Mengantisispasi Kehancuran Dunia Pendidikan

Harian Analisa: Jumat, 27 September 2013

Oleh: Junaidi Khab*

Junaidi Khab

Junaidi Khab

Pendidikan merupakan salah satu kunci dari kemakmuran suatu bangsa dalam menjalani roda kehidupan yang selama ini telah berputar sesuai dengan perkembangan zaman. Jika  suatu bangsa pendidikannya mayoritas mengalami perkembangan dan kemajuan, maka kemungkinan besar kemakmuran akan segera tercapai.

Dengan adanya pendidikan, manusia bisa menguasai berbagai macam kemampuan, yaitu dengan mengembangkan skill-skill yang dimilikinya sehingga apa yang ada bisa diperbaharui dan didesain dengan berbagai rupa. Namun yang sangat krusial menjadi problem adalah anak bangsa harus mampu menjalani pendidikan dengan sangat baik, sehingga mereka mampu mendesain hidupnya yang akan datang tanpa banyak bergantung pada negara atau orang lain.

Belakangan ini mayoritas anak bangsa Indonesia yang mengalami stagnasi dalam dunia pendidikan, dengan mengatakan biaya pendidikan yang begitu membelenggu dan pada akhirnya banyak usia muda menjadi buruh untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Memang menjadi hal yang sangat menakutkan jika suatu urusan dihadapkan dengan persoalan ekonomi. Hidup tanpa ekonomi yang menunjang tidak akan makmur.

Namun, ekonomi itu bisa didapat jika bangsa ini memiliki pendidikan yang berstatus super mampu mengendalikan dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, pendidikan sangat memiliki peran yang sangat aktif untuk memajukan kehidupan bangsa Indonesia.

Sebenarnya setiap insan memiliki kemampuan yang tidak disadari oleh dirinya. Jika mereka menyadari akan kemampuan yang dimilikinya, maka untuk berpikir dan menjalani kehidupan dengan penuh semangat akan dikemas oleh hati nuraninya masing-masing sesuai dengan kemampuannya. Kesadaran dan keyakinan merupakan hal yang perlu direalisasikan untuk menumbuhkan semangat dalam belajar menempuh jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Memang, kesadaran pendidikan merupakan hal yang sangat membutuhkan kejernihan hati dalam prosesnya, jika hati dalam keadaan gelap, maka kesadaran itu akan sulit untuk diperoleh.

Keyakinan untuk terus maju dan berkembang perlu ditanamkan kepada seluruh anak bangsa, mereka jangan ditakut-takuti dengan ancaman apapun dalam dunia pendidikan. Karena keyakinan bisa membangun terhadap apa yang ada di dalam lubuk hati. Jika kita meyakini hal-hal yang menjadikan cita-cita sukses, maka kesuksesan akan segera kita peroleh.

Pendidikan anak bangsa ini bisa dikatakan carut-marut. Karena banyak sarjana lulusan perguruan tinggi yang telah diwisuda dan menerima ijazah sebagai bukti kelulusannya tidak membuktikan perilakunya yang akademis. Ini sangat memalukan dalam dunia edukasi. Seakan-akan mereka mencemarkan nama baiknya sendiri. Selain mereka menghancurkan reputasi mereka sendiri, mereka juga menghancurkan reputasi perguruan tinggi yang dijadikan tempat belajar, bahkan bisa merusak reputasi Negara Indonesia. Hal seperti ini yang perlu kita hindari sebagai akademisi Indonesia.

Kecarut-marutan ini bisa disebabkan oleh semangat belajar yang kurang efektif dalam bangku perkuliahan, sehingga hasilnya tidak memuaskan secara moral. Pembelajaran yang tidak sportif dengan banyak melakukan copy paste dalam mengerjakan tugas, baik itu tugas sehari-hari di bangku kuliah, yang sangat lebih memalukan dan mengancam reputasi adalah mereka yang mengerjakan skripsi sarjananya dilakukan dengan membeli kepada orang lain atau juga melakukan copy paste. Hal demikian pula yang bisa menyebabkan carut-marutnya pendidikan di Indonesia.

Namun, meskipun mereka lulus dengan copy paste, tetapi bisa menjadi pejabat Negara, Pegawai Negeri Sipil (PNS), dan pekerja-pekerja kantoran lainnya. Ini memang nyata dan benar-benar terjadi. Mereka mendapat pekerjaan yang cukup menggiurkan dengan honor yang relatif memuaskan. Karena mereka bisa melobi dan memberikan uang sogok agar bisa menjadi salah satu pegawai dengan income yang cukup tinggi.

Akan tetapi, di balik kesuksesan yang mereka peroleh dalam dunia kerja setelah menjadi sarjana copy paste, tentu banyak problem yang terjadi. Korupsi, percekcokan, dan konflik lain mengenai masalah kehidupan terjadi, ini akibat plagiat yang dilakukan pada dunia edukasi, kasus-kasus tersebut terjadi karena lemahnya pendidikan dan skill yang dimiliki, sehingga tidak mampu menstabilkan keadaan yang dihadapinya.

Motivasi dan Penyadaran

Alangkah terpuruknya kehidupan bangsa Indonesia ini jika keadaan pendidikan semacam itu dibiarkan terus menjalar kepada para generasi berikutnya. Generasi penerus haruslah diberi motivasi dan dorongan untuk lebih semangat dalam dunia pendidikan dan berlaku sportif dalam segala hal yang ada sangkut pautnya dengan dunia pendidikan.

Motivasi itu akan tumbuh jika ada semacam rangsangan dari pihak lain, seperti orang tua, guru, dan pemerintah dengan mengeluarkan kebijakan-kebijakan mengenai dunia pendidikan, dengan kata lain pemerintah harus berperan aktif dalam memajukan pendidikan anak bangsa Indonesia. Begitu juga ketransparanan pemerintah dalam mendukung pendidikan anak bangsa sangatlah diharapkan. Jika dukungan yang diberikan oleh pemerintah kurang begitu transparan, maka keterpurukan pendidikan akan tetap tumbuh dan mengakar.

Memberikan penyadaran dan keyakinan mengenai dunia pendidikan itulah yang harus dikerahkan. Pendidikan merupakan satu-satunya modal untuk menghadapi dunia global sekarang ini. Dalam menempuh dunia pendidikan kita harus berpikir mengenai hal-hal yang bisa menurunkan semangat belajar dan sportifitas dalam dunia pendidikan. Selain itu pula kita harus menumbuhkan keyakinan untuk bisa dan sukses dalam perjalanan menempuhnya, tanpa ragu dengan mengandalkan skill dan kemampuan yang kita miliki.

* Penulis adalah Wakil Direktur Gerakan IAIN Sunan Ampel Menulis (Gisam) dan Sebagai Mahasiswa Jrusan Sastra Inggris Fakultas Adab IAIN Sunan Ampel Surabaya.

Hp                               : 087866119361

E-Mail                         : john_gapura@yahoo.com

Bisa dilihat di:

http://www.analisadaily.com/news/50325/mengantisipasi-kehancuran-dunia-pendidikan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: