Mengenal Sejarah Perang dalam Islam

Wasathon: Selasa, 08 April 2014

Cover Perang-Perang dalam Sejarah Islam (Junaidi Khab)

Cover Perang-Perang dalam Sejarah Islam (Junaidi Khab)

Judul               : Perang-Perang Dalam Sejarah Islam

Penulis             : Sitiatava Rizema Putra

Penerbit           :IRCiSoD (DIVA Press)

Cetakan           : I, Februari 2014

Tebal               : 193Halaman

ISBN               : 978-602-7968-45-5

Peresensi         : Junaidi Khab*

Pada zaman dahulu, perang merupakan sebuah tradisi yang mesti dipelajari dengan serius mengenai strategi dan cara-cara untuk menaklukkan lawan. Salah dalam mengatur strategi dan posisi untuk menghadapi lawan, maka kekalahan yang akan terjadi. Perang ibaratnya bermain sepakbola di lapangan luas. Pada masa Rasulullah Saw. juga merupakan salah satu masa yang hidup dengan peperangan.

Peperangan melawan kaum kafir Quraisy yang terjadi pada masa Rasulullah Saw. tidak serta merta dimenangkan oleh kalangan Islam. Salah dalam mengatur strategi atau strategi sudah terencana dengan baik, namun tidak dilaksanakan oleh para prajurit, maka kekalahan yang akan mengintai, baik dari depan maupun dari belakang. Ada banyak perang yang terjadi selama pergolakan dan penyebaran agama Islam di dunia. Namun, tidak semua orang tahu tentang perang-perang yang terjadi pada masa itu dan strategi yang digunakannya.

Kehadiran buku yang berjudul Perang-Perang Dalam Sejarah Islam ini merupakan salah satu referensi dan pedoman untuk mengenal perang-perang dalam sejarah Islam dan strategi yang digunakan dalam perang tersebut. Dari pemaparan tentang kisah perang-perang dalam sejarah Islam ini, kita akan mendapatkan berbagai pelajaran mengenai strategi berperang yang baik agar menemukan cahaya kemenangan di akhir perang.

Salah satu prang yang kemenangan berada di pihak Islam yaitu perang Badar. Perang badar terjadi pada 17 Maret 624 Masehi atau 17 Ramadhan 2 Hijriyah. Pasukan kecil kaum muslimin hanya berjumlah 313 orang (dalam sumber lain disebutkan 314 orang), bertempur menghadapi pasukan kaum kafir Quraisy berjumlah 1.000 orang. Setelah bertempur habis-habisan, ternyata umat Islam berhasil memukul mundur pasukan Quraisy yang berjumlah 1.000 orang tersebut (hlm.11-12).

Secara logika dan menurut perkiraan akal sehat, peperangan dalam perang Badar tersebut mustahil dimenangkan oleh pihak Islam yang hanya berjumlah satu pertiga dari orang kafir Quraisy. Namun kenyataannya, pihak muslim yang hanya berjumlah 313 orang itu mampu memenangkan dalam pertempuran perang Badar. Suatu keberhasilan yang gemilang pada masa Rasulullah Saw. setelah hijrah dari Makkah ke madinah, yaitu pada masa awal Islam mengalami penyebaran di tanah Arab.

Selain itu, pihak Islam tidak selalu dalam kemenangan saat melakukan peperangan. Pada perang Uhud, pihak kafir Quraisy berjumlah sekitar 3.000 pasukan. Mereka memiliki 200 pasukan berkuda dan 700 pasukan berbaju besi. Sedangkan pasukan Islam hanya berjumlah sekitar 1.000 pasukan. Namun, saat hampir sampai di daerah gunung Uhud, jumlah mereka berkurang menjadi 700 pasukan. Hal karena ulah Abdullah bin Ubay yang memengaruhi sebagian pasukan Islam. Sebenarnya, pada awal mula peperangan pihak Islam sudah hampir meraih kemenangan, tapi karena kesalahan strategi, mereka kalah dalam peperangan Uhud (hlm. 35).

Kekalahan dalam perang Uhud tidak secara liar menyalahkan Abdullah bin Ubay, tapi pada saat pasukan pemanah di atas bukit Uhud berhasil menaklukkan dan memukul mundur pasukan kaum kafir Quraisy, mereka semua turun dari lereng gunungn. Sehingga posisi pemanah diganti oleha kaum kafir Quraisy. Sehingga umat Islam mudah dikalahkan oleh pasukan pemanah kaum kafir Quraisy yang mengganti posisi strategisnya.

Dari dua kisah peperangan dalam sejarah Islam tersebut, ada beberapa pelajaran yang mesti kita ketahui bersama. Dalam prang Badar, pasukan Islam dengan kekuatan kecil berhasil mengalahkan pasukan yang lebih besar. Hal ini tidak masuk akal. Pada perang Uhud, pasukan Islam dengan jumlah kecil pula mengalami kekalahan. Ini yang masuk akal. Namun, satu hal yang perlu diingat, selain memang mendapat pertologan dari Allah Swt. umat Rasulullah mengatur strategi peperangan dengan begitu baik.

Misalkan dalam perang Uhud, strategi umat Islam begitu jitu, yaitu pasukan pemanah berada di puncak Uhud yang memudahkan mereka untuk menghujani kaum kafir Quraisy yang ada di bawah lereng gunung. Namun sayangnya, posisi strategis untuk mengalahkan musuh ditinggalkan oleh mereka. Sehingga mereka kehilangan posisi dan diganti oleh kaum kafir Quraisy. Maka, kekalahan yang terjadi. Jika pada era modern saat ini, strategi berperang di lereng Uhud ini cocok untuk diterapkan dengan baik agar kemenangan selalu menyertai kita. Misalkan untuk melawan imperialisme ekonomi dan politik yang tidak adil yang marak dan gencar-gencarnya pada saat ini.

Dalam buku ini tidak hanya ulasan dan sejarah perang Badar dan perang Uhud. Tapi, ada sekitar sebelas (11) peperangan yang terjadi dalam sejarah Islam. Di antaranya yaitu; perang Khandaq, perang Khaibar, perang Mut’ah, penaklukan kota Makkah, perang Hunain, perang Thaif, perang Tabuk, perang Yamamah, dan perang Salib. Dari kisah perang-perang dalam sejarah Islam tersebut, kita bisa mengambil hikmah, baik di balik kemengangan atau kekalahan pasukan Islam mengenai strategi dan aturan main dalam peperangan yang bisa kita terapkan dalam menghadapi peperangan hidup ini agar terus semangat dan menemukan masa depan yang cerah. Semoga. Selamat membaca!

* Peresensi adalah Mahasiswa Jurusan Sastra Inggris Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sunan Ampel Surabaya.

E-Mail                        : john_gapura@yahoo.com

http://wasathon.com/resensi-/view/2014/04/08/-resensi-buku-mengenal-sejarah-perang-dalam-islam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: