Nyanyian Malam

Sunyi adalah malam, tetapi dalam jubah kesunyian

mimpi membohongi penantian

Bulan berputar di atas kepala

matanya yang tajam mengamati

hari-hari yang berlalu

***

Biarkan aku membawamu

anak perempuan ladang

ke taman buah sang kekasih

anggur yang kita peras akan memadamkan bara api kerinduan

***

Tidakkah engkau mendengar burung bulbul di luar padang itu

menyenandungkan nyanyian-nyanyian?

Napas perbukitan telah memenuhi langit, napasnya semerbak dedaunan

***

Engkau tidak perlu takut, kekasihku

sebab tak pernah bintang-bintang di atas sang

mengungkapkan apa yang mereka ketahui

kabut tebal malam berputar-putar

di taman buah itu

mereka menyelubungi rahasia-rahasia kita

Engkau tidak perlu takut, pengantin rohku

akan menjelma dari gua gaib

ia akan terbaring dalam tidur panjang, tak terlihat

oleh apa pun kecuali oleh mata waktu

***

Raja roh, jika ia lewat, biarkan gairah

memberikan dia pujian semestinya

seperti diriku, dia jatuh cinta dan tak akan

memahami cinta karena dia terbakar juga.

(KAHLIL GIBRAN Di Depan Mahligai Keindahan: 2012:195-196)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: