Keabsahan KTP yang Pernah Hilang

RADAR SURABAYA ● Minggu, 29 APRIL 2012

 

Diasuh oleh: Choirul Shodiq, SH.MH (Redaktur Radar Surabaya/ Ombudsman Jawa Pos Group). Tutiek Retnowati, SH.MH (Dekan Fakultas Hkum Universitas Narotama).

Anggota Tim: Dr. Marteen Leendert Souhoka, SH MH, Moh. Saleh, SH MH, Rusdianto, SH MH, Retno Wulan, SH Mhum.

Yth. Pengasuh Rubrik Konsultasi Hukum Radar Surabaya.

Saya adalah salah satu warga Sumenep, Madura. Kebetulan saya kuliah di jurusan Sastra Inggris fakultas Adab IAIN Sunan Ampel Surabaya. Berbagai surat-suratan dan dokumen yang kiranya kelak akan dibutuhkan untuk masuk kuliah saya penuhi. Misalkan Kartu Tanda Penduduk (KTP), foto kopi Kartu Keluarga (KK), dan berbagai dokumen lainnya telah saya bawa dan dipersiapkan sebelum masuk kuliah.

Namun sayang, ketika saya pulang ke Sumenep, Madura, KTP saya hilang entah di mana jatuhnya. Kemudian saya mengadu ke kepolisian dengan membuat surat keterangan hilang untuk membuat KTP baru. Surat keterangan hilang pun diperoleh dan KTP baru telah saya dapatkan. Dengan tidak disangka-sangka ketika saya kembali ke Surabaya, KTP saya yang hilang tersebut ditemukan oleh salah satu teman pesantren Luhur Alhusna Wonocolo Surabaya. Jadi, untuk saat ini saya memiliki dua KTP.

Pertanyaan saya, bagaimana hak kemilikan dan keabsahan dua KTP tersebut? Yang manakah dari dua KTP itu yang layak saya gunakan, dan bagaimana undang-undangnya? Sekian terima kasih.

JUNAIDI

Sumenep, Madura.

 

JAWABAN:

Saudara Junaidi yang budiman. Kartu Tanda Penduduk atau yang biasa dikenal dengan singkatan KTP merupakan salah satu Dokumen Kependudukan yang wajib dimiliki oleh penduduk yang telah berumur 17 (tujuh belas) tahun. Ketentuan mengenai Administrasi Kependudukan tersebut di atas dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan.

KTP merupakan identitas resmi penduduk, sebagai bukti diri yang diterbitkan oleh instansi pelaksana yang berlaku di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Berdasarkan ketentua Pasal 63 ayat (6) UU Nomor 23 Tahun 2006 disebutkan bahwa: Setup penduduk diperbolehkan memiliki 1 (satu) KTP yang berlaku secara nasional di seluruh wilayah Indonesia.

Dengan demikian, dalama keadaan apapun, setiap penduduk hanya boleh memiliki 1 (satu) KTP. Berdasarkan ketentuan Pasal 97 UU Nomor 23 Tahun 2006 disebutkan bahwa Penduduk yang secara sengaja mendaftarkan diri untuk memiliki KTP lebih dari (1) satu diancam dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun dan/atau denda paling banyak Rp. 25.000.000,- (dua puluh lima juta rupiah). Selain itu, dalam bepergian setiap penduduk wajib memiliki KTP. Sesuai dengan ketentuan Pasal 63 ayat (5) juncto Pasal 91 ayat (1) UU Nomor 23 Tahun 2006, jika tidak membawa KTP dalam bepergian, maka penduduk tersebut dapat dikenakan denda adminstratif paling banyak Rp. 50.000,- (lima puluh ribu rupia).

Dalam hal terjadinya kehilangan dokumen kependudukan (termasuk KTP) maka dapat diajukan permohonan kepada instansi pelaksana (dinas yang membidangi urusan kependudukan dan sipil) untuk menerbitkan ulang dokumen kependudukan dimaksud, dengan menyertakan Surat Keterangan Kehilangan dari Kepolisian Republik Indonesia.

Secara hukum, langkah yang telah Saudara lakukan sudah tepat, yaitu melaporkan peristiwa kehilangan KTP yang Saudara alami, dengan meminta Surat Keterangan Kehilangan dari Kepolisian sebagai dasar untuk menerbitkan ulang KTP. Berdasarkan asas Contrarius Actus maka KTP baru (KTP yang diterbitkan ulang) tersebut menggantikan KTP lama yang telah hilang. Dengan demikian, secara hukum KTP lama yang telah hilang tersebut sudah tidak memiliki legalitas (tidak sah).

Dalam hal ditemukannya kembali KTP lama yang telah hilang tersebut, maka sebaiknya Saudara tidak lagi mempergunakannya, agar tidak dianggap melanggar Pasal 97 UU Nomor 23 tahun 2006 di atas. Kami sarankan kepada Saudara untuk melaporkan kembali kepada pihak Kepolisian, bahwa Saudara telah menemukan kembali KTP dimaksud, agar Saudara mendapatkan kepastian hukum mengenai kepemilikan KTP yang telah hilang tersebut.

Demikian jawaban kami, semoga bermanfaat!!!

E-mail: john-gapura@yahoo.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: