Meneladani Kehidupan Abu bakar

Wasathon: Sabtu, 22 Februari 2014

Kisah Hidup Abu Bakar al-Shiddiq (Junaidi Khab)

Kisah Hidup Abu Bakar al-Shiddiq (Junaidi Khab)

Judul               : Kisah Hidup Abu Bakar al-Shiddiq

Penulis             : Dr. Musthafa Murad

Penerbit           : zaman

Cetakan           : IV, 2013

Tebal               : 312 Halaman

ISBN               : 978-979-024-314-9

Peresensi         : Junaidi Khab*

Kisah hidup Abu Bakar memberikan sisi paradigma yang patut kita teladani. Kemuliaan-kemuliaan yang mengalir dari kepribadiannya merupakan sebuah interupsi bagi umat manusia agar mampu menjadi insan yang penuh kelembutan budi pekerti. Tak ada yang patut diteladani darinya kecuali sebuah kebaikan bagi kehidupan umat manusia. Dari saking mulia watak dan kepribadiannya yang familiar dengan nabi Muhammad Saw. hingga dirinya mendapat julukuan al-shiddiq – orang yang terpercaya. Julukan itu diberikan oleh nabi Muhammad lantaran Abu Bakar sebagai orang dewasa pertama yang meyakini dan membenarkan wahyu yang turun kepada nabi Muhammad.

Sosok Abu Bakar menjadi legenda dalam tatanan kesejarahan perkembangan Islam di muka bumi ini. Perilakunya perlu dijadikan pedoman hidup. Tetapi, kita akan buta dan tidak tahu sikap seperti apa yang dilakukan oleh Abu Bakar sehingga dirinya patut menjadi teladan bagi umat Islam di dunia? Tentunya harus ada sebuah pedoman sebagai penyampai perilah kehidupan Abu Bakar guna kita menemukan titik terangnya tentang kehidupannya.

Melalui kehadiran buku biografi kehidupan Abu Bakar yang ditulis oleh Dr. Musthafa Murad ini, kita bisa menemukan sepakterjang Abu Bakar dalam hidupnya. Mulai dari sebelum menjadi khalifah hingga ia menjadi khalifah pertama dalam kepemimpinan setelah nabi Muhammad Saw. telah wafat.

Disebutkan bahwa Abu Bakar merasa tidak cukup jika hanya beriman. Maka dari itu ia berjuang membantu Rasulullah menyebarkan hidayah sejak hari pertama keislamannya. Abu Bakar merupakan sosok yang akrab, ramah, mudah bergaul, berakhlak mulia, saudagar yang deramawan, dan dicintai kaumnya. Ia sering didatangi para tokoh Quraisy untuk dimintai pendapat tentang berbagai persoalan. Perkumpulan yang diakan olehnya selalu memberikan ketenangan dan kegembiraan (Hal. 27).

Kehadiran kisah Abu Bakar dalam buku ini merupakan suatu ajakan bagi kita semua agar selalu mendahulukan hal-hal yang positif untuk membawa masyarakat pada jalan yang benar. Di balik yang benar itu pasti ada suatu ketenangan dan kegembiraan. Jika di balik itu bukan ketenangan atau kegembiraan, maka jalan itu bisa dikata sesat.

Maka dari itu, karakter Abu Bakar merupakan sebuah cermin kehidupan yang penuh makna dan karakter hidup mulia yang selalu dicari oleh manusia. Jika seseorang bersama orang yang berkarakter, dia akan merasa nyaman dan tenang. Dari itulah, hakikatnya melalui buku ini kita diajak hidup berkarakter sebagaimana yang dicontohkan oleh Abu Bakar dalam perjalanan hidupnya dengan tujuan agar apa yang kita jalani bisa memberi manfaat bagi orang lain.

Abu Bakar pra-kekhalifahan sudah mulia. Begitu jadi seorang pemimpin, yaitu pengganti nabi Muhammad setelah wafat, dia lebih bijak dan adil. Ketika beliau diangkat menjadi khalifah, dirinya mengangkat sayyidina Umar menjadi Qadi. Dari pengangkatan Qadi ini bisa dikatakan sukses karena tak ada satu perkara yang diadukan oleh masyarakat karena suatu kasus. Dari perwujudan keadilan Abu Bakar menyamaratakan pemberian kepada semua orang, dan demi keadilan pula ia rela turun bercampur dengan rakyatnya tanpa merasa hina atau risih (Hal. 148).

Sungguh kebijakan dan keadilan jitu yang diterapkan oleh Abu Bakar. Itu mungkin karena berkat kecerdasannya menguasai berbagai situassi dan keadaan. Sehingga apa yang menjadi pilihannya tepat. Pemimpin cerdas semacam Abu Bakar sangat sulit ditemukan. Maka dari itu, penting kiranya seorang pemimpin harus cerdas dalam menentukan suatu kebijakan dan keadilan bagi penduduknya seperpti apa yang dilakukan oleh Abu Bakar. Berat memang, tapi itu harus menjadi suatu contoh agar seorang pemimpin mampu mengayomi rakyatnya dengan baik dan bijak.

Buku ini layak menjadi suatu pedoman kepemimpinan yang perlu dibaca oleh berbagai kalangan, namun ada hal yang mengganggu saat pembacaan. Dari ulasan dan kajian kesejarahan tentang Abu Bakar memang cukup memukau dengan sifat-sifatnya yang mulia. Namun ulasan dan kilasan di dalam buku ini ada pengulangan cerita dan kalimat yang senada sehingga pembaca merasa dibodohi dengan pengulangan tersebut. Sudah terbaca di depan, di bagian berikutnya masih dibicarakan kembali. Ganjil dan mengganggu pikiran para pembaca tentunya. Seakan kekurangan bahan ulasan yang perlu dibicarakan tentang sayyidina Abu Bakar al-Shiddiq.

Walaupun ulasan bigorafi kehidupan di dalam buku ini tergolong masih tumpang tindih, namun hakikatnya tetap dibutuhkan bagi kita semua untuk dibaca sebagai upaya untuk berbenah diri. Suguhan dan ulasan buku ini menyangkut hari-hari penting yang dilalui oleh Abu Bakar dalam kehidupannya. Penulis menyajikan data historis paling sahih seraya tetap berpedoman pada konsep keadilan para sahabat. Kehadiran buku ini juga mengulas tuntas bigorafi kehidupan Abu Bakar mulai sejak ia beriman, menjadi khalifah, hingga detik-detik kematiannya. Jadi, bigorafi dalam buku tidak total menceritakan kehidupan lhalifah pertama ini mulai sejak kecil. Selamat membaca dan menjadikan cerminan dalam kehidupan kita semua untuk menatap masa depan yang lebih baik dan cerah!

 

* Peresensi adalah Mahasiswa Jurusan Sastra Inggris Fakultas Adab UIN Sunan Ampel Surabaya.

 

<

p style=”text-align:justify;”>Bisa diakses lebih lanjut di: http://wasathon.com/resensi-/view/2014/02/22/-resensi-buku-meneladani-kehidupan-abu-bakar

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: