Shalat dan Keutamaannya bagi Kehidupan Manusia

Duta Masyarakat: Minggu, 02 Desember 2012

Junaidi Khab's Cover Fadhilah-Fadhilah Ajaib Shalat Rawatib

Junaidi Khab’s Cover Fadhilah-Fadhilah Ajaib Shalat Rawatib

Judul               : Fadhilah-Fadhilah Ajaib Shalat Rawatib

Penulis             : Fadhilah Tayyib

Penerbit           : DIVA Press

Cetakan           : I, Oktober 2012

Tebal               : 147 Halaman

ISBN               : 978-602-7640-42-9

Peresensi         : Junaidi*

Bagi umat Islam istilah shalat tidaklah asing lagi. Karena itu shalat sendiri merupakan rutinitas keseharian yang memang merupakan perintah Tuhan kepada seluruh hambanya. Jika shalat sudah merupakan sebuah perintah, maka siapa saja yang mengabaikan dan meninggalkan shalat hukumnya haram dan dosa, dan kelak akan mendapat siksa setelah hidup di dunia ini. Maka dari itu sebagai umat muslim kita tidak boleh meninggalkan shalat yang lima waktu; subuh, dzuhur, ‘ashar, maghrib, dan ‘isyak yang sudah menjadi patokan sejak nabi Muhammad Saw.

Shalat juga merupakan perintah Tuhan Yang Maha Esa yang diturunkan kepada nabi Muhammad Saw. secara langsung. Sebagai umat muslim yang senantiasa mendapat rahmat dan kasih sayang Allah Swt. selayaknya perlu terus bersyukur atas kemurahan yang Allah berikan kepada kita semua. Perlu kita tahu bahwa asal mula perintah melaksanakan adalah lima puluh kali dalam sehari semalam ketika rasul bermi’raj ke langit yang ketujuh.

Namun, ketika nabi Muhammad Saw. hendak beranjak turun ke bumi beliau bertemu dengan nabi Musa a.s. dan meminta beliau untuk kembali kepada Allah Swt. untuk meminta keringanan dalam melaksanakan shalat. Karena nabi Musa a.s. berpikir lagi keadaan umat nabi Muhammad Saw. tidak akan mampu untuk melaksanakan shalat dalam waktu sehari semalam lima puluh kali. Atas perintah dan saran dari nabi Musa a.s. beliau pun kembali dan meminta keringanan dalam melaksanakan shalat.

Kemudian Allah Swt. mengabulkan, shalat dikurangi lima waktu pelaksanaannya sehingga menjadi empat puluh lima shalat dalam kurun waktu sehari semalam. Ketika turun dan hendak kembali lagi ke bumi beliau dicegat lagi oleh nabi Musa a.s. dan ditanya mengenai shalat yang diperintahkan atas umatnya. Beliau pun menjawab dengan jujur sesuai dengan perintah Allah Swt. yaitu empat puluh lima kali dalam sehari semalam. Kemudian nabi Musa a.s. meminta lagi agar beliau kembali kehadirat Allah Swt. untuk meminta kemurahannya.

Tanpa banyak bantah beliau pun mengikuti saran nabi Musa a.s. dan menemui Allah Swt. Setelah yang kedua ini shalat dikurangi menjadi empat puluh kali. Namun, ketika beliau turun dan bertemu dengan nabi Musa a.s. selalu dicegat untu meminta kemurahan dan kasih sayang Allah Swt. untuk terus mengurangi waktu pelaksanaan shalat dalam sehari semalam. Dengan kesabaran nabi Muhammad untuk memintakan keringanan shalat untuk umatnya kepada Allah Swt. sehingga menjadi lissma kali dalam sehari semalam.

Meskipun sekarang ini shalat menjadi lima kali pelaksanaannya dalam waktu sehari semalam, namun umat nabi Muhammad Saw. masih banyak yang melalaikannya. Memang benar apa yang dikatakan oleh nabi Musa a.s. sehingga beliau menyuruh nabi Muhammad untuk meminta keringanan yang berupa pengurangan pelaksanaan waktu shalat. Sehingga sebagi seorang muslim perlu kesadaran yang tinggi untuk tetap melaksanakan shalat. Karena selain shalat itu merupakan perintah Allah Swt. di balik melaksanakan shalat juga terkandung beberapa manfaat yang kurang disadari oleh mayoritas umat Islam di seluruh dunia, lebih-lebih umat Islam di Indoensia.

Shalat merupakan perintah Allah Swt. yang memiliki berbagai peranan penting dan keutamaan dalam kehidupan. Di antara peranan dan keutamaannya shalat mampu mencegah dari perbuatan keji dan mungkar, menguatkan semangat hidup disiplin, dan mampu memberikan ketenangan hidup. Selain itu pula, shalat jika ditinjau dari segi ilmu kedokteran mampu mengobati stres dan memperbaiki sel-sel yang rusak dalam tubuh. Gerak-gerik dalam shalat memiliki kandungan faedah tersendiri, dari mengangkat kedua tangan, ruku’, i’tidal, sujud, dan hingga duduk. Shalat bagaikan olahraga umat Islam, namun meskipun dalam prakteknya shalat merupakan olahraga umat Islam, hal tersebut jangan sampai diniati untuk berolahraga (Hal. 27-34).

Betapa sangat agung dan mulianya jika kita mengetahui dan melaksanakan shalat. Karena dampak shalat bagi kehidupan sangatlah banyak. Begitu pula mengapa dalam kehidupan ini seorang muslim mesti sangat disunnahkan melakukan shala-shalat selain shalat fardu. Sunnah rasul mengajarkan kita agar tetap melaksanakan shalat sunnah rawatib, yaitu shalat qabliyah (shalat sunnah sebelum shalat fardu) dan ba’diyah (shala sunnah setelah shalat fardu).

Salah satu shalat sunnah rawatib sangat dianjurkan karena shalat sunnah rawatib qabliyah akan lebih menenangkan pikiran kita melakukan shalat fardu. Sedangkan shalat rawatib ba’diyah untuk menutupi dari kekurangan shalat fardu yang telah kita lakukan. Karena kemungkinan besar ketika kita melaksanakan shalat fardu hati tidak ingat pada Allah Swt. sehingga dengan melaksanakan shalat sunnah ba’diyah ketidaksempurnaan dalam shalat fardu bisa tertutupi.

Dari garis besar buku ini dipaparkan beberapa keutamaan dalam melaksanakan shalat ketika menjalani kehidupan di dunia ini. Kesadaran untuk melaksanakan shalat akan tumbuh dengan sendirinya jika kita telah memahami seluk beluk dan gerak-gerik dalam shalat. Serta pula ulasan dalam buku ini disertai beberapa dalil sebagai bahan penguat dari apa yang telah menjadi penjelsan penulis. Shalat sunnah rawatib juga tak kalah pentingnya dengan pelaksanaan shalat fardu dan menjadi pokok bahasan dalam buku molel ini.

* Peresensi adalah pegiat organisasi keislaman fakultas Adab IAIN Sunan Ampel Surabaya.

Hp                               : 087866119361

E-Mail                         : john_gapura@yahoo.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: