Hidup Sehat dengan Amal Shalih

Berita99: 1 Juli 2013 jam 10:04

Cover Sepuluh Amal Shalih yang Membuat Tubuh Selalu Sehat (Junaidi Khab)

Cover Sepuluh Amal Shalih yang Membuat Tubuh Selalu Sehat (Junaidi Khab)

Judul               : Sepuluh Amal Shalih yang Membuat Tubuh Selalu Sehat

Penulis             : Nurlaela Isnawati, S.Pd

Penerbit           : Sabil (DIVA Press)

Cetakan           : I, Juni 2013

Tebal               : 219 Halaman

ISBN               : 978-602-7933-68-2

Peresensi         : Junaidi Khab*

Amal shalih alias perbuatan yang terpuji merupakan suatu sifat yang disenangi oleh Tuhan dan lebih-lebih oleh manusia sendiri. Namun sayang, meski seluruh umat manusia menyenangi perilaku terpuji atau amal shalih, tidak semua mampu melaksanakannya. Hal ini yang menjadi tantangan bagi kita masing-masing untuk melakukan amal shalih sebisa mungkin. Memang secara kasat mata amal shalih tidak memberikan hasil apa pun bagi kehidupan kita. Namun secara tidak langsung, amal shalih mampu memberikan nilai psikologi dan kesehatan yang tinggi.

Maka dengan demikian, sejatinya manusia dengan akal pikirannya mampu membayangkan apa yang dimaksud dengan amal baik atau amal shalih. Namun, kepastian bahwa amal itu benar-benar bermakna dan tak akan sia-sia saat dilakukan hanya dapat diketahui dari seruan atau firman Tuhan lewat para nabi dan utusan-Nya. Begitu pula dengan amal buruk. Akal manusia sanggup memahami tindakan apa saja yang bernilai keburukan. Namun, manusia memerlukan peringatan Tuhan untuk meyakinkan bahwa akan ada sanksi seandainya amal yang buruk itu tetap dikerjakan (Hal. 13).

Maka dari itu, buku ini akan memberikan secercah pencerahan sekaligus sebagai peringatan bahwa amal shalih sejatinya memberikan banyak manfaat bagi diri kita sendiri dan selebihnya bagi orang lain. Dengan kehadiran buku molek ini, pembaca akan diajak untuk melihat betapa sangat banyak efek dari melakukan amal shalih. Mulai amal shalij yang sifatnya individual hingga amal shalih yang sifatnya sosia kemasyarakatan.

Salah satu contoh, misalkan faedah melakukan wudlu’ yang sifatnya individual. Secara sederhana, wudulu’ seakan-akan hal yang biasa saja. Yaitu sekedar membasuh wajah, dua tangan hingga lengan, bagian dari kepala, dan kedua kaki. Namun ketika dilihat dari kacamta kedokteran dan kesehatan serta psikologi, melakukan wudlu’ memberikan efek yang sangat besar bagi kesehatan kita. Selain tubuh kita bersih dan suci, menurut Prof. Leopold Werner von Ehrenfels (1901-1980) menyatakan bahwa wudlu’ mampu merangsang pusat saraf dalam tubuh manusia di mana hal ini disebabkan oleh terciptanya keselarasan antara air wudlu’ dan titik-titik saraf tubuh, sehingga hal itu menyebabkan kondisi tubuh akan senantiasa sehat (Hal. 33).

Tidak mengherankan jika dalam ajaran agama Islam dianjurkan untuk melakukan wudlu’ dalam berbagai hal, utamanya ketika akan melakukan berbagai ibadah seperti solat, ihram, bersetubuh, dan membaca al-Qur’an. Itu semua bukan untuk mempersulit umat manusia dalam melaksanakan berbagai aktivitas sehari-hari. Namun hal tersebut merupakan bentuk kasih sayang Allah kepada umat manusia agar selalu menjaga kesehatan jiwa dan rohani melalui aliran air wudlu’.

Selain itu pula, sholat menjadi alasan utama diwajibkan bagi umat manusia (umat Islam). Yang mana ketika melakukan ruku’ yang sempurna ditandai kondisi tulang belakang yang lurus, sehingga bila diletakkan segalas air di atas punggung tak akan tumpah. Pada saat ruku’, posisi kepala lurus dengan tulang belakang. Gerakan ini bermanfaat untuk menjaga kesempurnaan posisi serta fungsi tulang belakang (corpus vertebrae) sebagai penyanggah tubuh dan pusat saraf. Posisi jantung pada saat ruku’ menjadi sejajar dengan otak, yang memungkinkan aliran darah dapat mengalir maksimal pada bagian tengah. Tangan yang bertumpu di lutut berfungsi untuk merelaksasi otot-otot bahu hingga ke bawah. Selain itu, ruku’ merupakan sarana latihan bagi kandung kemih sehingga gangguan prostate dapat dicegah (Hal. 79-80).

Namun, meskipun amal shalih menjadi sarana untuk kesehatan, misalkan gerakan dalam shalat, maka kita tidak serta merta meniatkannya untuk berolahraga. Tetapi niat tetap harus mantap dengan nilai ibadah mengharap ridla dari Allah Swt. dengan sendirinya kesehatan berkat melakukan amal shalih tersebut akan kita rasakan juga. Maka dari itu, niat ibadah dalam melakukan suatu amal shalih menjadi keharusan sebagai upaya agar kita tidak merugi hanya mendapat kesehatan tanpa memperoleh pahala sebagai bekal kelak ketika meninggal dunia.

Garis besar yang ingin disampaikan di dalam buku ini yaitu mengenai amal shalih dan efek positifnya bagi kesehatan. Setidaknya ada sepuluh bentuk amal shalih beserta faedah yang diuraikan dalam buku ini. Di antaranya yaitu melakukan wudlu’, i’tikaf, shalat, membaca al-Quran, silaturrahmi, berpuasa, bersedekah, berdzikir, berdoa, dan melakukan istighfar, yaitu dengan memperbanyak taubat. Sepuluh hal ini menjadi ulasan, menarik dalam buku dalam menggapai jiwa dan batin yang senantiasa sehat dan segar bugar melalui amal-amal shalih tersebut.

Memang diakui, buku ini cukup memberikan nilai dan mutu tinggi untuk memperajin dan menghipnotis para pembaca agar senantiasa menjaga kesehatan jiwa dan rohaninya dengan melakukan amal-amal shalih. Sayangnya buku ini masih berdasar pada referensi yang sifatnya masih kurang bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Karena sebagian referensi yang diambil berasal dari blog biasa yang siapa saja bisa mempostingnya. Kendati demikian, buku ini juga memberikan sumbangsih bagi kita semua agar senantiasa taat beribadah kepada Allah Swt. dengan melakukan amal shalih dan menjauhi segala hal-hal yang merugikan bagi kita sendiri dan orang lain.

* Peresensi adalah Wakil Direktur Gerakan IAIN Sunan Ampel Menulis (Gisam) IAIN Sunan Ampel Surabaya.

Hp                               : 087866119361

 E-Mail                        : john_gapura@yahoo.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: