Kisah Perjuangan Mengejar Cinta

Wasathon: Jumat, 03 Januari 2014

Cover 2 States The Story of My Marriage (Junaidi Khab)

Cover 2 States The Story of My Marriage (Junaidi Khab)

Judul               : 2 States The Story of My Marriage

Penulis             : Chetan Bughat

Penerbit           : Bentang

Cetakan           : I, Oktober 2013

Tebal               : vi + 482 hlm; 20,5 cm

ISBN               : 978-602-7888-78-4

Peresensi         : Junaidi Khab*

Cinta merupakan hakikat perasaan tiap-tiap jiwa yang hidup. Cinta selalu hadir dalam setiap kesempatan. Cinta juga bisa mengantarkan kepada kematian. Namun secara umum, cinta tak lain langkah awal dari perasaan untuk menemukan kunci kebahagiaan hidup dengan yang kita cintai. Maka dari itulah, orang-orang selalu mencari cintanya demi suatu kebahagiaan hidupnya.

Dari cinta itu akan tumbuh besar pohon kehidupan keluarga dari suatu pernikahan. Cinta menjadi fondasi pernikahan dan bahtera keluarga. Kita banyak berharap kebahagiaan-kebahagiaan itu segera mekar. Namun terkadang cinta itu tidak sampai pada pernikahan dan kehidupan dalam rumahtangga. Cinta antara dua insan – lelaki dan perempuan – terkadang harus tersangkut oleh perbedaan ras, etnis, adat, budaya, dan latar belakang. Selain itu pula, terkadang orang tua kita yang memiliki pendapat berseberangan dengan cinta kita. Perjalanan cinta tidak akan mulus dan lancar jika demikian yang terjadi. Sehingga cinta harus kandas dan berpindah pada pasangan lain.

Buku “2 States The Story of My Marriage” ini merupakan sebuah kisah cinta dan pernikahan yang terlarang. Pelarangan itu berdasarkan pada perbedaan ras, adat, budaya, dan lebih-lebih klan antara pihak lelaki dengan perempuan. Bahkan, dalam buku ini dua insan yang saling bercinta itu selain beda dalam adat, tradisi, dan budaya, juga berbeda dalam hal negara – India Selatan dan India Utara.

Jika cinta yang sudah dibina menghadapi persoalan lain terkait dengan tradisi masing-masing insan yang bercinta, maka tidak boleh tidak cinta itu akan kandas akibat fanatisme terhadapa tradisi klan mereka masing-masing. Namun dengan usaha yang sungguh-sungguh, Krish mencoba untuk mewujudkan cintanya menjadi sebuah keluarga yang utuh dengan kekasihnya – Ananya – meski berasal dari klan dan tradisi yang jauh berbeda. Sehingga ia banyak berkonsultasi perihal kemelut hidupnya kepada Guruji untuk menemukan jalan keluar (Hal. 286).

Begitulah usaha Krish guna menemukan jalan keluar untuk menuju cintanya yang berada di balik tembok tradisi tinggi, besar, dan kokoh itu. Dirinya sebagai klan Punjabi dalam tradisinya harus menikah dengan klan Punjabi juga. Namun, Krish menemukan cintanya dari klan Tamil. Di sini jiwanya sudah mulai terombang-ambing oleh situasi dan keadaan untuk menemukan jalan keluar menuju cintanya itu. Perjuangan melawan tradisi harus menjadi semangat jiwanya.

Tentu, kisah cinta Krish yang berasal dari klan Punjabi dan Ananya yang berasal dari klan Tamil mendapat tentangan yang cukup keras dari keluarganya masing-masing. Konflik dalam keluarga tidak dapat dielakkan lagi. Krish dengan orang tuanya sampai terjadi konflik fisik demi pempertaruhkan dan memperjuangkan cintanya. Krish mencoba untuk menceritakan cintanya kepada ayahnya. Saat ayahnya tahu bahwa kekasihnya itu dari klan Tamil, ia gusar tak terhingga. Ia melarang Krish menikah dengan klan Tamil. Konflik dalam keluarga pun terjadi antara anak, ayah, dan ibu. Itulah hempasan ombak dan batu karang yang mesti dilalui oleh Krish demi mempertahankan cintanya (Hal. 289).

Betapa gigihnya Krish demi rasa cintanya yang tergambar di hadapannya – masa depan yang cerah dan bahagia – hidup satu atap dengan Ananya yang berasal dari klan Punjabi. Perjuangannya ternyata tidak sia-sia menghadapi tradisi orang-orang Tamil yang berbeda dengan tradisi klannya sendiri. Ia berhasil meyakinkan orang tuanya masing-masing sehingga pernikahan yang awalnya terlarang kini bisa dilewati oleh Krish dan Ananya sebagai istrinya dari klan dan tradisi yang berbeda. Mengagumkan!

Sayangnya, buku ini hanya berupa terjemahan, tepatnya tentang kehidupan orang India yang sulit kita pahami jika kita tidak jeli dalam melihat dan memperhatikan kata-kata dan alur ceritanya secara saksama. Maka dari itu, sedikit-banyak kita harus memiliki gambaran tentang kehidupan orang India, misalkan dari film-filmnya yang pernah tayang seperti “3 Idiots” yang juga karya Chetan Bughat.

Bagaimanapun juga, kisah tentang perjuangan cinta Krish dengan Ananya dalam buku ini cukup memberikan semangat dalam menjalin hubungan percintaan untuk mencapai bahtera rumahtangga yang bahagia penuh dengan cinta. Sebuah perjuangan harus kita tanamkan guna menaklukkan fanatisme yang berlebihan terhadap suatu tradisi yang berseberangan demi mewujudkan suatu cinta dan kebahagiaan dalam rumahtangga. Keberhasilan perjuangan Krish ini yang patut kita tiru dengan keterbukaan orang tuanya dalam menerima lain klannya menjadi bagian dari keluarga besarnya.

Kehadiran buku ini akan memberikan suatu teladan untuk kita tiru bahwa klan, tradisi, budaya, adat, dan latar belakang tidak bisa menghalangi cinta dua anak adam yang saling menaruh kasih sayang dalam satu agama. Perbedaan ras, etnik, tradisi, budaya, dan kasta dalam kekeluargaan tidak bisa menjadi penyebab sebuah cinta harus kehilangan bahtera kehidupannya. Fanatisme terhadap tradisi, budaya, atau adat jangan sampai mengahalangi suatu cinta dua anak adam jika sekiranya bisa menghadirkan kebahagiaan, kerukunan, dan menciptakan lebih banyak orang yang tercinta.

* Peresensi adalah Wakil Direktur Gerakan UIN Sunan Ampel Menulis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

E-Mail                         : john_gapura@yahoo.com

Bisa dibaca lebih lanjut di alamat berikut selama tidak ada perubahan: http://wasathon.com/resensi-/view/2014/01/03/-resensi-buku-kisah-perjuangan-mengejar-cinta. Semoga bermanfaat bagi kita semua. Amin.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: