, kerja santai, dan tidak dipecat. Berbeda dengan pendapat para pengangguran bahwa orang kaya itu selalu leyeh-leyeh di rumah tapi uang datang dengan sendirinya. Namun, menurut seniman dan owner perusahaan kaya itu orang yang punya banyak waktu, sehingga ia bekerja setiap saat. Suka-suka dia dan tidak ada sesuatu yang bisa mengganggunya (Hal. 12).

Begitu kiranya gambaran kaya menurut perspektif masing-masing individu yang berbeda sedikit jauh namun hampir mirip. Tetapi pada hakikatnya, kaya itu menjadi dambaan setiap orang. Yaitu hidup penuh dengan harta melimpah dengan segala kebutuhan bisa dipenuhi secara mudah. Dari kekayaan tersebut, selain bisa memenuhi kebutuhan hidup, kita juga berharap bisa membangun jiwa-jiwa yang rapuh agar menjadi utuh penuh dengan kebahagiaan. Namun terkadang kaya itu jauh dari bahagia.

Maka dari itu, untuk bisa menjadi orang kaya-raya dengan penuh kebahagiaan kita harus mampu menemukan kunci-kunci dan pintunya. Jika kita sudah mendapatkan kunci itu, kita hanya tinggal membuka pintu tersebut. Salah satu kunci menjadi orang kaya-raya yang bergelimangan harta dan kebahagiaan yaitu ketika kita telah menjadi kaya raya harus mampu bersyukur atas segala nikmat yang dianugerahkan kepada kita oleh Tuhan yang Mahakaya (Hal. 45).

Secara umum penyajian buku ini tidak memberikan suatu pekerjaan nyata untuk menjadi orang kaya, namun hanya sebatas usaha dan kajian teoritis untuk menjadi orang kaya-raya yang penuh kebahagiaan. Seakan-akan pembaca dihipnotis agar semangat untuk bekerja sehingga menjadi kaya dan bahagia sebelum mati. Tetapi untuk menemukan titik temunya kita harus mampu menyerap makna yang disampaikan di dalam buku ini. Lalu kita amalkan sesuai dengan pekerjaan kita masing-masing dalam menempuh perjalanan menjadi orang kaya, tentunya harus bekerja penuh semangat dan ikhtiar.

Tak ada pekerjaan atau suatu profesi dalam buku ini untuk menjadi kaya dan bahagia, kita harus berjalan di atas kaki masing-masing dengan terus bekerja. Namun meskipun demikian, logika dan kajian teoritisnya perlu diacungi jempol. Menjadi orang kaya yang bahagia sebelum mati itu mudah, salah satunya menjadi penguasa ibadah, baik ibadah kepada Tuhan (secara vertikal) maupun manusia (secara horizontal) dengan sebaik dan seshalih mungkin (Hal. 126).

Di sini letak motivasi yang harus kita bangun. Kita harus melakukan spiritual ketika sudah mempunyai suatu pekerjaan agar jalan menuju kekayaan mudah untuk digapai. Selain itu kita harus menguasai ibadah secara horizontal yaitu menjalin hubungan baik dengan manusia agar rasa cinta, nyaman, dan damai bisa diperoleh ketika berbaur dengan mereka. Anjuran-anjuran dalam buku ini cukup memotivasi agar etos kerja untuk menjadi orang yang sukses, kaya-raya, dan hidup bahagia terus bangkit hingga kita menemukan makna kaya dan kebahagiaan di baliknya.

* Peresensi adalah Wakil Direktur Gerakan UIN Sunan Ampel Menulis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

E-Mail                        : john_gapura@yahoo.com

http://eramadina.com/menjadi-orang-kaya-dan-hidup-bahagia/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: