Doa untuk Memperoleh Keturunan yang Berkualitas

ESQ News: Selasa, 10 Desember 2013

Ibadah, Do'a, & Amalan Pilihan agar Punya Momongan Berkualitas (Junaidi Khab)

Ibadah, Do’a, & Amalan Pilihan agar Punya Momongan Berkualitas (Junaidi Khab)

Judul               : Ibadah, Do’a, & Amalan Pilihan agar Punya Momongan Berkualitas

Penulis             : Maliha Fauziah

Penerbit           : Sabil (DIVA Press)

Cetakan           : I, Juli 2013

Tebal               : 192 Halaman

ISBN               : 978-602-279-011-2

Peresensi         : Junaidi Khab*

Terkadang orang tua ingin anaknya memiliki nilai luhur kemanusiaan. Mereka diperintah dan dianjurkan melakukan tindakan-tindakan humanisme. Namun di balik itu dirinya sendiri tidak bisa lepas dari sifat premanisme bagi orang lain dan anak-anaknya sendiri. Rasanya keinginan dan kenyataan tidak akan serasi jika antara kenyataan dan permintaan itu bertolak belakang. Setidaknya jika orang tua ingin anak-anak dan keturunannya bisa berkualitas, bermoral humanisme, dan bermanfaat bagi nusa dan bangsa harus melakukan perubahan dan tindakan yang mulia dari dirinya terlebih dahulu. Karena orang tua itu menjadi cermin dari anak-anaknya.

Anjuran dalam buku ini guna memperoleh dambaan hati yang sesuai dengan yang kita harapkan cukup memberikan sumbangsih. Bukan hanya dari perilaku dan tindakan sehari-hari. Namun juga dibarengi dengan nilai-nilai spiritualitas dan ritual. Karena sebuah tindakan tanpa nilai spirit dan ritual yang tinggi itu sama saja dengan tanpa melakukan sesuatu. Selain kita mengubah pola dan cara hidup pada arah yang positif juga untuk memperoleh generasi yang berkualitas dan berdaya tawar tinggi juga harus dibarengi dengan doa dan dzikir-dzikir pemanggil nilai luhur (Hal. 11).

Hal pertama yang harus kita tahu bahwa sebuah tindakan tanpa doa itu sia-sia dan tidak berkah (kurang manfaat). Begitu pula jika hanya berdoa tanpa adanya tindakan dan perbuatan yang bisa merealisasikan apa yang kita panjatkan juga akan lebih bernilai sia-sia. Karena Tuhan akan memberi bagi mereka yang berdoa dan berusaha. Dengan kata lain, kita memang patut berdoa, namun juga harus berusaha. Baik dengan cara yang mudah atau dengan cara yang susah. Jika sudah berdoa dan berusaha sekuat tenaga baru kita berserah diri (tawakkal) kepada Tuhan Yang Maha Pemberi.

Terkadang kita dibuat bingung bahkan tidak tahu mengenai tata cara dan waktu yang tepat ketika akan meminta (berdoa) kepada Tuhan agar mudah terkabul doa yang kita panjatkan dan apa yang kita minta segera diberikan. Ada suatu saat dimana doa dan permintaan kepada Tuhan mudah dikabulkan. Yaitu ketika tiba hari Jumat, adzan dan iqamah, sepertiga malam yang terakhir, dan ketika menjalankan puasa (Hal. 18-23).

Secara sederhana buku memang tampak begitu memberikan saran dan anjuran mengenai solusi untuk mendapatkan keturunan dengan kepribadian yang mulia dan berkualitas. Namun ulasan-ulasan di dalamnya tampak dikejar oleh jumlah halaman dan penulisan dalil yang bersumber dari hadis tidak konsisten. Ada yang ditulis lengkap dengan kalimat Arabnya dan juga ada hanya arti sebuah hadis. Akan tetapi meski hal demikian terjadi tak mengurangi kualitas dan manfaat dalam rangka menekani hajat para orang tua melakukan hal-hal positif dan ritual-ritual doa dan dzikir untuk memperoleh keturunan yang berkualitas.

Ada satu hal yang perlu diingat yaitu nilai ibadah dan perbuatan positif harus didahulukan. Karena pengaruh perilaku positif dan ibadah tidak hanya akan bernilai bagi kehidupan orang lain. Namun juga bagi kita sendiri. Ibadah selain membersihkan batin dari perasaan resah dan gelisah juga menjadi jalan terang untuk mempermudah keterkabulan doa dan keinginan yang ktia harapkan. Termasuk mendambakan anak atau keturunan yang shaleh dan shalehah akan dengan mudah terbenahi dan dikabulkan oleh Tuhan. Seperti halnya melakukan solat lima waktu bagi mereka yang beraga Islam dengan penuh kekhusukan dan keikhlasan (Hal. 26-58).

Ulasan-ulasan dalam buku ini cukup mudah dan simpel untuk dipahami dan dipraktekkan dalam kehidupan sehari-hari guna menggapai suatu keinginan mulai. Yaitu suatu harapan keturunan yang berkualitas serta memiliki moral dan etika yang mulia. Buku ini patut dibaca dan diamalkan oleh para orang tua dan khususnya pasangan suami-istri yang menginginkan keturunan yang berkualitas. Insya Allah apa yang kita harapkan akan segera diraih. Semoga. Amin. Selamat membaca dan mengamalkan paparan dan anjuran dalam buku ini!

* Peresensi Wakil Direktur Gerakan UIN Sunan Ampel Menulis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

 E-Mail                        : john_gapura@yahoo.com

http://esq-news.com/2013/berita/12/10/doa-untuk-memperoleh-keturunan-yang-berkualitas.html

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: