Cara Mudah Memperoleh Pahala

Era Madina: Selasa, 26 November 2013

Cover Dulang Pahala di Saat-Saat Tak Biasa (Junaidi Khab)

Cover Dulang Pahala di Saat-Saat Tak Biasa (Junaidi Khab)

Judul               : Dulang Pahala di Saat-Saat Tak Biasa

Penulis             : Agus N. Cahyo

Penerbit           : DIVA Press

Cetakan           : I, Oktober 2013

Tebal               : 196 Halaman

ISBN               : 978-602-255-305-2

Peresensi         : Junaidi Khab*

Kita sebagai mahluk yang berakal selalu berpikir secara rasional tiap akan melakukan berbagai aktivitas duniawi. Begitu pula dengan persoalan ukhrowi yang lebih irrasional daripada persoalan duniawi. Misalkan saja mengenai persoalan pahala, selalu identik dengan melakukan solat, bersedekah dengan harta, dan melakukan berbagai macam amal kebaikan. Padahal di balik itu semua, ada pahala yang lebih mudah didapat dengan melakukan suatu aktivitas tertentu yang tidak biasa. Namun, hal ini bukan berarti menyepelekan ibadah-ibadah lainnya yang juga berpahala.

Ada suatu kesempatan yang dianggap tidak biasa oleh kita. Namun hakikatnya kesempatan itu mampu memberikan berjuta pahala jika kita tepat dalam memanfaatkannya. Pahala bukan hanya untuk urusan akhirat saja kelak ketika kita mati. Namun, pahala juga memiliki dampak positif yang bisa dirasakan ketika kita masih hidup di dunia ini.

Buku Dulang Pahala di Saat-Saat Tak Biasa ini akan menyajikan berbagai cara untuk memperoleh pahala melalui cara-cara yang tidak biasa dipraktekkan oleh umat manusia. Di saat-saat itulah, kita jadikan kesempatan untuk menambah nilai pahala selain kita melakukan solat, bersedekah, dan berbuat baik. Seperti halnya tidur yang dianggap tak bernilai bagi kehidupan kita, yaitu sekadar menghilangkan lelah. Padahal, melalui tidur itulah kita bisa memperoleh banyak pahala. Utamanya yang harus kita lakukan saat akan tidur agar mengambil wudlu’ terlebih dahulu, membaca doa, dan berdzikir, serta niat (Hal. 26).

Dengan cara demikian, tidur kita akan terasa nyaman dengan tubuh bersih dan segar. Selain kita mendapat ganjaran yang abstrak untuk akhirat, sebenarnya kita telah memperoleh pahala yang konkret untuk urusan dunia yaitu setelah tidur kita akan memiliki kekuatan untuk beraktivitas kembali.

Jiwa yang Kuat

Memang sangat sulit untuk bersabar ketika keberadaan jiwa ini terkena musibah. Ada saja hal-hal yang mau kita ungkit dan orang lain ingin kita salahkan. Padahal musibah itu merupakan ujian dari Tuhan. Jika manusia mampu dan sabar menghadapi suatu musibah, maka akan mendapat pahala. Baik di dunia maupun lebih-lebih di akhirat kelak. Di balik musibah yang menimpa kita, sebenarnya Tuhan akan memberikan yang lebih baik. Namun jika kita tidak sabar dalam menghadapi suatu musibah, maka hal yang telah disiapkan oleh Tuhan tidak akan diperoleh (Hal. 63).

Hal yang perlu kita ingat saat terkena musibah adalah dengan bersikap sabar dan selalu mengambil ibrah serta pelajaran di balik musibah yang menimpa kita. Dengan demikian, kita akan hidup lebih baik dan waspada. Selain itu kita juga akan mendapat suatu pahala atau ganjaran berkat kesabaran yang kita miliki.

Sebagaimana firman Allah Swt. dalam surah al-Baqarah ayat 155 tentang orang sabar, yang berbunyi: “Dan sungguh kami akan memberikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan berikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar”.

Uraian dalam buku ini cukup mudah untuk dipahami karena pemaparannya tidak begitu mendalam. Buku sederhana ini biasa-biasa saja, tidak ada yang menarik. Namun meskipun demikian, buku ini cukup menginspirasi dan menjadikan segala hal yang irrasional menjadi rasional dengan ulasan yang ringan dan mudah dipahami.

Misalkan lagi tentang bermain ke rumah saudara. Di sana seakan hanya bermain-main saja, namun sebenarnya kita bisa memperkuat persaudaraan, mempermudah rizeki, dan melancarkan berbagai urusan dunia hingga urusan akhirat. Agar bisa mendatangkan dua pahala/ganjaran, maka kita perlu untuk melakukan niat ketika berkunjung ke rumah saudara (Hal. 149).

Buku ini menawarkan sebuah pemahaman baru tentang makna dan arti ibadah dalam kehidupan sehari-hari. Ibadah yang bisa mendatangkan pahala hakikatnya bukan hanya sekadar melaksanakan solat lima waktu saat kita berangkat ke masjid. Namun, berbagai kegiatan dan aktivitas kita dalam sehari-hari bisa menjadi ibadah yang bisa mendatangkan banyak pahala. Hal itulah yang perlu kita sadari agar aktivitas dan pekerjaan sehari-hari selain mendatangkan keuntungan dunia juga bisa mendatangkan pahala yang bersifat ukhrawi. Itu semua dilakukan dengan sebuah kesadaran diri untuk merealisasikannya dengan menghadirkan sebuah niat saat akan beraktivitas sehingga bisa menghasilkan dua keuntungan, yaitu keuntungan yang berupa pahala dunia dan akhirat.

* Peresensi Wakil Direktur Gerakan UIN Sunan Ampel Menulis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

 E-Mail                        : john_gapura@yahoo.com

http://eramadina.com/cara-mudah-memperoleh-pahala/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: