Menyelamatkan Diri dari Hal-hal Merugikan

DUTA MASYARAKAT: Minggu, 14 Oktober 2012

 

Junaidi Khab's Cover

Junaidi Khab’s Cover

Judul               : Buku Pintar Halal Haram Sehari-hari

Penulis             : Atiqah Hamid

Penerbit           : DIVA Press

Cetakan           : I, September 2012

Tebal               : 192 Halaman

Peresensi         : Junaidi*

Dalam kehidupan sehari-hari tentu kita dihadapkan dengan berbagai kegiatan, makanan, minuman, dialog, dan berbagai aktifitas serta hal-hal lainnya. Tidak pelak jika kita dalam menghadapi hal-hal tersebut lebih waspada dan hati-hati. Kehati-hatian kita perlu kita tingkatkan menghadapi berbagai aktifitas sehari-hari agar tidak melakukan hal-hal yang dilarang oleh agama. Setidaknya kita sebagai umat yang beragama harus mampu membedakan mana yang boleh (halal) dan mana yang tidak boleh (haram). Dengan keyakinan beragama itulah kita bisa memahami alasan-alasan agama menghalalkan dan mengharamkan sesuatu dan perbuatan kita dalam kehidupan sehari-hari.

Pemahaman tentang hal-hal yang dihalakan dan diharamkan oleh agama dalam buku ini Atiqah Hamid memberikan beberapa perincian, dalil, dan ulasan yang cukup mendetail agar kita benar-benar memahami alasan agama mengharamkan suatu perbuatan. Dalam kehidupan kita tidak akan lepas dari perbuatan yang halal dan haram. Memang sepertinya kita hidup di-setting dengan perbuatan-perbuatan yang halal dan haram. Itu semua agar kita sebagai umat yang memiliki akal dan hidup bersosial tidak merugikan pihak lain.

Dengan demikian, untuk mengahadapi kehidupan yang hanya ada ketentuan dua hukum yang sangat mengkat, maka dalam beragama kita memiliki pijakan dan pedoman yang bisa dijadikan sebagai bahan untuk mengendalikan diri kita dari perkara yang diharamkan, yaitu Alquran. Dengan adanya Alquran kita mampu memilah dan memilih perbuatan yang sesuai dengan kondisi orang banyak dengan cara berpikir dan memahami berbagai isi kandungan ayat yang ada di dalamnya.

Agama Islam tidak akan mengahramkan suatu perbuatan jika perbuatan itu sendiri memberikan manfaat bagi kita semua. Namun, jika suatu perbuatan merugikan kepada kita sendiri dan atau kepada orang lain, maka dengan mutlak agama Islam akan mengaharamkan. Manusia diikat oleh agama dengan pedoman Alquran karena manusia memiliki akal dan nafsu yang keduanya saling mempengaruhi satu sama lain. Kadang jika nafsu kita yang lebih mendominasi, maka segala perbuatan akan menuju perbuatan yang dilarang, dalam ketentuan ini nafsu akan lebih condong pada perbuatan yang merugikan pihak lain. Maka dari itulah tuhan menganuerahkan akal aar kita berpikir dan memahami tentang kehidupan ini.

Modern vs Klasik

Perbuatan, makanan, dan hal-hal yang diharamkan dalam setiap dekade dan zaman akan mengalami perubahan dan versi yang berbeda dengan zaman sebelumnya. Begitu pula dengan hukum halal dan haram suatu perbuatan dan makanan suatu ketika akan mengalami peruabahan sendiri sesuai dengan situasi dan kondisi yang dihadapi oleh manusia.

Dalam buku ini kita akan mengenal lebih jauh tentang hal-hal yang diharamkan yang telah berkembang pada era globalisasi saat ini, segala perbuatan dan makanan sudah menggunakan berbagai alat canggih. Sedangkan alat-alat canggih tersebut tidak ada pada zaman dahulu sejak halal dan haram masih diperbincangkan dan diulas mengenai hukum menggunakan dan hasil produksinya.

Dalam berbagai buku literatur keislaman hanya mencakup pembahasan-pembahasan tentang halal dan haram pra-teknologi masih belum berkembang dengan pesat. Sehingga, pada masa sekarang dalam menahadapi persoalan masyarakat dan tuntutan zaman perlu kiranya ada sebuah doktrin baru yang mampu menyelamatkan umat manusia dari kerusakan dan saling merugikan antar sesama.

Operasi plastik yang berkembang pada era globalisasi saat ini juga perlu tanggapan serius agar masyarakat tidak memanfaatkan untuk hal-hal yang meruikan orang lain. Dari saking canggihnya teknologi saat ini sehingga untuk mengoreksi atau merestorasi bentuk dan fungsi suatu organ tubuh bisa dilakukan dengan mudah, yang dikenal denan operasi plastik (Hal. 80-81).

Segala tindakan manusia yang tidak bisa dilakukan pada masa klasik sejak teknologi masih belum berkembang sebegitu canggih, namun sekarang sangat mudah untuk dilakukan dengan berkembangnya teknologi modern dan inovasi keilmuan manusia yang berkembang sangat pesat. Maka tidak heran jika ada perubahan dan pembahasan hukum baru mengenai seluk-beluk kehidupan manusia saat ini. Tentunya itu semua diharapkan oleh masyarakat untuk menjadi pedoman hidup agar bisa lebih bermanfaat bagi diri sendiri dan oran lain.

Secara mudah dan simpel dalam buku ini dibahas berbagai persoalan dan fenomena kehidpan manusia yang menyangkut halal atau haram jika dilakukan. Dengan beberapa dalil yang menyertainya sehingga pembaca mampu membedakan hal-hal yang dihalalkan dan diharamkan untuk dilakukan dalam kehidupan sehari-hari  pada masa modern ini. Setidaknya pembahasan hukum halal dan haram suatu perbuatan dalam buku ini labih mengacu pada kehidupan masyarakat saat ini, misalkan korupsi, operasi ganti alat kelamin, memotong saluran indung telur wanita, pemanfaatan kopi luwak, klongin pada manusia, bayi tabung, menyambung rambut, dan hingga hukum uang kembalian dalam bentuk permen.

* Peresensi adalah jurnalis pada Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Solidaritas IAIN Sunan Ampel Surabaya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: