Menguak Kontroversi Adolf Hitler

Tribun Jogja: Minggu, 21 Desember 2013

The History of Adolf Hitler Kisah Kehidupan Sang Diktator Sepanjang Masa (Junaidi Khab)

The History of Adolf Hitler Kisah Kehidupan Sang Diktator Sepanjang Masa (Junaidi Khab)

Judul               : The History of Adolf Hitler Kisah Kehidupan Sang Diktator Sepanjang Masa

Penulis             : Agus Nur Cahyo

Penerbit           : Palapa (DIVA Press)

Cetakan           : I, Oktober 2013

Tebal               : 192 Halaman

ISBN               : 978-602-255-315-1

Peresensi         : Junaidi Khab*

Sejarah dunia telah menyebutkan bahwa ada tokoh-tokoh yang dianggap memiliki pengaruh dan legitimasi kepemimpinan yang kuat. Baik itu yang kejam dalam kepemimpinannya maupun yang baik dalam kepemimpinannya. Cara-cara itu tak lain memiliki tujuan yang sama dalam perspektif pemikiran pemimpin tersebut, yaitu ingin membangun suatu negara yang lebih baik dan rakyatnya sejahtera. Namun terkadang cara-cara yang dipraktekkan bertentangan dengan norma-norma kemanusiaan yang berlaku, berlaku kejam. Misalkan Adolf Hitler di Jerman.

Selain Adolf Hitler, juga ada tokoh-tokoh diktator lainnya seperti Soeharto (Indonesia), George Walker Bush (Amerika), Vladimir Lenin (Rusia), dan tokoh-tokoh diktator lainnya. Nama-nama mereka selalu bermunculan dalam tiap goresan sejarah dunia dan sering menjadi kontroversi di kalangan sejarawan. Sudah banyak ilmuwan yang mencoba untuk menganalisis dan menelesuri jejak-jejak, pemikiran, dan perjuangannya. Utamanya yang sangat banyak kita temui di balik lembaran-lembaran buku Adolf Hitler lah sebagai tokoh yang sering diperbincangkan.

Maka dari itu, dengan kehadiran buku karya  Agus Nur Cahyo ini, kita akan mencoba untuk menyingkap kembali sejarah perjalanan tokoh diktator Jerman, Adolf Hitler. Kehidupan Adolf Hitler sendiri di mata ilmuwan dunia menjadi kontroversi. Ada yang menyebutkan bahwa Hitler membantai terhadap jutaan bangsa Yahudi. Mati bunuh diri dengan menembak kepalanya sendiri.

Adolf Hitler lahir pada 20 April 1889 di Austria dekat perbatasan dengan Jerman. Namanya biasa saja sebagaimana bayi-bayi lainnya. Nama tersebut bahkan tidak ada yang mengenalnya secara pasti ketika itu, karena bayi mungil itu memang tidak memiliki keistimewaan khusus seperti bayi ajaib (Hal. 13).

Hitler sendiri merupakan anak Alois, seorang yang tidak memiliki ayah (anak haram/lahir di luar nikah). Nama Hitler sendiri merupakan nama marga dari pamannya sebagai nama keluarga yang dipakai hingga beberapa keturunan. Kehidupan Hitler dalam kesehariannya tidak ada yang istimewa, namun ia sendiri merupakan calon pemimpin sekaligus kejam dalam beberapa pandangan sejarah dunia.

Hakikatnya buku ini disuguhkan untuk menjadi sebuah pemantik bagi kita agar menatap masa depan dengan penuh harap dan semangat dalam menjalani kehidupan ini sebagai Adolf Hitler yang tidak memiliki keistimewaan sejak kecil. Namun karena tekadnya yang kuat dan bulat, ia mampu menyeberangi lika-liku perjalanan kehidupan hingga menjadi pemimpin di Jerman.

Hingga pada akhirnya setelah perang dunia I Hitler mampu mendirikan sebuah partai yang sangat berpengaruh dan mendapat pandangan khsusus di kalangan para politikus, Nazi (Jerman, Nationalsozialismu). Seiring dengan perjalanan hidupnya, pada  awal tahun 1921, Hitler sudah mahir dan efektif dalam berbicara di hadapan massa yang besar. Kemudian, pada bulan Februari tahun tersebut, ia berbicara di hadapan massa yang hampir mencapai enam ribu orang di Munich (Hal. 52-57).

Begitulah perjalanan karir Hitler dalam bidang politik melalui partai Nazi yang dibentuknya. Tak menutup kemungkinan karir tersebut dilalui dengan berbagai rintangan dan jalan terjal yang tidak dapat dimungkiri dalam kehidupan ini. Sebuah inisiatif untuk menempuh hidup ini harus dengan keinginan dan cita-cita yang sebagai Hitler menjadi tokoh terkenal dengan keinginan dan cita-cita untuk memimpin dunia.

Sebagaimana manusia biasa, Hitler juga mengalami sebuah makna akhir dari kehidupannya. Hitler meninggal dunia pada 30 April 1945 di Berlin, Jerman. Selain meninggal pada tahun tersebut, kematiannya masih terjadi banyak kontroversi dalam sejarahnya. Ada beberapa versi yang menyebutkan kematian misterius Adolf Hitler. Setidaknya ada empat versi tentang kematian Hitler, yaitu versi Jerman, Rusia, Konvensional, dan versi Indonesia (Hal. 125).

Namun yang sangat menggemparkan yaitu versi Indonesia. Versi ini sangat menggemparkan dunia karena ternyata Hitler pernah tinggal alias melarikan diri sampai ke negeri timur Indonesia, yaitu Sumbawa. Banyak bukti nyata dan foto yang menyatakan bahwa dr. Poch yang menjadi kepala rumah sakit di sana adalah Hitler. Setelah meninggal, ia dikuburkan di Surabaya, sampai sekarang kuburannya masih ada.

Ulasan dalam buku ini merupakan sebuah pandangan untuk menguak tentang kesejarahan Adolf Hitler yang dalam sejarah dunia identik dengan tokoh diktator. Padahal di sisi lain Hitler juga memiliki banyak jasa dagi perkembangan penduduk Jerman, dan umumnya bagi penduduk dunia. Sedikit banyak buku ini akan mencoba untuk menyingkap dan menelusuri pandangan sejarah dunia yang menyatakan bahwa Hitler membantai jutaan bangsa Yahudi serta mati bunuh diri dengan menembak kepalanya sendiri.

* Peresensi Wakil Direktur Gerakan UIN Sunan Ampel Menulis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

 E-Mail                        : john_gapura@yahoo.com

Bisa dibaca di: Tribun Jogja – Minggu, 21 Desember 2013 Menguak Kontroversi Adolf Hitler atau Tribun Jogja – Minggu, 21 Desember 2013 Menguak Kontroversi Adolf Hitler1

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: