Urgensi Pendidikan Islam

Diterbitkan oleh: Rima News pada Sun, 26/05/2013 – 01:42 WIB | Indeks

Urgensi Pendidikan Islam (Junaidi Khab)

Urgensi Pendidikan Islam (Junaidi Khab)

Judul               : Ilmu Pendidikan Islam

Penulis             : Prof. Dr. H. Ramayulis

Penerbit           : Kalam Mulia

Cetakan           : IX, 2011

Tebal               : 371 halaman

ISBN               : 979-8490-57-0

Peresensi         : Junaidi Khab*

Istilah pendidikan tak kunjung reda menjadi polemik di berbagai media, baik media cetak maupun media massa. Pendidikan merupakan hal yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Karena melalui pendidikan manusia memiliki nilai-nilai yang luhur dan mulia.

Dalam percaturannya, pendidikan diklasifikasikan menjadi dua bagian, yaitu; Pertama, pendidikan yang Berbasis Islam, yang mana ajarannya bersumber dari berbagai literatur keislman seperti Alquran dan Alhadits. Kedua, pendidikan barat (non-Islam) yang mana ajarannya berasal dari daya pikir ilmiah para ilmuan barat. Namun pada intinya ada kemiripan dalam penerapannya, yaitu menjunjung tinggi ilmu dan nilai-nilai etika dalam hidup.

Dalam melaksanakan pendidikan ada hal yang perlu dilakukan, yaitu dengan menghormati guru. Jika demikian, secara tidak langsung berarti kita telah memberikan penghormatan terhadap anak-anak kita. Bangsa yang ingin maju peradabannya adalah bangsa yang mampu memberikan pengharagaan dan penghormatan kepada para pendidik.

Inilah salah satu rahasia keberhasilan bangsa Jepang yang mengutamakan dan memprioritaskan guru. Setelah hancurnya Hiroshima dan Nagasaki, pertama kali yang dicari oleh Kaisar Hirohito adalah adalah para guru. Dalam waktu yang relatif singkat bangsa Jepang kembali bangkit dari kehancuran sehingga menjadi negara modern pada masa sekarang (Hal. 66).

Salah satu alasan Kaisar Hirohito mencari para guru ketika bangsa Jepang hancur sangat masuk akal dan terbukti dengan kemajuan bangsa Jepang hingga saat ini. Guru merupakan titik temu antara kemajuan itulah dan peradaban. Dengan para guru itulah banyak para peserta didik belajar dan memperdalam keilmuan. Sehingga tidak mengherankan jika Jepang mengalami kemajuan yang cukup cepat setelah kehancuran kota Hiroshima dan Nagasaki.

Aspek pertama yang diperbaiki oleh bangsa Jepang yaitu dengan menata kembali pendidikan dengan peran para guru pada masa itu. Pernah ada yang mengatakan bahwa Jepang mau menukar negerinya dengan negara Indonesia, mereka tidak akan membawa apa-apa dari sana lalu akan membangun Indonesia dengan segala potensi yang dikandungnya. Ini membuktikan betapa majunya pendidikan di Jepang termasuk bidang keilmuan yang lainnya yang dibina melalui pendidikan.

Begitu pula Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) menyadari bahwa pendidikan adalah merupakan suatu bidang pengabdian terhadap Tuhan Yang Maha Esa yang sangat penting, bangsa dan tanah air serta kemanusiaan pada umumnya dan guru Indonesia yang berjiwa Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 merasa turut bertanggung jawab atas terwujudnya cita-cita proklamasi kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945. Maka guru Indonesia terpanggil untuk menaikkan karyanya sebagai guru dengan mempedomi dasar-dasarnya (Hal. 67-68).

Kebangkitan pendidikan Islam sedikit jauh berbeda dengan pendidikan negara-negara lainnya baik dari segi pembinaan dan pengembangannya. Sehingga dari sisi teknologi dan kemajuan pendidikan Islam terbelakang. Namun di sini lebih mengacu pada pendidikan yang diajarkan dalam perspektif Islam. Pendidikan dalam Islam mencoba untuk membangun jiwa bangsa agar memiliki budu luhur yang sesuai dengan Alquran dan kehidupan sehari-hari. Selain itu pula, pendidikan Islam bertujuan untuk membina peserta didik agar lebih mengutamakan pada nilai dan potensi diri. Karena dalam diri manusia terdapat potensi yang perlu digali dan dikembangkan lebih lanjut.

Dasar pendidikan Islam seperti yang dikemukakan oleh Ahmad D. Marimba adalah Alquran dan hadits-hadits nabi Muhammad Saw. yang merupakan sumber pokok ajaran Islam. Al-Syaibani memperluas lagi dasar tersebut mencakup ijtihad, pendapat, peninggalan, keputusan-keputusan dan amalan-amalan para ulama terdahulu (al-shalaf al-shalih) di kalangan umat Islam. Ini berarti semua perangkat pendidikan Islam haruslah ditegakkan di atas ajaran Islam, baik filsafat pendidikan, teori maupun prakterk (Hal. 28).

Namun meski pendidikan Islam seakan-akan tidak sesuai dengan standar yang menjadi tujuan pemerintah, pendidikan Islam memiliki peranan yang lebih dalam, yaitu untuk membina masyarakat secara kekeluargaan dan menyeluruh meskipun tidak melalui media-meida formal seperti lingkungan sekolah dan perguruan-perguruan tinggi lainnya. Kemudian dengan melihat pada peranan pendidikan Islam bagi kehidupan masyarakat, maka pemerintah RI dengan peraturannya menyetarakan pendidikan Islam dengan pendidikan nasional dan memiliki kesakralan tersendiri yang menyamai dengan pendidikan yang bertaraf nasional.

Secara garis besar di dalam buku ini membahas tentang pendidikan yang berbasis Islam dan beberapa sistem pendidikan Islam yang bersumber dari Alquran dan Alhadits. Yang mana sistem-sistem tersebut dikembangkan dan diaplikasikan bagi peserta didik dan pendidik secara pribadi. Selain itu pula dijelaskan tentang prinsip-prinsip pembelajaran dalam Islam yang meliputi aktivitas, motivasi, individualitas, keperagaan, keteladanan, pembiasaan, korelasi, minat, dan perhatian. Prinsip-prinsip tersebut dibahas dalam bagian tertentu dengan runtut dan terinci.

* Peresensi adalah Director of Writing University IAIN Sunan Ampel Surabaya.

Hp                               : 087866119361

E-Mail                         : john_gapura@yahoo.com

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: