PASTIKAN PENANGGULANGAN NARKOBA DENGAN SERIUS

RADAR MADURA ● Jumat, 16 September 2011

 Oleh: Junaidi*

Tidak kita herankan lagi kasus penggunaan dan penyelundupan Narkoba (Narkotika, Psikotropika, Bahan Adiktif lainnya) di telinga. Baik itu mulai dari pengguna, pecandu, dan hingga pedagang Narkoba itu sendiri. Secara ekonomis, narkoba memang sangat menguntungkan bagi para penjualnya. Mereka yang berdagang Narkoba kemungkinan besar akan mendapatkan hasil yang melimpah ruah. Karena Narkoba bisa dikatakan bahan yang langka dan sulit untuk didapatkan. Dari itulah banyak orang yang bebondong-bondong untuk berbisnis Narkoba. Namun secara medis, narkoba sangat berbahaya bagi kesehatan jiwa manusia jika disalah gunakan oleh manusia sendiri atau dipergunakan kepada orang lain dengan cara yang yang tidak benar.

Menurut pandangan agama Islam saja, Narkoba itu diharamkan karena bisa merusak susunan saraf otak manusia. Otak manusia apabila sudah rusak akibat kecanduan Narkoba, maka sangat sulit untuk diobati. Sekain juga sangat sulit untuk diobati, para pecandu Narkoba bias berbuat perilaku anarkis yang bias membahayakam tehadap orang lain juga terhadap dirinya sendiri. Seperti halnya melakukan tindak kekerasan, perampokan, dan pembunuhan. Itu dilakukan hanya demi untuk mendapatkan secuil Narkoba untuk dikonsumsi.

Maraknya penyalahgunaan Narkoba sangat sulit untuk diselesaikan. Karena para distributor-distributor Narkoba tidak akan pernah berhenti untuk menyalurkan bahan berbahaya tersebut. Memang banyak para distributor Narkoba yang tertangkap oleh pihak yang wenang (polisi) namun para distributor yang lain malah mencari cara agar tidak bisa tertangkap oleh pihak yang berwenang. Mereka sering mengelabuhi pihak yang yang berwenang dengan berbagai cara untuk menyalurkan Narkoba kepada para konsumen. Berbagai cara mereka lakukan meskipun sangat terpaksa dan tidak pantas untuk dilakukan.

Dalam berbagai surat kabar sudah sering diberitakan tentang para pendistributor Narkoba yang tertangkap. Dengan berbagai cara yang mereka lakukan untuk membawa Narkoba demi tercapainya keinginannya untuk mendaptkan sebuah hasil yang sangat besar dari usahanya tersebut mereka membawa narkoba ada yang disimpan di dalam tas, bagasi yang besar, di dalam celana pendek, hingga mereka kadang menyembunyikannya di dalam celana paling dalam dan digabung dengan pembalut oleh seorang wanita. Ada yang lebih parah lagi yang pernah kami temui di dalam suatu surat kabar, bahwasanya seorang wanita demi untuk menyembunyikan Narkoba, dia nekat menyimpan Narkoba dengan mamasukkan ke dalam alat vitalnya (vagina) kamudian di balut dengan softek. Namun dengan berbagai cara yang mereka lakukan bisa deitemukan oleh pihak yang berwenang dengan menggunakan alat pendeteksi yang canggih. Biasanya mereka banyak tertangkap basah di bandara-bandara kapal terbang.

Pada saat ini, Madura sudah maraknya penemuan kasus penggunaan Narkoba, khususnya di kabupaten Sumenep. Sumenep yang kaya akan tempat wisata kini sudah mulai dirasupi obat terlarang tersebut. Itu tidak diherankan lagi, bisa  dikata dari pengunjung ke Sumenep dari luar kota. Biasanya para pengunjung itu tidak hanya untuk berwisata saja, namun ada juga yang merupakan buronan polisi yang lari dari pengerebekan. Bagi daerah selain kabupaten sumenep seperti, Pamekasan, Sampang, dan Bangkalan perlu bersyukur dengan tidak adanya kasusu-kasus Narkoba seperti di sumenep. Namun tidak hanya bersyukur, akan tetapi menindaklanjuti dan mencegah terhadap masuknya Narkoba terhadap kota masing-masing. Kemungkinan besar Narkoba akan merambah dan meluas dari Sumenep. Dari itu penting kiranya kewaspadaan dan kehati-hatian pihak terkait terhadap masuknya Narkoba.

Untuk menjaga dan mencegah masuknya Narkoba ke pulau Madura itu sangat penting. Terutama yang perlu diperhatikan dan dijaga ketat oleh kita sendiri dan lebih-lebih oleh  pihak yang berwenang mengatasi Narkoba yaitu di pintu masuk tol jembatan Suramadu dan pelabuhan tanjung perak. Di sana harus ada penjagaan ketat dan pemeriksaan terhadap para pengguna jasa tol jembatan Suramadu. Salah satu cara yang bagus dan jitu untuk mencegah masuknya Narkoba ke pulau Madura. Namun yang tak kalah pentingnya juga dalam pencegahan penggunaan Narkoba itu perlu adanya ketakwaan kepada Allah Swt., karena jka seseorang itu takwa, otomatis akan menjauhi hal-hal yang dilarang dan menjalankan hal-hal yang diperintah oleh Allah Swt.

Jika penjagaan dan pemeriksaan yang ketat itu terlaksana, kamungkinan besar masuknya Narkoba ke pulau Madura lambat laun akan berkurang hingga tidak ada sama sekali. Itu dibutuhkan dukungan dan keseriusan dari pemerintah di beberapa kabupaten di Madura itu sendiri. Sugesti kami kapada seluruh pemerintahan wali kota (Bupati)  dan pihak yang bewenang di Madura jangan sampai hanya menilai para wisatawan yang menyimpan Narkoba. Namun juga harus ada razia dan pemeriksaan terhadap para pejabat, pihak yang berwenang, dan pihak-pihak yang lainnya oleh pihak yang lain juga (saling menghimbau). Dan jangan sampai segan-segan untuk memberikan sangsi terhadap para pengguna Narkoba, baik itu pejabat, atau orang terhormat lainnya.

Pemberian sebuah sangsi yang tegas memang merupakan tindakan yang sulit untuk dilakukan. Namun, jika hal tersebut tidak terlaksana, kemungkinan besar penggunaan dan pengedaran Narkoba tidak akan dapat diperkecil kapasitasnya. Dari itulah harus dibiasakan untuk memberikan sangsi yang tegas terhadap para pelanggar yang telah nyata terbukti oleh pihak yang berwenang. Dari kasus itulah dalam dunia kepesantrenan juga harus tegas dalam menerapakan aturan yang telah disetujui bersama, jika ada santri yang terbukti telah menkonsumsi Narkoba, maka harus diberi wejangan , nasehat, dan hukuman sesuai dengan aturan yang berlaku, jangan sampai timpang sebelah.

* Penulis adalah staf pengajar Markaz bahasa Arab dan Pembina pers Pondok Pesantren AL-IN’AM Banjar timur Gapura Sumenep Madura.

E-Mail             : john_gapura@yahoo.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: