Cara Mudah Mendapatkan Keturunan

Diterbitkan oleh WAWASANews.com Pada Monday, May 20, 2013 di Rubrik Kesehatan, Resensi |

Cover Fadhilah Unik Shalat Tahajud untuk Menjemput Jodoh & Keturunan

Cover Fadhilah Unik Shalat Tahajud untuk Menjemput Jodoh & Keturunan

Judul               : Fadhilah Unik Shalat Tahajud untuk Menjemput Jodoh & Keturunan

Penulis             : Atiqah Hamid

Penerbit           : DIVA Press

Cetakan           : I, April 2013

Tebal               : 178 Halaman

ISBN               : 978-602-255-112-6

Peresensi         : Junaidi Khab*

Atiqah Hamid melalui buku ini mengajak kita merenungi dan memultifungsikan makna di balik mengerjakan shalat tahaajud. Karena tidak serta merta shalat tahajjud itu dilakukan kecuali ada nilai-nilai penting di balik itu semua. Khususnya bagi mereka yang sulit dalam mendapatkan jodoh dan keturunan. Tak dapat dimungkiri bahwa sebagai manusia tentu memiliki hasrat untuk hidup berpsangan, dari pasangan itu diharapkan mendapat buah hati. Namun tidak semua yang kita inginkan mudah tercapai, termasuk mencari jodoh dan mendapat keturunan terkadang menjadi persoalan rumah tangga yang sangat akut keberadaannya.

Pada dasarnya, manusia diciptakan saling berpasangan dengan tujuan memperbanyak keturunan untuk meneruskan amanah yang diberikan oleh Allah Swt., yaitu menjadi khalifah di bumi. Jodoh, mati, dan rezeki merupakan rahasia Allah Swt. yang menentukan. Manusia hanya tinggal mengikuti cerita di dalamnya dan menjalani lakonnya (Hal. 58).

Pada substansinya manusia itu hidup berpasangan antara laki-laki dan perempuan sebelum mereka terlahir ke muka bumi ini. Namun pasangan yang menjadi takdir kita terkadang terasa sulit untuk didapat. Begitu pula, meski kita telah menemukan jodoh, tetapi harapan lain mengganggu kehidupan dalam bahterah rumah tangga. Banya di antara mereka yang mengeluh, melakukan senam rutin, meminum ramuan-ramuan herbal alami, memanfaatkan bayi tabung, dan bahkan ada yang sampai pergi ke dukun hanya untuk mendapat keturunan sebagai buah hati dalam keluarga dan penerus di masa depan. Namun usaha ini juga tercekal kegagalan.

Dari sini, manfaat di balik melakukan shalat tahajjud akan kita temukan. Selain shalat tahajjud itu bisa mempermudah kita dalam menemukan jodoh alias pasangan hidup, shalat tahajjud juga bisa menjadi sebuah perantara untuk memudahkan kita agar cepat mendapat keturunan sebagai bentuk keharmonisan rumah tangga yang dibangun oleh mereka yang telah mendapatkan jodohnya. Setidaknya kita sebagai umat Islam mengetahui ibadah semacam ini, karena di balik kesunnahannya juga memberikan manfaat yang nyata dalam memperkokoh hubungan keluarga dengan hadirnya sanga buah hati (Hal. 68).

Meskipun telah jodoh, namun banyak sekali pasangan suami istri yang selama beberapa tahun menikah belum juga dikaruniai keturunan. Keturunan merupakan pelengkap kebahagiaan sebuah keluarga. Banyak di antara kita yang langsung memperoleh keturunan setelah menikah. Namun ada pula yang tidak langsung memperoleh keturunan hingga bertahun-tahun menjalani pernikahan. Maka dari itu, perlu disadari bahwa manusia lahir tidak membawa apa pun ke dunia ini. Dari itulah, usaha dalam memenuhi kebutuhan hidupnya perlu dilakukan. Termasuk melakukan shalat tahajjud sebagai salah satu alternatif meminta keturunan kepada Allah Swt.

Begitu pula dipaparkan bahwa apabila sebuah rumah tangga tidak ditopang dengan kehadiran seorang anak, maka kehidupan keluarga tersebut akan terasa sepi dan seolah-olah ada sesuatu yang kurang. Shalat tahajjud sebagai obat hati bagi orang-orang yang telah dilanda rasa sepi ketika menanti kedatangan buah hati yang tidak kunjung datang (Hal. 80).

Seorang anak dalam kehidupan rumah tangga akan menjadi sebuah keindahan yang tak ada nilainya bagi orang  tua. Tak jarang sebuah ikatan keluarga meng harapkan momongan dalam hidupnya. Karena dengan seorang anak dalam lingkungan keluarga akan menambah situasi menjadi lebih sempurna dan bentuk keberhasilan dalam menjalani kehidupan di dunia ini. Bahkan ada yang menganggap aib jika dalam rumah tangga itu tidak hadir seorang bayi.

Selain itu pula, dikisahkan dalam buku ini, ada pasangan suami istri yang selama sepuluh tahun tidak dikaruniai seorang anak. Berbagai cara dan dana telah ia lakukan dan ia habiskan. Namun tidak ada hasil dari usaha-usaha tersebut. Ketika sang istri mengikuti suatu pengajian, ia mendapat motivasi untuk melakukan shalat tahajjud dalam mperoleh jodoh. Shlat tahajjud pun dilakoni bersama suaminya selama lima bulan. Ketika ia melakukan usaha inseminasi sebagai usahanya untuk mendapat keturunan, tiba-tiba ia jatuh sakit pada saat itu pula ia tidak haid padahal tiba waktunya. Setelah diperiksa ke dokter, ternyata positif hamil satu minggu. Rasa bahagia pun meliputi hidupnya melalui sujud syukur (Hal. 102-104).

Dalam buku ini, penulis mencoba memaparkan bagaimana shalat tahajjud bisa menjadi solusi bagi kita yangg belum mendapatkan jodoh atau keturunan. Selain itu, buku ini juga membahas mengenai tata cara shalat tahajjud, keutamaan-keutamaan lain dari shalat tahajjud, serta doa dan amalan yang dapat membantu kita mendapatkan jodoh dan keturunan. Beberapa tips juga menjadi bagian dari buku ini, seperti tips untuk mendapatkan jodoh dan keturunan. Tak lupa pula tips-tips mudah untuk bisa bangun malam dan melaksanakan shalat tahajjud.

* Peresensi adalah Mahasiswa Jurusan Sastra Inggris Fakultas Adab IAIN Sunan Ampel Surabaya.

Hp                               : 087866119361

 E-Mail                        : john_gapura@yahoo.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: