Kesucian Kasih Sayang Seorang Ibu

RADAR SURABAYA ● Minggu, 23 Desember 2012

Junaidi Khab's Cover Secuil Roti Manis

Junaidi Khab’s Cover Secuil Roti Manis

Judul               : Secuil Roti Manis

Penulis             : Agustina Ardhani Saroso

Penerbit           : DIVA Press

Cetakan           : I, Oktober 2012

Tebal               : 384 Halaman

ISBN               : 978-602-7640-46-7

Peresensi         : Junaidi*

Tidak akan ada seorang ibu yang akan menaruh rasa benci kepada anaknya sendiri. Kasih sayangnya akan diberikan dengan sepenuh hatinya. Dia tidak akan meminta balasan sedikitpun dari kasih sayang yang diberikannya. Segala yang diberikan oleh seorang ibu pada anaknya tidak lebih hanya kasih sayang yang begitu tulus. Jika mendengar pepatah “Jika anak jatuh ke dalam sumur, maka ibunya akan menceburkan diri untuk menolong anaknya”. Memang sungguh sangat mulia seorang ibu dengan kasih sayangnya yang begitu tulus dan suci.

Bagaiaman jika seorang anak melihat orang tua (ibu) terjatuh ke dalam sumur? Kemungkinan besar dia bingung mencari tangga dan pertolongan dari orang lain. Dari sinilah tampak bahwa kasih sayang seorang ibu begitu tampak kepada anak-anaknya. Dan seorang anak belum tentu memiliki rasa kasih dan sayang kepada ibu kandungnya sendiri seperti apa yang telah dilakukan oleh ibunya. Dari itulah, kesadaran kita sebagai seorang anak harus berbakti kepada orang tua secara tulus dan sepenuh hati.

Agustina Ardhani Saroso (2012:19-25) menceritakan bahwa meskipun seorang ibu telah dicaci maki oleh sang anak, kasih sayangnya tidak akan pernah luntur. Itulah salah satu bukti bahwa ibu memiliki kasih sayang dan peranan penting bagi seorang anak. Diceritakan dalam buku ini bahwa seorang anak sangat membenci ibunya karena ibunya itu meninggalkan ayahnya yang masih berstatus suami kemudian menikah dengan lelaki kaya. Sedangkan perhatian suaminya itu masih tertuju pada sang istri, namun sang istri tidak mau dan tidak sudi mempunyai suami yang miskin.

Namun pada suatu ketika ketika suaminya meninggal ia kembali kepada anak-anaknya. Namun apa yang diperbuat oleh anaknya? Mereka membencinya dan sering menjadikannya seperti pembantu. Namun dengan kasih sayangnya yang tulus sebagai seorang ibu kepada anaknya, hingga pada suatu hari anaknya itu berubah lebih halus dan lembut dalam menyayangi ibunya. Seberapa kejam seorang ibu, bukan berarti dia jahat pada anaknya. Akan tetapi ingin membahagiakan anaknya sesuai kehendak dan pandangannya sendiri.

Seorang ibu memiliki harapan yang sangat besar terhadap masa depan anak-anaknya. Namun terkadang anak-anak merekalah termasuk kita yang kurang menyadarinya dengan sepenuh hati. Keegoisan selalu menjadi panutan dalam menimbang apa yang disarankan oleh seorang ibu. Hingga akhirnya kita sendiri menyesal dengan perbuatan yang hanya bersumber dari ego kita sendiri.

Maka dari itulah, patuhi seorang ibu selagi berada dalam kelayakan untuk dipatuhi seperti kisah yang dipaparkan pada halaman 189-194 dalam buku ini. Seorang anak yang serba salah dan keliru bagi ibunya. Dan dia merasa tidak mendapat perhatian darinya. Padahal dia itu tidak menyadari bahwa ibunya sedang membimbing agar hidupnya berada pada masa depan yang mencerahkan dan membahagiakan. Namun karena egois, dia menganggap ibunya jahat kepadanya. Hingga pada suatu hari dia mendapat nasihat dari seorang temannya agar mendengarkan ucapan ibunya. Karena tidak akan ada seorang ibu yang rela anaknya masuk jurang dan berada dalam keadaan sedih ketika menghadapi masa depannya.

Kadang kala kita sebagai seorang anak merasa selalu salah jika dinasihati oleh siapapun, lebih-lebih oleh orang tua sendiri. Dengan keegoisan yang kita miliki, tidak ragu-ragu menolak sebuah nesihat yang sebenarnya untuk kebahagiaan dan kepentingan hidupnya. Hal demikian yang harus menjadi sebuah pembelajaran dalam kehidupan sehari-hari agar tidak sering mendurhakai orang tua.

Dikisahkan juga tentang perjuangan seorang ibu di kala suaminya lumpuh karena kecelakaan merupakan hal mutlak untuk memenuhi kebutuhan hidup anak-anaknya, suami, dan dirinya sendiri. Dia berjuang untuk menghidupi keluarganya dengan bekerja keras dan penuh keikhlasan demi anak-anaknya agar tidak kelaparan. Ibu memang selalu menginginkan yang terbaik untuk anak-anaknya. Tanpa banyak komentar, seorang ibu selalu siap sedia memberikan dukungan motivasi dan semangat, sehingga anak-anaknya pantang menyerah dalam menatap hari esok. Begitulah ibu, wanita yang sangat luar biasa. Dari itulah kita wajib menyayangi ibu (Hal. 270-272).

Kasih sayang seorang ibu dikisahkan dalam buku ini bagaiakan air hujan yang turun ke bumi dengan maksud menyuburkan dan mensejahterakan kehidupan di bumi. Kasih sayang seorang dalam bentuk apapun itu merupakan murni dari nalurinya yang patut kita hargai dan kita syukuri. Karena dengan kasih dan sayang ibu kita, Tuhan berkenan menjadikan hidup penuh dengan kebahagiaan. Sementara ibu kita tidak akan pernah meminta dari apa yang anaknya dapat termasuk kebahagiaan. Seorang ibu akan bahagia jika anak-anaknya hidup bahagia. Itulah seorang ibu yang penuh dengan kasih sayang kepada anak-anaknya.

Cerita-cerita inspiratif dalam buku ini akan memberikan pembelajaran agar kita selalu menghormati seorang ibu yang telah sepenuh hati menumpahkan kasih sayangnya kepada kita. Kisah-kisah di dalam buku ini mengandung nasehat dan motivasi agar kita sadar betapa sangat penting menghormati seorang ibu yang telah dengan suka rela merawat dan mendidik kita hingga dewasa. Bahkan sampai kita berkeluarga, titik kasih dan sayangnya akan dirasakan.

* Peresensi adalah Pegiat Organisasi Keislaman Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sunan Ampel Surabaya.

E-Mail                         : john_gapura@yahoo.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: